Sekali Seumur Hidup: Dari Cerita Biasa Jadi Warisan Luar Biasa - Koran Mandalika

Sekali Seumur Hidup: Dari Cerita Biasa Jadi Warisan Luar Biasa

Senin, 30 Juni 2025 - 13:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di balik wajah-wajah yang jarang tampil di layar kaca, tersimpan ribuan kisah yang sejatinya lebih layak untuk didengar. Bukan karena sensasional, melainkan karena kejujuran dan keteguhannya. Inilah visi yang diusung Jeremy Tanuardi saat mendirikan Sekali Seumur Hidup (SSH): menjadikan cerita nyata sebagai inspirasi abadi.

Visi yang Lahir dari Keresahan

Jeremy memulai kariernya di dunia teknologi dan pemasaran. Ia terbiasa membuat materi iklan untuk klien-klien bisnis. Akan tetapi, dari sana ia mulai bertanya-tanya: mengapa banyak pelaku bisnis hebat yang kisah hidupnya tidak pernah tersorot? Padahal mereka punya pelajaran berharga yang bisa menyelamatkan banyak orang.

Pertanyaan itu akhirnya menumbuhkan gagasan untuk memproduksi dokumenter inspiratif untuk memperkenalkan kisah-kisah luar biasa di balik kesuksesan bisnis klien terdekatnya. Namun, SSH tidak berhenti sebagai tontonan semata. Lebih jauh, Jeremy membawa visi agar orang bisa belajar langsung dari para narasumbernya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maka lahirlah format unik SSH; cerita nyata, mentor nyata, aksi nyata.

Saat Cerita Menyentuh Hidup Penciptanya

Salah satu titik balik Jeremy justru datang dari dokumenter yang ia produksi sendiri; cerita tentang Pipo Hargiyanto, praktisi properti yang dikenal senyap namun memiliki 17 minimarket.

Baca Juga :  Desain Komunikasi Visual dan Interior BINUS @Bandung Tampilkan Karya di Jakarta Doodle Fest 2025

Ketika pandemi melanda dan semua klien Jeremy menghilang, ia mencoba menerapkan ilmu dari narasumbernya sendiri. Hasilnya? Ia berhasil membeli aset pertamanya, yang kini menjadi kantor perusahaannya.

“Saya tenyata bisa praktik ilmu dari dokumenter yang saya buat sendiri. Dan saya sadar, ini bukan sekadar konten, ini bisa jadi titik balik hidup seseorang,” akunya dalam wawancara bersama Sekali Seumur Hidup.

SSH: Ruang Bertumbuh, Bukan Sekadar Tontonan

Sekali Seumur Hidup bukan hanya dokumenter. Ia adalah ekosistem pembelajaran yang memampukan penonton menjadi pelaku. Setiap narasumber tidak hanya tampil di video, tetapi juga mengajar. Dari properti, trading, hingga UMKM, SSH menghadirkan jalur cepat belajar dari para praktisi, lengkap dengan komunitas, panduan, dan jalan praktis untuk memulai.

Jeremy menyebutnya “kesempatan sekali seumur hidup untuk belajar dari mereka yang sudah menjalaninya,”

Misi Jangka Panjang: Membuat Cerita Jadi Warisan

Yang ditawarkan SSH bukan janji kaya mendadak, tetapi jalan bertumbuh yang realistis dan penuh makna. Karena di SSH, inspirasi bukan hanya untuk ditonton, tapi dijalani.

Baca Juga :  40 Persen Tiket Mudik Gratis Bersama Telah Terisi, KAI Divre III Palembang Sampaikan Update Ketersediaan Tempat Duduk

“Kami ingin setiap dokumenter jadi warisan. Bukan cuma hiburan, tapi alat belajar untuk anak cucu nanti,” ungkap Jeremy.

Kini, SSH terus bertumbuh dengan tim solid yang meliputi konten kreator, edukator, hingga penggerak komunitas. Semangatnya satu: membuka jalan bagi lebih banyak orang untuk menemukan arah hidup lewat cerita orang lain.

Apakah Kisahmu Layak Didengar?

Kalau kamu:

Pernah gagal, tapi terus bertahan

Pernah merasa kecil, tapi tetap bermimpi besar

Atau tengah membangun sesuatu yang ingin kamu wariskan

Mungkin, kisahmu adalah cahaya yang sedang ditunggu orang lain. SSH membuka kesempatan bagi siapapun untuk mengajukan cerita. Kami mencari kisah yang bukan hanya menarik, tapi mengubah hidup.

Silakan kirim cerita melalui website, YouTube, atau email resmi Sekali Seumur Hidup. Karena di sini, setiap cerita punya tempat dan setiap orang punya peluang jadi inspirasi.

Sekali Seumur Hidup: karena hidup bukan hanya soal pencapaian, tapi tentang jejak yang ingin kita tinggalkan.

Berita Terkait

Libur Panjang, UMKM Biasanya Hadapi Tantangan Ini
Jasa Marga Prediksi 1,09 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek Selama Libur Hari Raya Iduladha 1447H/2026 dan Hari Lahir Pancasila
Sambut Idul Adha 1447 H, Berkurban Semakin Praktis di Aplikasi Raya
Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Daop 2 Sediakan Lebih Dari 102 Ribu Tempat Duduk
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Produktivitas Karet, PTPN I Fokus Benahi Kebun Padang Pelawi
Bitcoin Mulai Stabil di Tengah Sentimen Pasar yang Membaik, Bittime Soroti Pentingnya Diversifikasi Portofolio
KAI Akomodir Kebutuhan Pengguna LRT Jabodebek di Libur Nasional dan Weekday
Tiga Kampus, Satu Semangat: SATU UNIVERSITY Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Industri di Usia Ketiga

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:00

Libur Panjang, UMKM Biasanya Hadapi Tantangan Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:00

Jasa Marga Prediksi 1,09 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek Selama Libur Hari Raya Iduladha 1447H/2026 dan Hari Lahir Pancasila

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:00

Sambut Idul Adha 1447 H, Berkurban Semakin Praktis di Aplikasi Raya

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:00

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Daop 2 Sediakan Lebih Dari 102 Ribu Tempat Duduk

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:00

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Produktivitas Karet, PTPN I Fokus Benahi Kebun Padang Pelawi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:00

KAI Akomodir Kebutuhan Pengguna LRT Jabodebek di Libur Nasional dan Weekday

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:00

Tiga Kampus, Satu Semangat: SATU UNIVERSITY Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Industri di Usia Ketiga

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:00

KAI Logistik Kirim 25 Kereta ke Sumatera, Dukung Penguatan Mobilitas Penumpang di Sumbagsel

Berita Terbaru

Teknologi

Libur Panjang, UMKM Biasanya Hadapi Tantangan Ini

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:00