Selama Bulan Ramadan 2026, Pengguna LRT Jabodebek Boleh Buka Puasa di Kereta hingga Pukul 19.00 WIB - Koran Mandalika

Selama Bulan Ramadan 2026, Pengguna LRT Jabodebek Boleh Buka Puasa di Kereta hingga Pukul 19.00 WIB

Senin, 23 Februari 2026 - 11:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI memberlakukan kebijakan khusus bagi pengguna LRT Jabodebek yang menjalankan ibadah puasa, termasuk fasilitas air minum gratis dan imbauan menjaga kebersihan.

Dalam rangka menyambut Ramadan 1446 H, KAI kembali memberlakukan kebijakan khusus bagi pengguna LRT Jabodebek yang menjalankan ibadah puasa. Selama bulan Ramadan, penumpang diperbolehkan berbuka puasa di dalam rangkaian kereta maupun di area stasiun mulai waktu adzan Magrib hingga pukul 19.00 WIB.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk pelayanan kepada pengguna yang ingin tetap nyaman menjalankan ibadah puasa tanpa mengganggu ketertiban perjalanan. Selain itu, untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang masih berada dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba, khususnya pada jam pulang kerja yang menjadi periode mobilitas tertinggi di kawasan Jabodebek.

“Saat waktu berbuka, pengguna LRT Jabodebek diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman ringan seperti kurma, roti, dan air minum. Namun, tidak diperkenankan mengonsumsi makanan berat dan yang berbau menyengat demi menjaga kenyamanan bersama,” ujarnya.

Selain memberikan kelonggaran berbuka puasa di dalam kereta, LRT Jabodebek juga menyediakan fasilitas air minum gratis di seluruh stasiun yang dapat dimanfaatkan pengguna LRT Jabodebek. KAI mengimbau seluruh pengguna untuk tetap menjaga kebersihan selama berbuka di dalam kereta.

Baca Juga :  KAI Properti Rampungkan Gedung Record Center, Jamin Keamanan Arsip Sejarah Perkeretaapian Indonesia

“Sampah sisa makanan dan minuman diminta untuk disimpan terlebih dahulu dan dibuang di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan,” tambahnya.

Dari sisi operasional, LRT Jabodebek tetap melayani perjalanan secara normal dengan 430 perjalanan pada hari kerja (weekday) dan 270 perjalanan pada akhir pekan, hari libur nasional, serta cuti bersama.

Dengan kebijakan ini, KAI berharap pengguna LRT Jabodebek dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih nyaman tanpa mengurangi aspek keselamatan, ketertiban, dan efisiensi perjalanan

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dukung Pemulihan Aset Nasabah di Sentani, BRI Insurance Bayarkan Klaim Rp304,65 Juta 
Satu Pertanyaan “R U OK?” untuk Kesehatan Mental, BINUS SCHOOL Serpong Ajak Komunitas Sekolah Saling Peduli
BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Kualitas Perumahan di Lampung, Pastikan Hunian Layak dan Nyaman bagi Masyarakat
Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
Gaji Berhenti Saat Pensiun, Dhiraj Kelly Ingatkan Biaya Hidup Tetap Berjalan
Telkom AI Center Aceh Dorong Akademisi Gunakan AI Secara Etis: “AI Bukan Pengganti Pikiran Manusia”
Menjembatani Kampus dan Industri, FIKOM UNASMAN Perkuat Kompetensi Mahasiswa melalui Studi Banding ke Telkom AI Center
Kementerian UMKM Buka Rantai Pasok Pascabencana: 25 Usaha Mikro Aceh Tembus ke Jaringan Ritel Modern melalui Program KUMITRA

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:47

Bank NTB Syariah Bidik KUR Perumahan, 11.061 Rumah Jadi Potensi Baru

Selasa, 22 September 2026 - 21:58

Dari Lombok Timur ke Amerika, Tuna NTB Kian Mendunia

Selasa, 22 September 2026 - 13:16

Video Pengakuan Eks Santriwati Viral, Dinsos P3A NTB Buka Suara

Senin, 21 September 2026 - 19:24

Dua Bulan Puasa Es dan Gorengan, Khairunnisa Sukses Juara MTQ Nasional 2026

Senin, 21 September 2026 - 18:54

PPPK Paruh Waktu Menanti Kepastian Jadi ASN, BKN: Masih Tahap Pematangan

Senin, 21 September 2026 - 17:47

Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 13:16

Alasan Dana Bansos NTB Naik, Kadinsos P3A: Rp36,11 Miliar untuk Desa Berdaya

Kamis, 17 September 2026 - 18:59

Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan

Berita Terbaru