Rekor Baru Bitcoin: Imbas dari Pelantikan Donald Trump? - Koran Mandalika

Rekor Baru Bitcoin: Imbas dari Pelantikan Donald Trump?

Selasa, 21 Januari 2025 - 13:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada Senin (20/1/2025) waktu setempat, Bitcoin berhasil melonjak ke level tertinggi sepanjang masa, mencatatkan rekor baru dalam sejarah aset kripto tersebut. Namun, kenaikan ini tidak bertahan lama, karena harga Bitcoin mulai mengalami penurunan setelah berlangsungnya pelantikan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Peristiwa ini memunculkan spekulasi di kalangan analis dan investor mengenai kemungkinan hubungan antara dinamika harga Bitcoin dengan situasi politik yang terjadi di AS pada hari yang sama.

Bitcoin sempat mencapai level tertinggi sebesar 109.350,72 dollar AS, yang jika dikonversikan ke rupiah dengan kurs Rp16.330 per dollar AS setara dengan Rp1,78 miliar. Namun, setelah mencapai puncaknya, nilai Bitcoin mengalami penurunan signifikan hingga menyentuh level 103.558,38 dollar AS. Kenaikan harga yang terjadi pada minggu sebelumnya didorong oleh ekspektasi positif di kalangan pedagang kripto, yang memandang pelantikan Presiden Amerika Serikat sebagai tanda dimulainya era baru yang lebih mendukung perkembangan aset digital. Banyak pihak di industri ini menganggap momen tersebut sebagai awal dari potensi “era keemasan” di bawah kebijakan yang diyakini akan lebih progresif terhadap teknologi blockchain dan aset kripto.

Menjelang pelantikan Presiden Donald Trump, muncul spekulasi di kalangan pelaku pasar bahwa ia mungkin akan mengeluarkan perintah eksekutif terkait kebijakan kripto di awal masa jabatannya. Dugaan ini semakin menguat karena adanya keyakinan bahwa pemerintahan baru akan memberikan perhatian lebih pada regulasi dan pengembangan aset digital.

Pasar juga diwarnai optimisme terhadap kemungkinan Trump membentuk dewan penasihat khusus untuk aset kripto. Selain itu, wacana pembentukan cadangan atau persediaan Bitcoin nasional menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan. Harapan ini mencerminkan ekspektasi bahwa langkah-langkah kebijakan tersebut akan memperkuat posisi Amerika Serikat sebagai pemimpin global dalam adopsi dan inovasi kripto.

Pada akhir pekan lalu, Donald Trump memperkenalkan aset kripto baru bernama “Official Trump,” yang langsung mencuri perhatian pasar. Dalam waktu singkat, koin tersebut berhasil mencapai kapitalisasi pasar lebih dari 10 miliar dollar AS pada Senin pagi, mencerminkan minat besar dari para investor di seluruh dunia. Peluncuran ini mempertegas peran kripto sebagai aset yang semakin relevan dalam dunia keuangan modern, terutama di tengah momentum politik yang signifikan seperti pelantikan presiden.

Tidak hanya Donald Trump, Melania Trump juga ikut melibatkan diri dalam dunia kripto dengan meluncurkan koin meme bernama “Melania” pada hari Minggu. Koin tersebut, meskipun baru saja diluncurkan, telah mencatatkan volume perdagangan sebesar 7,2 miliar dollar AS dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, “Official Trump” mencatat volume perdagangan yang jauh lebih tinggi, yaitu 31 miliar dollar AS dalam kurun waktu yang sama. Kehadiran dua koin ini di pasar tidak hanya menunjukkan daya tarik aset digital, tetapi juga memicu diskusi luas tentang potensi masa depan kripto di bawah pengaruh pemerintahan Trump.

Baca Juga :  Tren Permintaan Emas Mencetak Rekor Sejarah, Kapasitas Produksi Nasional Perlu Ditingkatkan

Gracy Chen, CEO bursa kripto Bitget, mengungkapkan bahwa rumor tentang kemungkinan aset kripto akan dinyatakan sebagai aset berkepentingan nasional oleh Amerika Serikat selama pelantikan presiden memberikan dorongan signifikan terhadap harga Bitcoin dan aset kripto lainnya. Menurut Chen, desas-desus ini menciptakan sentimen positif di kalangan pelaku pasar, yang mengantisipasi kebijakan pro-kripto dari pemerintahan baru. Langkah-langkah ini dipandang sebagai sinyal bahwa era kepemimpinan Trump mungkin akan membawa perubahan besar dalam regulasi dan adopsi aset digital di AS.

Pergerakan harga Bitcoin dan Aset kripto lainnya, saham amerika serikat, dan emas digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Berita Terkait

Dubes India Temui Seskab Teddy, Bahas Persiapan Kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia
SAJIVA RESIDENCE APRESIASI DUKUNGAN PLN GUNUNG PUTRI DALAM MENDUKUNG KESIAPAN HUNIAN SUBSIDI SIAP HUNI DI CITEUREUP
Investasi Hilirisasi Mineral Tembus Rp98,3 Triliun, Komoditas Grup MIND ID Jadi Magnet Utama
B2B Tech Asia Expo 2026 Siap Digelar di Jakarta: Satukan Raksasa Teknologi Global untuk Dorong Otomatisasi Efisiensi dan ROI Korporasi
ETF Bitcoin Kehilangan Miliaran Dolar, BI Naikkan Suku Bunga, Investor Diminta Waspadai Volatilitas Pasar
Barantum: CRM Lokal yang Kalahkan Produk Global di Mata Pelanggan
BINUS ASO Gandeng BPLJSKB, Mahasiswa Dapat Akses Baru
Pembiayaan Kendaraan Bekas BRI Finance Naik 77,64% Hingga Mei 2026

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00

Dubes India Temui Seskab Teddy, Bahas Persiapan Kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00

SAJIVA RESIDENCE APRESIASI DUKUNGAN PLN GUNUNG PUTRI DALAM MENDUKUNG KESIAPAN HUNIAN SUBSIDI SIAP HUNI DI CITEUREUP

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00

Investasi Hilirisasi Mineral Tembus Rp98,3 Triliun, Komoditas Grup MIND ID Jadi Magnet Utama

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:00

B2B Tech Asia Expo 2026 Siap Digelar di Jakarta: Satukan Raksasa Teknologi Global untuk Dorong Otomatisasi Efisiensi dan ROI Korporasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:00

ETF Bitcoin Kehilangan Miliaran Dolar, BI Naikkan Suku Bunga, Investor Diminta Waspadai Volatilitas Pasar

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:00

BINUS ASO Gandeng BPLJSKB, Mahasiswa Dapat Akses Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:57

Pembiayaan Kendaraan Bekas BRI Finance Naik 77,64% Hingga Mei 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:00

Safe Haven Kembali Diburu, Harga Emas Berpotensi Sentuh 4.369

Berita Terbaru