Standar Pelayanan LRT Jabodebek Jadi Referensi Peningkatan Layanan Transportasi Publik - Koran Mandalika

Standar Pelayanan LRT Jabodebek Jadi Referensi Peningkatan Layanan Transportasi Publik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT KAI Divisi LRT Jabodebek menjadi lokasi praktik pelayanan prima bagi 75 peserta Diklat Sertifikasi Pengemudi Angkutan Umum Mikrotrans DKI Jakarta, Jumat 27/6. Kegiatan ini kerja sama PTDI-STTD dengan Dishub Provinsi DKI Jakarta. Peserta mempelajari langsung standar pelayanan LRT Jabodebek, mulai dari komunikasi efektif, etika pelayanan, penyampaian informasi, hingga penanganan keluhan. Mereka juga dikenalkan SPM sesuai PM 63/2019 yang mencakup keselamatan, keamanan, keandalan, kenyamanan, kemudahan, kesetaraan, serta fasilitas disabilitas & ruang laktasi. LRT Jabodebek juga berbagi praktik Customer Care yang melayani ∼60 pesan/hari via medsos & KAI121, dengan >90% keluhan terselesaikan. Masukan pengguna jadi dasar perbaikan layanan. KAI berharap praktik ini meningkatkan kompetensi peserta dan mendorong standar pelayanan lebih baik di seluruh moda transportasi.

Kualitas pelayanan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong masyarakat beralih dan tetap menggunakan transportasi publik. Sebagai bagian dari upaya tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi LRT Jabodebek menjadi lokasi praktik pelayanan prima bagi 75 peserta Diklat Sertifikasi Pengemudi Angkutan Umum Mikrotrans DKI Jakarta yang diselenggarakan oleh Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor LRT Jabodebek pada Jumat (27/6), dimana peserta mempelajari secara langsung penerapan standar pelayanan pelanggan yang dijalankan LRT Jabodebek sebagai bagian dari peningkatan kompetensi pengemudi angkutan umum.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa kualitas transportasi publik tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan teknologi, tetapi juga pada kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“LRT Jabodebek menyambut baik kesempatan untuk berbagi pengalaman mengenai standar pelayanan yang kami terapkan. Semakin banyak penyelenggara transportasi yang menerapkan standar pelayanan yang baik, semakin besar peluang masyarakat merasa nyaman dan percaya menggunakan transportasi publik,” ujarnya.

Selama kegiatan, peserta memperoleh pemahaman mengenai budaya pelayanan yang diterapkan di LRT Jabodebek, mulai dari komunikasi yang efektif dengan pengguna, etika pelayanan, penyampaian informasi perjalanan secara jelas, hingga penanganan pertanyaan dan keluhan secara cepat, tepat, serta berorientasi pada solusi.

Peserta juga dikenalkan dengan penerapan Standar Pelayanan Minimum (SPM) sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 63 Tahun 2019 yang menjadi acuan dalam penyelenggaraan layanan LRT Jabodebek. Standar tersebut mencakup aspek keselamatan, keamanan, keandalan, kenyamanan, kemudahan, dan kesetaraan layanan bagi seluruh pengguna, termasuk penyediaan fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas, ruang laktasi, serta fasilitas pendukung lainnya.

Selain itu, LRT Jabodebek memperkenalkan peran Customer Care sebagai garda terdepan dalam membangun pengalaman pelanggan. Customer Care tidak hanya memberikan informasi perjalanan, tetapi juga menerima masukan dan menangani keluhan pelanggan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Libur Sekolah 2025: 3,49 Juta Pelanggan Telah Dilayani, Kereta Api Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Setiap hari LRT Jabodebek menerima sekitar rata-rata 60 pesan pengguna melalui media sosial dan Customer Care KAI121. Dari keseluruhan keluhan yang diterima, lebih dari 90 persen keluhan berhasil diselesaikan, sementara sisanya memerlukan koordinasi lebih lanjut sesuai karakteristik permasalahan. Masukan tersebut menjadi dasar berbagai penyempurnaan layanan, termasuk optimalisasi penanganan barang tertinggal, penyesuaian frekuensi perjalanan, serta peningkatan penyampaian informasi saat terjadi gangguan operasional.

“Masukan pengguna menjadi bahan evaluasi dalam penyempurnaan layanan, termasuk optimalisasi penanganan barang tertinggal dan publikasi barang temuan melalui media sosial, penyesuaian frekuensi perjalanan pada jam sibuk, serta peningkatan penyampaian informasi dan permohonan maaf secara cepat apabila terjadi gangguan operasional, dengan keselamatan sebagai prioritas utama,” terangnya.

Melalui kolaborasi ini, LRT Jabodebek berharap praktik pelayanan yang telah diterapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi para peserta, tetapi juga mendorong terciptanya standar pelayanan yang semakin baik di berbagai moda transportasi, sehingga masyarakat memperoleh pengalaman perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan konsisten.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Dari Pengukuran hingga Optimasi, Avonetiq Hadirkan AVO Lifetime Plan
BRI BO Cut Mutiah Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Mengelola Aset di Usia Muda: Langkah Awal Membangun Keuangan Jangka Panjang
FLIX Cinema Buka Ruang bagi Sinema Asia melalui Nanyang Film Festival
Ketika Komunitas Menjadi Mesin Pertumbuhan Esports: EVOS dan GoPay Bawa MPL Lebih Dekat ke Sidoarjo
Smart Futuristic City Diorama Karya BINUS @Semarang Tampil di Sewunara 2026
Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda
Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:01

Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Mandalika, Indonesia Bangga!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:31

ITDC Gandeng BSI, Mandalika Perkuat Identitas Wisata Halal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:27

Ducati Berjaya di Mandalika, Marc Marquez Rebut Podium Tertinggi Sprint

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:36

Tiket Mahal Justru Cepat Ludes, Troy Sebut Sinyal Ekonomi Positif

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:50

Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:45

MotoGP Mandalika 2026, Merchandise Veda Ega Pratama dan Marc Marquez Diminati Pembeli

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:18

Pertamina Mandalika International Circuit Naik Level! Homologasi Grade A FIM Resmi Dikantongi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:46

Jelang Pilkades, DPMD Loteng Akui Konflik Horizontal Rentan Terjadi

Berita Terbaru