Revolusi Pelayanan Kesehatan Digital: RS Advent Bandung, PT ISM, dan UNM Luncurkan Sistem AI “GoRujuk” - Koran Mandalika

Revolusi Pelayanan Kesehatan Digital: RS Advent Bandung, PT ISM, dan UNM Luncurkan Sistem AI “GoRujuk”

Kamis, 2 April 2026 - 21:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG | Transformasi digital di sektor kesehatan Indonesia memasuki fase baru. Rumah Sakit Advent Bandung bersama PT Inovasi Solusi Medis (ISM) dan Universitas Nusa Mandiri (UNM) secara resmi meluncurkan implementasi sistem Intelligent Patient Flow berbasis Artificial Intelligence (AI) bernama GoRujuk pada 27 Maret 2026 di Bandung. 

Pantauan Tim AXIALNEWS.id, kolaborasi strategis ini menjadi contoh nyata sinergi Triple Helix antara layanan kesehatan, industri teknologi, dan akademisi dalam menjawab tantangan klasik rumah sakit: antrean panjang, ketidakefisienan alur pasien, dan beban administratif yang tinggi.

Dari Antrean ke Intelligent Care Experience

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

GoRujuk dirancang bukan sekadar sebagai sistem pendaftaran digital, melainkan sebagai asisten cerdas yang mengelola perjalanan pasien secara end-to-end, bahkan sebelum pasien tiba di rumah sakit.

Beberapa kemampuan utama sistem ini meliputi:

Pre-Hospital Patient Assessment: Pasien dapat melakukan penilaian awal kasus penyakit secara digital sebelum tiba di rumah sakit, mempercepat proses penanganan medis.

Navigasi Layanan Pintar: Memandu pasien ke departemen/poli yang tepat tanpa harus bingung mencari arah di area rumah sakit.

Baca Juga :  Cara Perawatan Anjing Chihuahua yang Tepat

Manajemen Antrean Real Time: Mengoptimalkan alur pasien sehingga waktu tunggu berkurang drastis, meningkatkan kenyamanan pasien secara signifikan.

Direktur RS Advent Bandung, Dr. Roy David Sarumpaet, menegaskan bahwa implementasi ini merupakan langkah nyata menuju transformasi layanan kesehatan yang lebih modern.

“Dengan GoRujuk, kami bertransformasi dari antrean konvensional menjadi Intelligent Care Experience, memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan nyaman bagi pasien.”

Sinergi Akademisi dan Industri: Dari Riset ke Dampak Nyata

Prof. Dr. Ir. Dwiza Riana menyatakan bahwa inovasi harus berdampak nyata bagi masyarakat.

“Inovasi tidak boleh berhenti di laboratorium. Kolaborasi ini memastikan bahwa riset benar-benar hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat.”

Verry Rianto menambahkan bahwa sistem ini dibangun dengan pendekatan teknologi yang teruji.

“Kami mengintegrasikan AI dan Computer Vision untuk menciptakan sistem yang presisi, adaptif, dan siap membawa standar layanan kesehatan Indonesia ke level global.”

Baca Juga :  Hedera Hashgraph (HBAR): Teknologi Unik dan Potensinya di Dunia

Standar Baru Layanan Kesehatan Indonesia

Deni Agus Sahryan, Komisaris PT ISM sekaligus praktisi investasi dan teknologi, menyampaikan:

“Masalah terbesar dalam sistem kesehatan bukan kekurangan dokter, tapi ketidakteraturan alur pasien. GoRujuk mengubah itu, dari sistem reaktif menjadi sistem prediktif. Ini bukan hanya inovasi teknologi, ini adalah fondasi baru bagaimana rumah sakit beroperasi di era AI.” Ia menambahkan bahwa model ini memiliki potensi skalabilitas tinggi.

Validasi Lapangan

dr. Mochamad Harmi Harun menyampaikan bahwa efisiensi dimulai sebelum pasien datang.

“Kami menggeser beban operasional ke sebelum pasien datang. Saat pasien tiba, data sudah tersedia dan proses menjadi jauh lebih cepat dan tepat.”

dr. Ariya Nata Susanda menambahkan:

“Penerapan AI dalam alur pasien adalah langkah besar. RS Advent Bandung berpotensi menjadi pionir yang akan diikuti oleh banyak institusi kesehatan lainnya.”

PT Inovasi Solusi Medis membuka peluang kolaborasi bagi fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia untuk mengadopsi sistem GoRujuk.(*)

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik
Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini
Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia
“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban
7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha
SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:02

Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:01

“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:02

7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

BINUS @Malang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua melalui Parents Day BINUSIAN B2030

Berita Terbaru

NTB Terkini

Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:52