Strategi Marketing Properti Canggih: Bagaimana Azhari Husni Membangun Jaringan Emak-Emak Jual Properti - Koran Mandalika

Strategi Marketing Properti Canggih: Bagaimana Azhari Husni Membangun Jaringan Emak-Emak Jual Properti

Rabu, 23 Juli 2025 - 14:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah persaingan dunia properti yang makin padat, satu pendekatan unik ini justru mencuri perhatian: mengubah media sosial dan jaringan emak-emak menjadi mesin penjualan real estate.
Adalah Azhari Husni, developer properti aktif di Jabodetabek, yang berhasil membuktikan bahwa strategi pemasaran tak lagi harus mahal, rumit, atau bergantung pada tim sales berjas dan ruangan ber-AC. Melalui sistem yang ia bangun, Azhari menjadikan para ibu rumah tangga sebagai kekuatan pemasaran baru melalui sistem marketing berbasis afiliator.

Krisis, Kerugian, dan Lahirnya Model Distribusi Alternatif

Berawal dari tahun 2016, saat perusahaannya merugi karena mengambil alih proyek mangkrak, Azhari sadar bahwa pendekatan penjualan konvensional punya batas. Di era digital dan ekonomi tak menentu, ia butuh sistem distribusi yang: 1) Fleksibel secara waktu dan tempat, 2) Tidak membebani perusahaan dengan fixed cost, 3) Mampu menjangkau pasar mikro yang tersembunyi

Dari situlah lahir ide: membuka kanal distribusi properti yang bisa dijalankan siapa pun, bahkan dari rumah, bahkan tanpa latar belakang properti. Ketika kemudian opsi distribusi ini dibuka, justru peminat terbanyak datang dari kalangan ibu rumah tangga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Emak-Emak Sebagai Channel, Bukan Sekadar Mitra

Alih-alih memosisikan ibu rumah tangga sebagai “alternatif terakhir,” Azhari melihat mereka sebagai saluran distribusi utama yang sangat kuat. Mereka aktif di grup WhatsApp, punya jaringan organik, dan terbiasa dengan komunikasi interpersonal yang hangat dan meyakinkan.

Baca Juga :  Keputihan Seperti Ampas Tahu, Normal atau Bahaya?

Ia pun membangun sistem berbasis affiliate-style marketing untuk properti:

1) Semua materi marketing disiapkan (caption, gambar, video)

2) Dibagikan lewat satu kanal Telegram

4) Tim pusat menangani semua follow-up dan closing

5) Komisi langsung cair ke mitra setelah transaksi selesai

Dengan sistem ini, para ibu rumah tangga cukup menjadi penyambung informasi yang otentik dan hasilnya ternyata sangat memuaskan; banyak dari mereka menjual 2–3 unit properti per bulan.

Ekosistem Edukasi dan Peningkatan Kapabilitas

Tidak berhenti di distribusi konten, Azhari menambahkan lapisan edukasi untuk memperkuat sistem: Kelas Meta Ads dan TikTok Ads, Strategi konten naratif, Copywriting dan cara bangun trust online.

Sebagian besar mitra, seperti, Ima yang awalnya hanya broadcast di WhatsApp, kini sudah paham dasar-dasar digital marketing dan memperluas pasar mereka ke komunitas online.

Dengan ini, Azhari tidak hanya menciptakan jaringan penjualan, tapi ekosistem belajar yang berkembang dari waktu ke waktu.

Adaptif, Berbasis Komunitas, dan Efisien

Yang membuat sistem ini kuat bukan hanya efisiensinya, tetapi juga fleksibilitasnya. Azhari tidak mendikte metode penjualan. Ada yang tetap offline, ada yang full online, dan ada yang mengandalkan rekomendasi dari komunitas lokal seperti pengajian atau arisan.

Baca Juga :  Jangan Asal Bungkus! Standar Packing Aman Saat Kirim Paket Ke Luar Negeri

Ia menciptakan kerangka kerja yang adaptif terhadap behavior sosial, bukan sekadar mengejar angka klik.

Hasilnya? Bahkan mitra di luar kota seperti Tulungagung dan Tasikmalaya pun bisa closing berkali-kali. Salah satu di antaranya bahkan sudah mampu membeli rumah sendiri dari hasil komisi properti.

Marketing Tanpa Gedung, Tapi Punya Jangkauan Nasional

Model ini membalik logika pemasaran lama: bukan dari atas ke bawah, tapi dari komunitas ke market. Bukan dengan billboard, tapi dengan trust. Bukan dengan showroom megah, tapi dengan cerita nyata di status WA.

Bagi Azhari, keberhasilan sistem ini bukan soal siapa yang menjual, tapi bagaimana sistem memungkinkan siapa saja menjual.

Marketing properti bukan harus elite, tapi harus tepat guna.

Dan hari ini, para ibu rumah tangga membuktikan bahwa jika dibekali alat dan arah yang jelas, mereka bisa jadi channel distribusi paling powerful di industri ini—bukan karena murah, tapi karena punya nilai percaya yang tinggi.

Berita Terkait

Neuron Digital Percepat Ekspansi Ekosistem, Gandeng Tiga Pemimpin Industri untuk Membangun Rantai Nilai “Kecerdasan Ruang Bangunan” yang Menyeluruh di Tiongkok
Berapa Biaya Menggunakan AI Agent Barantum?
Komitmen Vale Indonesia Mendorong Penguatan Rantai Pasok Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
BRI Finance Perkuat Struktur Pendanaan di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga Acuan
Mengenal “Dapur” Operasional LRT Jabodebek, Edukasi Publik Dimulai dari Balik Layar
Google.org Kucurkan Hibah USD 1,5 Juta untuk ION, Perkuat Fondasi Perdagangan Digital Terbuka Indonesia
Tips Mengelola Tagihan Bulanan Agar Tidak Terlambat
Sunday Routine: Menyusun Trading Plan dan Memetakan Kalender Ekonomi Mingguan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 09:02

Neuron Digital Percepat Ekspansi Ekosistem, Gandeng Tiga Pemimpin Industri untuk Membangun Rantai Nilai “Kecerdasan Ruang Bangunan” yang Menyeluruh di Tiongkok

Senin, 27 Juli 2026 - 09:02

Berapa Biaya Menggunakan AI Agent Barantum?

Senin, 27 Juli 2026 - 07:02

Komitmen Vale Indonesia Mendorong Penguatan Rantai Pasok Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Senin, 27 Juli 2026 - 00:45

BRI Finance Perkuat Struktur Pendanaan di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga Acuan

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:02

Google.org Kucurkan Hibah USD 1,5 Juta untuk ION, Perkuat Fondasi Perdagangan Digital Terbuka Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:02

Tips Mengelola Tagihan Bulanan Agar Tidak Terlambat

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:02

Sunday Routine: Menyusun Trading Plan dan Memetakan Kalender Ekonomi Mingguan

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:02

Bank Mandiri Taspen Resmikan Toko Aice Mantap di Manado, Dukung Pensiunan Jadi Wirausaha

Berita Terbaru

Teknologi

Berapa Biaya Menggunakan AI Agent Barantum?

Senin, 27 Jul 2026 - 09:02