Semakin Melayani Sepenuh Hati, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin Menyapa Langsung Pelanggan di Wilayah Daop 1 Jakarta - Koran Mandalika

Semakin Melayani Sepenuh Hati, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin Menyapa Langsung Pelanggan di Wilayah Daop 1 Jakarta

Senin, 29 Desember 2025 - 21:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rangka masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, melakukan tinjauan ke Stasiun Gambir, Stasiun Bekasi, dan Stasiun Pasar Senen, Jumat (19/12).

Dalam kunjungan tersebut, Direktur Utama melakukan peninjauan terhadap sejumlah layanan dan fasilitas pelanggan, Customer Service, Customer Service Mobile, serta pemantauan data angkutan penumpang di wilayah PT KAI (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, Bobby Rasyidin juga menyapa serta berdialog langsung dengan pelanggan. Ia memastikan pelayanan kepada pelanggan yang menggunakan layanan kereta api dimasa angkutan nataru dapat berjalan dengan lancar. Ia menanyakan pengalaman pelanggan terkait pemesanan tiket kereta api, kemudahan akses layanan, serta kualitas fasilitas dan pelayanan di stasiun.

“Melalui kunjungan langsung ini, kami ingin mendengar masukan dari pelanggan secara langsung, sehingga layanan yang kami berikan dapat terus disesuaikan dengan kebutuhan pengguna jasa,” ujar Manager Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.

Berdasarkan update data angkutan penumpang Daop 1 Jakarta per 19 Desember 2025 pukul 14.00 WIB, tercatat sebanyak 41.294 penumpang berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta, dengan 95 perjalanan kereta api yang dioperasikan.

Baca Juga :  Melalui PalmCo, Holding Perkebunan Nusantara Perluas Akses Digital bagi Sekolah di Pelosok

Stasiun dengan jumlah keberangkatan penumpang terbanyak yaitu Stasiun Pasar Senen sebanyak 14.887 penumpang, Stasiun Gambir sebanyak 13.147 penumpang, dan Stasiun Bekasi sebanyak 4.147 penumpang.

Adapun kereta api favorit keberangkatan dari Stasiun Gambir antara lain KA Argo Parahyangan, KA Gunungjati, KA Batavia, dan KA Cakrabuana. Sementara dari Stasiun Pasar Senen, kereta api yang banyak diminati pelanggan di antaranya KA Cikuray, KA Serayu, KA Airlangga, KA Tegal Bahari, dan KA Blambangan Ekspres.

Sedangkan kota tujuan favorit pelanggan meliputi Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, dan Purwokerto.

 

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

BRIDS Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemulihan Pascagempa di Nusa Tenggara Timur
Waskita Beton Precast Kembali Tanam 228 Pohon pada September 2026, Lanjutkan Komitmen Pehijauan Bersama Pelanggan
SETC Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Dorong UMKM Naik Kelas
Emas Kembali Tertekan di Bawah US$4.300, Ini Prediksi XAUUSD Hari Ini
Minat Internasional Meningkat Seiring Dimulainya Automechanika Jakarta Besok, Hadirkan Partisipasi Global
BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama
Harga Drone Pertanian DJI Agras 2026: Bandingkan T25P, T55, T70P, dan T100 Sebelum Beli
BIZTECH for Change 2026 Perkuat Peran BINUS @Bekasi sebagai Business, Service, and Technology Campus

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:45

MotoGP Mandalika 2026, Merchandise Veda Ega Pratama dan Marc Marquez Diminati Pembeli

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:18

Pertamina Mandalika International Circuit Naik Level! Homologasi Grade A FIM Resmi Dikantongi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:46

Jelang Pilkades, DPMD Loteng Akui Konflik Horizontal Rentan Terjadi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:28

RSUD Praya Naik Kelas, FP4 NTB Sorot ‘Wajah Lama’ di Struktur Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:08

Tiket MotoGP Mandalika Diburu, 4 Kategori Sudah di Atas 95 Persen

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:41

Kades Kabul Dilaporkan ke Aparat, Warga Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:12

Kades Kateng Mangkir dari Panggilan Polisi, Kasus Pemalsuan Surat Masuk Penyidikan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:35

Jam Pengolahan hingga Bahan Baku Disorot, Ada Apa dengan SPPG MBG di Loteng?

Berita Terbaru