PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III (Persero) Jadikan Kebun dan Pabrik Laboratorium Kesiapan Kerja, Serap Lebih dari 1.300 Peserta Magang - Koran Mandalika

PTPN IV PalmCo, Subholding PTPN III (Persero) Jadikan Kebun dan Pabrik Laboratorium Kesiapan Kerja, Serap Lebih dari 1.300 Peserta Magang

Selasa, 1 September 2026 - 21:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Di tengah tingginya kebutuhan dunia usaha terhadap tenaga kerja yang siap pakai, program pemagangan semakin dipandang sebagai salah satu jembatan untuk mempertemukan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Subholding PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo menjadi salah satu perusahaan yang memperluas skema tersebut dengan membuka akses magang hingga ke seluruh lini bisnis, mulai dari kantor pusat, kantor regional, hingga kebun dan pabrik.

Dalam dua tahun terakhir, perusahaan perkebunan negara itu mencatat telah menerima 1.328 peserta magang melalui berbagai jalur, mulai dari program mandiri, Magang Bersertifikat Kampus Merdeka (MBKM), Magenta BUMN, Program Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan, hingga program penelitian.

Para peserta tidak hanya ditempatkan di fungsi administratif, tetapi juga terlibat dalam aktivitas operasional perusahaan yang tersebar di Sumatera dan Kalimantan. Penempatan tersebut mencakup Head Office, Regional Office, unit kebun, hingga pabrik pengolahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan, perusahaan berupaya menghadirkan pengalaman kerja yang mendekati kondisi industri sesungguhnya sehingga peserta memperoleh gambaran nyata mengenai dunia profesional sebelum memasuki pasar kerja.

“Kami tidak memposisikan peserta magang sebagai tenaga kerja tambahan. Seluruh ekosistem perusahaan, mulai dari ruang pengambilan kebijakan di Head Office, pusat koordinasi di Region Office, hingga area operasional kebun dan pabrik merupakan laboratorium hidup. Mereka dilibatkan dalam ritme kerja profesional, menghadapi studi kasus nyata, dan memperoleh evaluasi yang terukur,” ujar Jatmiko.

Menurut dia, pendekatan tersebut selaras dengan semangat Danantara dan BP BUMN untuk melahirkan generasi muda yang mampu bersaing dan diharapkan dapat mempersempit kesenjangan kompetensi antara lulusan pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha yang selama ini masih menjadi tantangan di berbagai sektor industri.

Baca Juga :  Desa Otari di Nagano “Taman Alam Tsugaike” Dibuka pada 7 Juni — Salju yang datang terlambat dan Pemandangan Pegunungan Alpen Utara Menunggu

Persaingan Ketat

Tingginya minat generasi muda terhadap pengalaman kerja di industri juga tercermin dari seleksi Program Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan Batch II yang berlangsung pada Agustus 2026.

Sebanyak 2.231 pelamar mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan 164 posisi magang yang tersedia di kantor pusat dan lima kantor regional PTPN IV PalmCo. Di sejumlah wilayah operasional, seperti Regional I Medan dan Regional IV Jambi, tingkat persaingan bahkan mencapai sekitar satu kursi diperebutkan oleh 16 pelamar.

Besarnya animo tersebut, menurut Jatmiko, menunjukkan semakin tingginya kebutuhan lulusan baru terhadap pengalaman kerja yang relevan sebagai bekal memasuki dunia profesional.

Ia menambahkan, perusahaan juga menerapkan mekanisme yang berbeda terkait fasilitas peserta sesuai skema pemagangan yang diikuti. Untuk peserta Program Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan, insentif berasal dari anggaran pemerintah, sedangkan peserta Magenta BUMN memperoleh uang saku yang dialokasikan perusahaan.

“Ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan BUMN. Perusahaan menyediakan lingkungan belajar, pembimbing, dan pengalaman kerja, sementara skema pembiayaan mengikuti ketentuan masing-masing program,” katanya.

Menutup Kesenjangan Kompetensi

Pengembangan program pemagangan sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat keterkaitan antara pendidikan dan kebutuhan pasar kerja.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam berbagai kesempatan menegaskan, pemagangan berbasis kompetensi menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.

“Pemagangan berbasis kompetensi adalah jembatan paling efektif untuk mewujudkan link and match antara dunia pendidikan dan pasar kerja. Melalui pemagangan di industri, peserta tidak hanya mendapatkan hard skill, tetapi juga soft skill dan etos kerja yang nyata,” ujar Yassierli.

Baca Juga :  Cek Hadiah Apa Saja yang Bisa Ditukar dengan Neo Koin

Menurut dia, pengalaman langsung di lingkungan industri akan membantu lulusan memasuki dunia kerja dengan kesiapan yang lebih baik, sekaligus meningkatkan produktivitas angkatan kerja nasional.

Menjadi Bekal Karier

Sejumlah alumni program magang mengaku pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam perjalanan karier mereka.

Nabila Shifa, lulusan Universitas Gunadarma yang mengikuti program Magenta BUMN dan kini menjadi karyawan PTPN IV PalmCo, mengatakan selama magang dirinya tidak hanya mengerjakan tugas administratif, tetapi juga dilibatkan dalam penyelesaian target kerja tim.

“Pendampingan mentor dan pengalaman bekerja dalam ritme korporasi menjadi bekal yang sangat membantu ketika mengikuti proses rekrutmen hingga akhirnya bergabung sebagai karyawan,” ujarnya.

Pengalaman serupa dirasakan Hafizah Mulia Ningrum, lulusan Universitas Andalas yang pernah mengikuti Program Magang Kementerian Ketenagakerjaan di PTPN IV PalmCo dan kini bekerja sebagai konsultan auditor.

Menurut Hafizah, pemahaman mengenai tata kelola perusahaan, manajemen risiko, dan standar kepatuhan operasional yang diperoleh selama magang menjadi nilai tambah dalam pekerjaannya saat ini. “Pengalaman itu membuat saya memiliki gambaran yang lebih utuh mengenai praktik bisnis di lapangan sehingga sangat membantu ketika memberikan rekomendasi kepada klien,” katanya.

Bagi PTPN IV PalmCo, perluasan akses magang tidak hanya dimaksudkan sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia perusahaan, tetapi juga sebagai kontribusi terhadap penyiapan tenaga kerja yang lebih siap menghadapi kebutuhan industri. Tingginya jumlah peserta maupun pelamar dalam dua tahun terakhir menunjukkan bahwa program pemagangan masih menjadi salah satu jalur yang banyak diminati lulusan baru untuk memperoleh pengalaman kerja sebelum memasuki pasar tenaga kerja secara penuh.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Road to ENSIA 2026, SUCOFINDO Dorong Inovasi untuk Bisnis Berkelanjutan dan Masyarakat Tangguh
Enam Tahun Berturut-turut, BINUS Business School Pertahankan Posisi #1 di Indonesia dalam QS Global MBA Rankings 2027
Bitcoin Turun ke US$84.000, FLOQ: Pasar Masih Sensitif terhadap Suku Bunga
KAI Logistik Kenalkan Peran dalam Halal Supply Chain pada The 5th Summit of Halal 20
Mengapa Kualitas WiFi Untuk Cafe Kini Menjadi Kunci Utama Kesuksesan Bisnis F&B
Antisipasi Karhutla, Holding perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Perkuat Deteksi Dini dan Patroli di Sumatera-Kalimantan
10 Jenis Kucing Besar yang Bisa Dipelihara di Rumah
FAQ dan WA Form Bisa Pangkas Biaya WhatsApp, Begini Caranya!

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 09:50

Bantah Tuduhan, Pimpinan Ponpes Abul Barokat Siapkan Langkah Hukum

Selasa, 22 September 2026 - 18:20

Sidang Korupsi DLH Lombok Tengah Disorot, LSM Lidik Ungkap Dugaan Hubungan Darah Hakim dan Tim Pengacara

Senin, 21 September 2026 - 06:21

Fahmi Basam Kuasai Race 2 National Sport 150cc MRS Round 4, Aldiaz Wakili NTB Finis Keempat

Minggu, 20 September 2026 - 16:58

Sebelum MotoGP Mengaspal, MRS Round 4 Jadi Ajang MGPA ‘Check-Up’ Sirkuit Mandalika

Sabtu, 19 September 2026 - 19:48

Fahmi Basam Kuasai Race 1 MRS Round 4, Pembalap NTB Aldiaz Finis Posisi 8

Sabtu, 19 September 2026 - 17:53

MRS Round 4 Perketat Regulasi, Jadi Jalan Pembalap Muda Menuju Level Internasional

Sabtu, 19 September 2026 - 12:58

108 Starter Ramaikan Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Putaran Keempat

Jumat, 18 September 2026 - 19:48

InJourney Siapkan Camping Ground dan 66 Extra Flight, Akomodasi Lombok Nyaris Penuh Jelang MotoGP

Berita Terbaru