SiberMate: Aplikasi Human Risk Management (HRM) Pertama di Indonesia untuk Mitigasi Risiko Siber Manusia - Koran Mandalika

SiberMate: Aplikasi Human Risk Management (HRM) Pertama di Indonesia untuk Mitigasi Risiko Siber Manusia

Senin, 30 Desember 2024 - 17:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiberMate adalah aplikasi Human Risk Management berbasis cloud pertama di Indonesia yang dirancang untuk mengukur dan memitigasi risiko siber manusia. Dengan fitur komprehensif seperti security awareness training, simulasi phishing, human cyber risk reporting, breach monitoring, dan manajemen kebijakan, aplikasi ini membantu perusahaan meminimalkan ancaman yang disebabkan oleh kesalahan manusia. Selain itu, Aplikasi SiberMate dapat mendukung kepatuhan bisnis terhadap regulasi seperti ISO/IEC 27001:2022, UU PDP, dan SKKNI Kesadaran Keamanan Informasi. Sejak diluncurkan pada 1 Oktober 2024, SiberMate telah digunakan oleh tiga perusahaan dari berbagai industri di Indonesia dengan total pengguna melebihi 500 orang.

Di tengah meningkatnya ancaman siber yang disebabkan oleh kesalahan manusia, SiberMate hadir sebagai solusi inovatif untuk perusahaan di Indonesia. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan pendekatan komprehensif dalam mengelola risiko siber manusia melalui berbagai fitur unggulan. Salah satu kelebihan utama SiberMate adalah platform HRM lokal berbasis cloud yang menawarkan Security Awareness Training, Simulasi Phishing, Human Cyber Risk Reporting, Breach Monitoring, dan Manajemen Kebijakan.

Baca Juga :  AnyMind Group beralih ke live commerce dengan meluncurkan platform live commerce berbasis AI, AnyLive

Fitur-fitur ini memungkinkan perusahaan untuk secara proaktif mengidentifikasi, mengukur, dan memitigasi risiko yang berasal dari aktivitas manusia, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Dengan sistem berbasis teknologi yang modern, SiberMate memberikan solusi yang terintegrasi, memudahkan perusahaan memantau risiko secara real-time dan memastikan bahwa langkah mitigasi yang diterapkan efektif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SiberMate juga mendukung perusahaan dalam mencapai kepatuhan terhadap standar dan regulasi keamanan yang semakin ketat. ISO/IEC 27001:2022, Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), dan SKKNI Kesadaran Keamanan Informasi adalah beberapa regulasi yang dapat dipenuhi dengan bantuan aplikasi ini. Kemampuan SiberMate untuk menyediakan laporan yang akurat dan dokumentasi yang memadai membuatnya menjadi alat penting bagi perusahaan yang ingin menjaga kepatuhan sambil melindungi data sensitif mereka.

Namun, SiberMate tidak hanya menawarkan aplikasi. Ekosistem keamanan siber yang ditawarkan mencakup Cyber Culture Program, layanan edukasi keamanan siber untuk membangun budaya keamanan di lingkungan kerja. Program ini melibatkan berbagai materi pelatihan seperti e-learning, video interaktif, animasi, dan konten visual lainnya yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan karyawan. Selain itu, SiberMate juga menawarkan layanan konsultasi dengan Subject Matter Expert di bidang keamanan siber dan privasi, memberikan panduan strategis untuk memperkuat postur keamanan perusahaan.

Baca Juga :  Emas Turun Pasca Rekor Tertinggi, Namun Sinyal Bullish Belum Pudar

Sejak peluncurannya pada 1 Oktober 2024, SiberMate telah mendapatkan kepercayaan dari tiga perusahaan di Indonesia, dengan total pengguna aktif yang melampaui 500 orang. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa semakin banyak perusahaan yang menyadari pentingnya mengelola risiko siber manusia, mengingat lebih dari 90% insiden keamanan siber melibatkan faktor kesalahan manusia.

Dengan menggabungkan teknologi modern, pendekatan berbasis manusia, dan layanan pendukung yang holistik, SiberMate telah membuktikan diri sebagai pelopor dalam keamanan siber di Indonesia. SiberMate hadir untuk memastikan bahwa keamanan siber menjadi bagian integral dari setiap perusahaan di Indonesia.

Berita Terkait

Bittime Catatkan Kenaikan Nilai Aset Bitcoin hingga 3,21% Pasca De-eskalasi Geopolitik Timur Tengah
KA Siliwangi Jadi Primadona Lebaran 2026, Okupansi Tembus 201% di Lintas Cipatat–Sukabumi
Dua Hari Pasca Idul Fitri 1447 H, Volume Penumpang KA di Daop 2 Bandung Masih Tinggi
Dukung Mobilitas Lebaran, LRT Jabodebek Perkuat Integrasi Antarmoda dan Akses ke Destinasi Wisata
Perubahan Kepemimpinan Iran dan Dampaknya pada Geopolitik Timur Tengah
BRI Finance Jaga Stabilitas Pembiayaan Alat Berat di Tengah Dinamika RKAB Batubara
Masih Minta Customer Copy Paste Data di Chat? WA Form Barantum Solusinya
Dominasi BTC dan USDT Bittime Jadi Sorotan di Tengah Tekanan Politik Trump dan Gejolak Minyak Dunia

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 17:43

LPK ARK Jinzai Solusi Group Targetkan 1.000 Peserta ke Jepang

Senin, 23 Maret 2026 - 14:41

30 Rumah Terdampak, PDI Perjuangan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Alas

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:36

Pemprov NTB Gelar Shalat Ied di Kantor Gubernur, Ada Open House di Pendopo

Senin, 16 Maret 2026 - 22:08

Hasil Seleksi Jabatan Eselon II Pemprov NTB Siap Diserahkan ke Gubernur

Senin, 16 Maret 2026 - 15:21

Dokter Mamang Jabat Kadis Kesehatan Lombok Tengah

Senin, 16 Maret 2026 - 15:07

‎Miras saat Pawai Ogoh-ogoh jadi Sorotan, Begini Imbauan Gubernur NTB

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:19

Jelang Lebaran, Gubernur Iqbal Tinjau Sistem Penjualan Tiket dan Fasilitas di Terminal Mandalika

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:23

Pastikan Pasokan Cabai Tercukupi, Pemprov NTB Siapkan Program Penguatan Produksi

Berita Terbaru