PTPN III (Persero) Ungkap Strategi Transformasi Menuju Penciptaan Nilai Berkelanjutan - Koran Mandalika

PTPN III (Persero) Ungkap Strategi Transformasi Menuju Penciptaan Nilai Berkelanjutan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatinangor – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus memperkuat transformasi perusahaan menuju penciptaan nilai yang berkelanjutan. Transformasi tersebut dilakukan secara bertahap, mulai dari memastikan keberlangsungan perusahaan, memperbaiki fundamental bisnis, hingga membangun pertumbuhan yang berkelanjutan dengan tetap memperhatikan aspek people, profit, dan planet.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Denaldy Mulino Mauna dalam kuliah umum bertajuk “From Turn Around to Sustainable Value Creation” di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Kamis (1/10/2026).

Denaldy menjelaskan, transformasi perusahaan dimulai dari fase surviving, terutama ketika perusahaan menghadapi tekanan kinerja dan harus memastikan keberlangsungan operasional. “Transformasi atau perubahan yang harus kita lakukan itu ada fase-fasenya. Fase yang pertama adalah surviving. Pada saat kita mengalami kerugian, kita harus berpikir apa yang harus kita lakukan dulu. Kita harus bertahan untuk hidup,” ujar Denaldy.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah kondisi perusahaan mulai stabil, transformasi dilanjutkan melalui tahap fix the fundamental. Tahap ini berfokus pada pembenahan fondasi dan proses bisnis sebagai dasar untuk membangun pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  PTPN Group Pastikan Hak, Pendidikan Anak, dan Pendampingan Keluarga Korban PKS Tanjung Medan

Dalam menjalankan mandat strategis di bidang ketahanan pangan dan energi, PTPN tidak hanya mengelola komoditas perkebunan seperti kelapa sawit, karet, tebu, dan kopi. PTPN juga mendapat penugasan untuk mengembangkan komoditas pangan lainnya, antara lain bawang putih, kedelai, dan ubi kayu.

Pengembangan komoditas tersebut sekaligus membuka ruang bagi PTPN untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi. Kolaborasi diharapkan dapat mendukung penguatan pengetahuan, riset, inovasi, serta pengembangan model bisnis yang memberikan nilai tambah.

Perkuat Kolaborasi dengan Unpad

Sejalan dengan upaya tersebut, PTPN III dan Universitas Padjadjaran (Unpad) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi kedua institusi melalui berbagai program yang mendukung pengembangan pendidikan, riset, serta kontribusi kepada masyarakat.

Rektor Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita mengatakan, kerja sama dengan PTPN III juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pembelajaran dan pengembangan kelembagaan di lingkungan universitas. Menurutnya, pengalaman transformasi PTPN dapat menjadi pembelajaran bagi Unpad, khususnya dalam membangun institusi yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Hisense Luncurkan Laser Cinema PX3 Series dengan Layar Terbesar di Indonesia

“Ini menjadi pelajaran yang sangat berharga tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi para pengelola mengenai bagaimana sebetulnya bisnis atau suatu usaha yang baik. Hal ini tentu saja tidak hanya cukup untuk menghasilkan keuntungan, tetapi juga bagaimana dapat memberikan kesejahteraan,” kata Arief.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara PTPN dan Unpad, sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia, riset, dan berbagai inisiatif yang berkontribusi terhadap penciptaan nilai berkelanjutan.

Hadir dalam penandatanganan kerja sama tersebut, antara lain Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Unpad Prof. Rizky Abdulah, serta jajaran pimpinan universitas dan fakultas di lingkungan Unpad.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi
Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai
Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026
Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai
5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:02

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:02

Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:02

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:02

5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Berita Terbaru