Soroti Pemangkasan TKD, Dewan Abdul Hadi Beri Masukan ke Pemda - Koran Mandalika

Soroti Pemangkasan TKD, Dewan Abdul Hadi Beri Masukan ke Pemda

Jumat, 14 November 2025 - 11:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram- Anggota Komisi V DPR RI, Abdul Hadi menyoroti kebijakan pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Kebijakan ini mengharuskan pemerintah daerah untuk mengelola keuangan daerah sebaik mungkin, khusunya di NTB.

Abdul Hadi mengatakan kebijakan pemotongan TKD ini memang menjadi catatan pemerintah daerah.

“Langkahnya memang untuk pertama, dalam jangka pendek ini adalah bagaiman mengelola APBD-nya betul-betul efisien, efektif,” katanya usai pertemuan dengan Gubernur NTB, Kamis (13/11).

Selain itu, pemda juga harus memaksimalkan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Meski begitu, menurut Abdul Hadi, masih ada beberapa daerah yang masih mengandalkan dana transfer dari pusat.

“Mungkin saat ini hanya beberapa daerah saja yang mandiri. Tapi masih banyak sebenarnya dari sekian provinsi dan kabupaten ini yang tidak mampu. Masih lebih banyak transfer keuangan daerahnya dari pada kemampuan daerahnya,” ucapnya

Ia menuturkan bahwa pemda harus lebih intens menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga yang ada.

“Bangun kedekatan ataupun komunikasi dengan pemerintah pusat lewat kementerian dan lembaga yang ada, dalam bentuk program yang bentuknya memang kira-kira peruntukannya untuk daerah,” tuturnya.

Baca Juga :  MUFG dan Danantara Indonesia Selenggarakan “Indonesia Day” di Tokyo untuk Dorong Kolaborasi Investasi Strategis Jepang–Indonesia

Dikatakannya, kebijakan ini akan sangat berpengaruh kepada daerah, jadi tidak menutup kemungkinan daerah akan menciptakan hal baru untuk meningkatkan keuangan daerah, misalnya menaikan pajak.

“Itu memang akan menjadi dampak. Tetapi tetap harus berkomunikasi dengan pemerintah pusat. Dalam hal ini memang Kementerian Dalam Negeri terus membangun komunikasi,” ujarnya.

Dia berharap kebijakan presiden untuk selanjutnya akan lebih kepada kepentingan daerah. (dik)

Berita Terkait

Hadapi Dinamika Bisnis 2026: KitaLulus dan Smart Salary Gelar Forum Strategis bagi HR Leaders di Jakarta
Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi
Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Lebaran 2026 dari Daop 2 Bandung Diminati Masyarakat
KAI Daop 1 Jakarta Sambut Kunjungan SMK Jayawisata1 Kenalkan Pelayanan Prima di Stasiun Gambir
Harga Emas Bertahan Bullish, Sentimen Geopolitik Jadi Penggerak Utama
PTPP Rampungkan RSUD Tarempa, Dukung Asta Cita Pemerintah Perkuat Layanan Kesehatan di Wilayah Terluar
Wujudkan Perjalanan Aman dan Amanah, KAI Divre I Sumut Pastikan Seluruh Barang Tertinggal Kembali ke Penumpang
Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas Layani Puluhan Ribu Penumpang Selama Nataru

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 00:48

AIIP Luncurkan Whitepaper “Accelerating AI Adoption in Indonesia: Mendorong Kolaborasi Ekosistem untuk Percepatan Adopsi AI Nasional”

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:43

KAI Daop 4 Semarang dan DJKA Kemenhub Perkuat Keselamatan melalui Inspeksi Bersama

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:08

Bitcoin Terkoreksi ke US$81.000, Volume Trading XAUT di Bittime Naik 8%

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:16

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:01

Tingkatkan Kualitas Layanan, Kunjungan Pasien di Klinik Mediska KAI Daop 9 Jember Tembus 21 Ribu Orang pada 2025

Rabu, 4 Februari 2026 - 00:24

Maksimalkan ROI Acara Korporat, Lokasoka Hadirkan Solusi Seminar Kit Terintegrasi untuk Tren MICE 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 23:18

Terus Bertumbuh! Kinerja Angkutan Barang KAI Daop 6 Naik 23% pada 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:36

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi CPCL 2026

Berita Terbaru