School of Computer Science BINUS University dan MAPID Perkuat Kolaborasi Strategis untuk Dorong Inovasi Geospasial dan Artificial Intelligence di Indonesia - Koran Mandalika

School of Computer Science BINUS University dan MAPID Perkuat Kolaborasi Strategis untuk Dorong Inovasi Geospasial dan Artificial Intelligence di Indonesia

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 06 Mei 2026 – Di tengah era transformasi digital yang semakin ditentukan oleh kekuatan data, teknologi geospasial dan artificial intelligence (AI) menjadi dua elemen strategis yang memainkan peran penting dalam berbagai sektor industri. Mulai dari perencanaan kota, logistik, agrikultur, ekonomi digital, mitigasi bencana, hingga pengembangan smart city, kebutuhan terhadap talenta digital yang mampu memahami data berbasis lokasi dan mengolahnya menjadi insight yang relevan kini semakin meningkat. Kondisi ini mendorong institusi pendidikan tinggi untuk tidak hanya fokus pada penguasaan teori, tetapi juga menghadirkan pengalaman pembelajaran yang kontekstual, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan industri masa depan.

Menjawab tantangan tersebut, BINUS University melalui School of Computer Science BINUS University resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Multi Areal Planning Indonesia (MAPID) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan pada 8 April 2026 di Faculty Lounge, BINUS University Kampus Anggrek. Kolaborasi ini menjadi langkah visioner dalam memperkuat konektivitas antara dunia akademik dan industri, khususnya dalam pengembangan teknologi geospasial dan kecerdasan buatan sebagai bagian dari ekosistem inovasi digital Indonesia.

Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Prof. Derwin Suhartono selaku Dean School of Computer Science BINUS University dan Bagus Imam Darmawan selaku CEO MAPID. Kehadiran kedua institusi ini menandai komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan industri berbasis data.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dean School of Computer Science BINUS University, Prof. Derwin Suhartono, menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri menjadi faktor penting dalam mempersiapkan generasi digital yang mampu menghadapi tantangan global di era AI dan data economy.

“Perkembangan artificial intelligence dan teknologi geospasial saat ini tidak lagi bersifat eksperimental, tetapi sudah menjadi fondasi penting dalam pengambilan keputusan di berbagai sektor industri. Karena itu, mahasiswa perlu mendapatkan exposure yang lebih dekat dengan implementasi teknologi nyata di industri. Melalui kolaborasi dengan MAPID, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang lebih relevan, aplikatif, dan mampu memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi transformasi digital yang terus berkembang,” ujar Prof. Derwin.

Baca Juga :  Cara MLV Teknologi dan Crestron Membantu Menyiasati Masalah Ruang Rapat yang Tidak Memadai dengan Solusi Efisien dan Inovatif

Sebagai perusahaan teknologi yang berfokus pada platform geospasial untuk pengolahan, analisis, dan visualisasi data berbasis lokasi, MAPID membawa perspektif industri yang kuat dalam pengembangan talenta digital berbasis data spasial. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka peluang baru dalam pengembangan riset, inovasi, dan implementasi teknologi yang berdampak langsung pada kebutuhan masyarakat dan industri.

CEO MAPID, Bagus Imam Darmawan, menilai bahwa sinergi antara industri dan institusi pendidikan merupakan langkah strategis untuk membangun talenta digital Indonesia yang memiliki daya saing global sekaligus pemahaman praktis terhadap teknologi masa depan.

“Teknologi geospasial memiliki peran yang semakin penting dalam membantu organisasi memahami data secara lebih presisi dan kontekstual. Ketika dipadukan dengan artificial intelligence, potensi inovasinya menjadi sangat besar. Karena itu, kami percaya kolaborasi dengan BINUS University dapat menjadi jembatan yang mempertemukan kebutuhan industri dengan pengembangan kompetensi generasi muda, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teknologi secara teoritis, tetapi juga mampu menciptakan solusi nyata berbasis data,” jelas Bagus.

Lebih dari sekadar penandatanganan kerja sama, kolaborasi ini langsung diwujudkan melalui penyelenggaraan sesi Industry Talks yang menghadirkan diskusi mendalam mengenai perkembangan teknologi spasial dan pemanfaatannya di berbagai sektor. Dalam sesi tersebut, Bagus Imam Darmawan bersama Dr. Alexander A.S. Gunawan selaku Leader of Research Interest Group Artificial Intelligence in Geospatial Economics BINUS University membahas bagaimana integrasi AI dan data geospasial mampu menghadirkan pendekatan pengambilan keputusan yang lebih akurat, prediktif, dan berbasis data.

Baca Juga :  Broker Forex Terpercaya Semakin Dicari di 2026, Trader Indonesia Makin Selektif

Melalui forum interaktif tersebut, mahasiswa mendapatkan wawasan praktis mengenai pemanfaatan data geospasial lintas industri, sekaligus memahami bagaimana platform MAPID digunakan untuk mengolah, menganalisis, dan memvisualisasikan data berbasis lokasi. Diskusi ini turut memperlihatkan bagaimana perkembangan teknologi tidak lagi berjalan secara terpisah, melainkan saling terintegrasi untuk menciptakan solusi digital yang lebih efektif dan scalable.

Kolaborasi strategis ini juga membuka peluang pengembangan ekosistem pembelajaran yang lebih komprehensif bagi mahasiswa School of Computer Science BINUS University. Melalui kerja sama ini, mahasiswa akan memperoleh akses terhadap pengalaman industri secara langsung melalui program magang, proyek kolaboratif, riset terapan, hingga pengembangan solusi inovatif berbasis teknologi geospasial dan AI. Pendekatan experiential learning ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan mahasiswa dalam menerjemahkan teori menjadi implementasi nyata yang relevan dengan kebutuhan industri modern.

Sebagai institusi pendidikan yang konsisten mendorong innovation, technology, dan global employability, BINUS University terus memperkuat kolaborasi strategis dengan berbagai perusahaan teknologi dan industri digital. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BINUS University dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan adaptif, problem solving, dan pemahaman teknologi yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui kemitraan ini, School of Computer Science BINUS University dan MAPID berharap dapat melahirkan generasi talenta digital Indonesia yang siap menjadi pionir dalam pengembangan teknologi geospasial dan artificial intelligence, sekaligus berkontribusi dalam membangun ekosistem transformasi digital yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Telkom AI Center Bandung Hadirkan Workshop dan Mentoring AI untuk Bantu Kreator dan UMKM Bangun Content Engine
Belajar AI Tanpa Coding, Telkom AI Center Padang Ajak Peserta Bangun Sistem Otomatis
Geliat Bisnis Batu Bara Menguat di Triwulan II, Kinerja KAI Logistik Lampaui Target
Semangat Berbagi dalam Rangka Idul Adha, BRI Group Distribusikan lebih dari 5000 Hewan Kurban di Berbagai Daerah di Indonesia
AIDA Kemlu Azerbaijan dan OIC Youth Indonesia Salurkan 500 Paket Daging Kurban bagi Masyarakat di Bogor dan Sukabumi
Krakatau Steel Group Salurkan Daging Kurban untuk Masyarakat Cilegon
Kunjungan Industri SMKN 6 Malang di Telkom AI Center Mendorong Pemahaman Teknologi dan Inovasi di Era Digital
Bukan Sekadar Pakai AI, Telkom AI Center Bali Ajarkan Cara ‘Menyetir’ AI untuk Konten Kreatif

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40

Pocari Sweat Run 2026 Digelar di Mandalika, NTB Siap Tunjukkan Semangat Sehat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:24

Bahas Persiapan Porprov 2026, KONI NTB Butuh Anggaran Rp 15 Miliar

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:41

Marak Kasus Penipuan Jual Beli Lokasi SPPG, BGN Buka Suara

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:15

Muzihir Layangkan Surat Pemecatan ke Pimpinan DPRD NTB, Akri: Kami Juga Berhak

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:58

Bukti Nyata Kepedulian Sari Yuliati, Sapi Qurban Raksasa Diserahkan di Lombok Tengah

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:46

Bank NTB Syariah dan Pemprov NTB Luncurkan KUR PMI, Putus Mata Rantai Rekrutmen Ilegal

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:45

Gubernur Iqbal Tegaskan Desa Harus Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:07

Insiden Pendaki Malaysia di Gunung Rinjani, Korban Berhasil Dievakuasi

Berita Terbaru