Stafsus Presiden Jokowi dan Kemenkop UKM Apresiasi Pendampingan UMKM Sampoerna & INOTEK - Koran Mandalika

Stafsus Presiden Jokowi dan Kemenkop UKM Apresiasi Pendampingan UMKM Sampoerna & INOTEK

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) mengapresiasi upaya konsisten PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) dalam mendampingi UMKM nasional naik kelas melalui Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) di bawah Payung Program Keberlanjutan “Sampoerna Untuk Indonesia (SUI)” bersama Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK).

Terbaru, SETC bersama INOTEK meluncurkan Program SMEs Market Acceleration & Global Access Tap-in Program (SEMANGAT) yang bertujuan membantu pelaku UMKM untuk memperluas akses pasar dalam mewujudkan UMKM naik kelas. Program SEMANGAT berisi rangkaian kegiatan workshop, coaching, market matching dan tap-in internasional.

Staf Khusus Presiden RI bidang Inovasi, Pendidikan, dan Daerah Terluar, Billy Mambrasar, mengatakan bahwa UMKM adalah pahlawan ekonomi nasional saat krisis keuangan global seperti yang terjadi pada 2008.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang menyelamatkan ekonomi Indonesia tetap bertumbuh saat itu ialah sinergitas UMKM. Kita punya pasar, kita punya supply dan demand. Yang menjadi PR ialah banyak pasar dan potensi ekspor internasional yang belum terisi oleh UMKM,” katanya.

Pemuda asal Papua ini menegaskan kegiatan seperti pendampingan UMKM, sharing session, berbagi tips and trick, hingga upaya membuka akses permodalan dan pasar harus terus ditingkatkan guna membantu UMKM Indonesia naik kelas dan menjadi eksportir.

Salah satu peluang ekspor, lanjut Billy, ialah ke Amerika Serikat khususnya Arizona yang sejauh ini menjadi importir terbesar produk UMKM Indonesia. Produk UMKM asal Indonesia yang diekspor ke Arizona, katanya, ialah produk berbahan dasar kertas, garmen, dan tekstil.

Baca Juga :  7 Rekomendasi Outfit Nobar Bola dengan Bodypack: Nyaman dan Stylish

“Eksportir dari Indonesia umumnya pelaku UMKM yang kemudian naik kelas. Contohnya garmen dan tekstil paling banyak dari Jawa Barat dan itu bukan pemain besar tapi UMKM,” jelasnya.

Billy juga berharap agar pemda terus membantu pelaku UMKM di daerah. Pasalnya, pemda dan pemerintah memiliki anggaran untuk membantu pelaku UMKM.

“Jangan sampai private sector seperti Sampoerna heboh banget dukung UMKM tapi dari sisi mereka (pemda) yang punya anggaran kemudian mager,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Deputi Pengembangan Teknologi Informasi dan Inkubasi Usaha Kemenkop UKM, Christina Agustin, mengatakan Kemenkop UKM mengapresiasi kolaborasi INOTEK dan SETC yang konsisten mendampingi UMKM termasuk lewat peluncuran program SEMANGAT.

“Kemenkop UKM melihat banyak upaya seperti ini harus konsisten dilakukan, berjalan beriringan dengan upaya pemerintah untuk optimalisasi akses pasar bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing di pasar global,” ujarnya.

Christina mengatakan hal itu ketika membacakan sambutan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam acara “Bincang Wirausaha Nasional, Komunitas dan Jejaring: Dapatkah Mendukung Akselerasi Pasar Wirausaha di Kancah Global?” di Auditorium Kementerian Koperasi dan UKM, Selasa (30/4/2024).

Baca Juga :  Kompetisi Coding Internasional untuk Anak Indonesia

Kemenkop UKM, katanya, mengajak semua pemangku kepentingan untuk berkolaborasi bersama untuk mendukung UMKM masuk dalam rantai pasok global dan membantu pemulihan ekonomi nasional.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menghasilkan inovasi, strategi untuk meningkatkan kapasitas dan memperkuat daya saing UKM agar siap menghadapi tantangan global,” tambahnya.

Komitmen Sampoerna Dukung UMKM Naik Kelas

Kepala Hubungan Eksternal Sampoerna Ishak Danuningrat mengatakan Sampoerna dan INOTEK berupaya menjawab salah satu tantangan UMKM yakni akses pasar melalui program SEMANGAT.

Harapannya, pelaku UMKM menemukan akses pasar yang sesuai produknya dan bisa naik kelas salah satunya untuk bisa ekspor.

“Kami percaya pendampingan berkelanjutan adalah kunci untuk UMKM berdaya saing dan dapat naik kelas menjadi bagian rantai pasok global,” katanya.

SETC adalah program pelatihan kewirausahaan terintegrasi yang hadir sejak 2007. SETC memiliki fasilitas pelatihan sebagai sarana pendukung yang berdiri di lahan seluas 27 hektare (ha) di Pasuruan, Jawa Timur, SETC aktif memberikan pelatihan terpadu kewirausahaan mulai dari soft skill hingga hard skill guna meningkatkan kapasitas dan membantu UMKM semakin maju.

SETC telah memberikan pelatihan kepada lebih 72.000 peserta dari seluruh Indonesia hingga akhir tahun 2023. Selain pelatihan, SETC juga memfasilitasi riset terapan, pendampingan dan jejaring pasar, konsultasi usaha, serta jejaring UMKM.

Berita Terkait

Tak Lagi Kesulitan Air, Warga Semanan Kini Nikmati Layanan Dari IPA Portabel PAM JAYA
KAI Daop 2 Bandung Imbau Masyarakat Disiplin Berlalu Lintas di Perlintasan Sebidang Demi Keselamatan Bersama
Kurs Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah di Tengah Ketidakpastian Global, Bittime Hadirkan IDR Swap Zero Fee
Inspeksi Thermal Otomatis Aset PLTU dengan DJI Dock 3
Optimalkan AI, MiiTel Ubah Percakapan Bisnis Jadi Data Strategis
Hadapi Ketidakpastian RKAB, BRI Finance Fokus Jaga Kualitas Portofolio
Dukung Keseimbangan Gaya Hidup, BRI Finance Perkuat Akses Dana Tunai Fleksibel
Pengguna LRT Jabodebek Tembus 127 Ribu, Jadi Alternatif Mobilitas di Tengah Penyesuaian Operasional Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 19:00

Tak Lagi Kesulitan Air, Warga Semanan Kini Nikmati Layanan Dari IPA Portabel PAM JAYA

Rabu, 29 April 2026 - 19:00

KAI Daop 2 Bandung Imbau Masyarakat Disiplin Berlalu Lintas di Perlintasan Sebidang Demi Keselamatan Bersama

Rabu, 29 April 2026 - 19:00

Kurs Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah di Tengah Ketidakpastian Global, Bittime Hadirkan IDR Swap Zero Fee

Rabu, 29 April 2026 - 19:00

Inspeksi Thermal Otomatis Aset PLTU dengan DJI Dock 3

Rabu, 29 April 2026 - 17:00

Hadapi Ketidakpastian RKAB, BRI Finance Fokus Jaga Kualitas Portofolio

Rabu, 29 April 2026 - 16:00

Dukung Keseimbangan Gaya Hidup, BRI Finance Perkuat Akses Dana Tunai Fleksibel

Rabu, 29 April 2026 - 16:00

Pengguna LRT Jabodebek Tembus 127 Ribu, Jadi Alternatif Mobilitas di Tengah Penyesuaian Operasional Bekasi

Rabu, 29 April 2026 - 16:00

FHTB 2026 Soroti Peran F&B sebagai Penggerak Utama Transformasi Hospitality di Bali

Berita Terbaru

Teknologi

Inspeksi Thermal Otomatis Aset PLTU dengan DJI Dock 3

Rabu, 29 Apr 2026 - 19:00