PT RPN, Entitas Holding Perkebunan Nusantara, Selenggarakan Pelatihan Pengendalian OPT Berbasis Lingkungan - Koran Mandalika

PT RPN, Entitas Holding Perkebunan Nusantara, Selenggarakan Pelatihan Pengendalian OPT Berbasis Lingkungan

Senin, 15 Desember 2025 - 05:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT RPN, Entitas Holding Perkebunan Nusantara, Selenggarakan Pelatihan Pengendalian OPT Berbasis Lingkungan

PT RPN, Entitas Holding Perkebunan Nusantara, Selenggarakan Pelatihan Pengendalian OPT Berbasis Lingkungan

PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak usaha Holding Perkebunan Nusantara melalui Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) menyelenggarakan pelatihan tentang Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada Tanaman Tebu Ramah Lingkungan, yang berlangsung pada 12 hingga 15 November 2025.

Pelatihan ini bertujuan memberikan solusi atas tantangan OPT yang sering dihadapi petani, sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menerapkan teknik budidaya yang ramah lingkungan, menjaga kesehatan tanah serta mengatasi hama dan penyakit pada tanaman tebu.

Pelatihan ini dimulai dengan pengenalan dasar mengenai tantangan pengelolaan OPT di tingkat lapangan dan pentingnya penerapan prinsip pertanian berkelanjutan. Peserta, yang terdiri dari petani dan praktisi perkebunan, mendapat kesempatan untuk mempelajari teknik-teknik terbaru dalam pengendalian hama uret dan pengerek batang, metode penanganan penyakit luka api serta pemilihan varietas unggul yang sesuai dengan prinsip keberlanjutan dalam pertanian.

Selama empat hari, peserta menerima kombinasi materi teoritis dan praktik lapangan. Pada sesi praktik, peserta mempelajari langsung analisis usaha tani serta penerapan teknik pengendalian OPT yang sesuai standar. Selain itu, peserta mengikuti tes pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman serta memberikan gambaran mengenai efektivitas pelatihan.

“Kami menyambut baik pelatihan ini, karena pengendalian OPT adalah tantangan besar yang dihadapi petani setiap hari. Pemahaman yang lebih baik mengenai teknik pengendalian ramah lingkungan akan sangat membantu para petani dalam meningkatkan produktivitas tanaman tebu mereka sekaligus menjaga keberlanjutan lahan. Saya berharap, pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan ini dapat diaplikasikan oleh peserta dan membawa dampak positif di wilayah masing-masing,” ujar Dydik Rudy Presty, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, yang turut hadir dalam acara pembukaan.

Baca Juga :  Dukung Pendidikan Anak Tenaga Kerja Operasional, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Peralatan Sekolah Sambut HUT ke-38

Pelatihan ini dirancang untuk membantu petani mempersiapkan diri menghadapi tantangan budidaya di masa depan, terutama di tengah perubahan iklim dan meningkatnya serangan OPT. Dengan mengadopsi teknik budidaya yang lebih ramah lingkungan, pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan tanaman tebu, meningkatkan produktivitas, serta menjaga keberlanjutan lahan pertanian.

Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan, PT RPN berharap pelatihan ini dapat menjadi contoh bagi sektor pertanian lainnya, terutama dalam penerapan pendekatan berbasis solusi ramah lingkungan akan semakin penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta meningkatkan kesejahteraan petani.

 

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Bekali Talenta Digital dengan Keterampilan Analisis Data, Telkom AI Center Bali Hadirkan Pelatihan Python Fundamental
Transaksi Kripto Turun 33%, tapi Investor Bertambah: Pasar RI Masih Menjanjikan?
KAI Logistik Kenalkan Green Logistics di Acara Green Movement Bersama Komunitas Peduli Lingkungan
KAI Bandara Layani 84 Ribu Penumpang Selama Libur Maulid Nabi, Mobilitas Masyarakat Tetap Lancar
Kenapa Gaji Naik tapi Tabungan Tetap Nol? Kenali Lifestyle Inflation dan Cara Mendeteksinya
Jaga Keselamatan dan Kenyamanan Pengguna, KAI Perkuat Kesiapan Petugas di Stasiun LRT Jabodebek
PTPP Raih Proyek Lanjutan Revitalisasi Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta Senilai Rp1,19 Triliun
Dorong Smart Hospital di Indonesia, teraMedik Resmi Kembangkan Teknologi AI Untuk Ekosistem Kesehatan.

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:02

Bekali Talenta Digital dengan Keterampilan Analisis Data, Telkom AI Center Bali Hadirkan Pelatihan Python Fundamental

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:02

Transaksi Kripto Turun 33%, tapi Investor Bertambah: Pasar RI Masih Menjanjikan?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:02

KAI Logistik Kenalkan Green Logistics di Acara Green Movement Bersama Komunitas Peduli Lingkungan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:02

KAI Bandara Layani 84 Ribu Penumpang Selama Libur Maulid Nabi, Mobilitas Masyarakat Tetap Lancar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:02

Kenapa Gaji Naik tapi Tabungan Tetap Nol? Kenali Lifestyle Inflation dan Cara Mendeteksinya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:33

PTPP Raih Proyek Lanjutan Revitalisasi Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta Senilai Rp1,19 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:02

Dorong Smart Hospital di Indonesia, teraMedik Resmi Kembangkan Teknologi AI Untuk Ekosistem Kesehatan.

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:02

UGC ECRL FS 02 Terpanjang di Malaysia, PLN NPC Raih Rating Bintang 5

Berita Terbaru