Semester I 2025, PTP Nonpetikemas Catat Kinerja Bertumbuh - Koran Mandalika

Semester I 2025, PTP Nonpetikemas Catat Kinerja Bertumbuh

Jumat, 15 Agustus 2025 - 17:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,  Agustus 2025
— PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) terus memperkuat kinerja
operasionalnya guna mencapai target throughput tahun 2025. Dengan mengedepankan
layanan terintegrasi dan pemanfaatan teknologi terbaru, PTP Nonpetikemas optimistis
mampu mendorong peningkatan arus barang secara signifikan.

Tahun ini, perusahaan menargetkan throughput sebesar 53,5
juta ton/m3. Untuk merealisasikan target tersebut, PTP Nonpetikemas
mengimplementasikan sejumlah program strategis, di antaranya modernisasi
terminal, kolaborasi langsung dengan pemilik kargo dan pelaku logistik,
penyediaan layanan Port Management Service berbasis Planning & Control terintegrasi
melalui Pelindo Terminal Operating System Multipurpose (PTOS-M), serta penguatan
aspek HSSE (Health, Safety, Security & Environment).

Hingga akhir Juni 2025, PTP Nonpetikemas mencatat realisasi
throughput sebesar 22.401.788 ton/m3, meningkat 6,05% dibandingkan periode yang
sama tahun sebelumnya (21.124.424 ton/m3). Kontribusi arus barang tersebut
berasal dari empat jenis kemasan utama Curah Kering: 45%, General Cargo: 27%,
Curah Cair: 22% dan Bag Cargo: 6%.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga Semester I 2025, PTP mencatat peningkatan throughput
di berbagai jenis kemasan. Pada General Cargo, tiga cabang teratas adalah
Tanjung Priok dengan 4.633.805 ton/m3 (naik 29,81% dari 2024), Banten 416.430
ton/m3 (naik 20,73%), dan Pangkal Balam 29.386 ton/m3 (naik 26,29%). Untuk Bag
Cargo, Teluk Bayur mencatat 398.265 ton/m3 (naik 59,32%), Tanjung Pandan
248.785 ton/m3 (naik 12,61%), dan Tanjung Priok 62.304 ton/m3 (naik 15,86%).
Pada Curah Cair, Jambi mencatat 532.061 ton/m3 (naik 69,64%), Teluk Bayur
1.441.073 ton/m3 (naik 11,11%), dan Panjang 434.661 ton/m3 (naik 33,46%).
Sementara itu, Curah Kering mencatat lonjakan di Pontianak sebesar 965.592
ton/m3 (naik 691%), Cirebon 1.659.230 ton/m3 (naik 18,57%), dan Pangkal Balam
150.347 ton/m3 (naik 77,03%).

Baca Juga :  Nidji Tutup Tahun 2024 dengan Single “Lampu Hati” dan “Zayang-Zayang” Prelude untuk Album “Manifestasi Hati”

Pertumbuhan pada layanan General Cargo didorong oleh
peningkatan aktivitas bongkar muat di Cabang Tanjung Priok, khususnya dari
komoditas steel product. Sementara pada Curah Cair, kontribusi signifikan
datang dari Cabang Jambi yang melayani pengapalan kondensat milik PT Laban Raya
Samodra, serta meningkatnya volume minyak goreng milik PT Ligita Jaya yang ditangani
Cabang Teluk Bayur.

Untuk Curah Kering, Cabang Cirebon mencatatkan pertumbuhan
positif berkat kegiatan bongkar muat batubara milik PT Indragarda Paling Gesit,
PT Abra Cirebon Sakti, dan PT Eka Nusa Dwi Sapta. Volume pasir kuarsa milik PT
Abra Cirebon Sakti juga mengalami kenaikan.

Baca Juga :  5 Alasan Memilih APCO Digital Twin untuk Industri Modern

Sementara itu, kinerja Bag Cargo terdongkrak oleh kelancaran
distribusi semen di Cabang Teluk Bayur dan meningkatnya trafik pupuk kemasan
bag produksi PT Pupuk Iskandar Muda. Realisasi kinerja operasional yang diukur
melalui indikator ton ship day (T/S/D) sepanjang tahun 2024 juga menunjukkan
performa yang positif. Hal ini tercermin dari kontribusi PTP terhadap SPMT
Group sebesar 39%, dengan total throughput perusahaan pada tahun 2024 mencapai
47.046.785 ton/m3.

Secara nasional, PTP Cabang Tanjung Priok mencatatkan
throughput General Cargo tertinggi di antara seluruh cabang SPMT Group. Untuk
Curah Cair, Cabang Teluk Bayur menempati posisi ketiga tertinggi. Adapun pada
Curah Kering, Cabang Tanjung Priok kembali mencatatkan kinerja terbaik di
lingkungan PTP Nonpetikemas, disusul oleh Cabang Panjang dan Bengkulu.

“Target 2025 kami mencerminkan komitmen terhadap pertumbuhan
dan keunggulan. Kami yakin target ini dapat dicapai melalui modernisasi
terminal, ekspansi bisnis, serta penguatan kolaborasi dengan para pengusaha
bongkar muat dan mitra strategis lainnya,” ujar Indra Hidayat Sani, Direktur Utama
PTP Nonpetikemas.

Berita Terkait

Hisense Perkenalkan RoamView, Layar yang Bisa Mengikuti Aktivitas Penggunanya
Deteksi Dini Jadi Sorotan Utama dalam Sesi Edukasi Kesehatan di Palembang, Hadirkan Dua Dokter Spesialis dari Singapura
BRICS 2026: Memperkuat Suara Global South dari New Delhi
Siapkan Penerbitan Obligasi Rp500 Miliar pada Kuartal IV 2026, BRI Finance Perkuat Diversifikasi Pendanaan
Hisense Perpanjang Kemitraan Jangka Panjang dengan UEFA sebagai Mitra Resmi UEFA EURO 2028
BisnisSMM Tawarkan Sewa Panel SMM Mulai Rp100 Ribu per Bulan
Peringati HUT RI ke-81, PT PSL Dorong Transportasi Bersih melalui Uji Emisi Kendaraan di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok
XAUUSD Gagal Tembus 4.355, Harga Emas Berisiko Lanjut Melemah

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

Hisense Perkenalkan RoamView, Layar yang Bisa Mengikuti Aktivitas Penggunanya

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

Deteksi Dini Jadi Sorotan Utama dalam Sesi Edukasi Kesehatan di Palembang, Hadirkan Dua Dokter Spesialis dari Singapura

Selasa, 15 September 2026 - 12:02

BRICS 2026: Memperkuat Suara Global South dari New Delhi

Selasa, 15 September 2026 - 11:20

Siapkan Penerbitan Obligasi Rp500 Miliar pada Kuartal IV 2026, BRI Finance Perkuat Diversifikasi Pendanaan

Selasa, 15 September 2026 - 11:02

BisnisSMM Tawarkan Sewa Panel SMM Mulai Rp100 Ribu per Bulan

Selasa, 15 September 2026 - 11:02

Peringati HUT RI ke-81, PT PSL Dorong Transportasi Bersih melalui Uji Emisi Kendaraan di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok

Selasa, 15 September 2026 - 10:02

XAUUSD Gagal Tembus 4.355, Harga Emas Berisiko Lanjut Melemah

Selasa, 15 September 2026 - 10:02

Ekspor Harusnya Tidak Serumit Ini, Dua Anak Muda Indonesia Coba Sederhanakan Prosesnya

Berita Terbaru

Teknologi

BRICS 2026: Memperkuat Suara Global South dari New Delhi

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:02