Strategi Tetap Punya Uang di Balik Krisis & Resesi Indonesia - Koran Mandalika

Strategi Tetap Punya Uang di Balik Krisis & Resesi Indonesia

Rabu, 15 Januari 2025 - 16:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setiap tahun, narasi mengenai krisis ekonomi yang mengancam Indonesia terus bergulir. Prediksi-prediksi ini, yang tidak hanya berlaku untuk Indonesia tetapi juga dunia, memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat. Ketakutan terbesar? Terjerumus ke dalam kemiskinan. Dengan pergeseran ekonomi global, sebagian ahli ekonomi bahkan memperkirakan terhapusnya kelas menengah, meninggalkan dualitas tajam antara kelas atas dan kelas bawah. Namun, seperti yang diungkapkan beberapa ekonom, jika banyak orang miskin baru tercipta, di sisi lain, pasti ada juga orang kaya baru.

Tonny Adikarjo, seorang konsultan IPO dan Certified Financial Planner, menyoroti pentingnya masyarakat untuk mempersiapkan diri secara strategis menghadapi ketidakpastian ekonomi. “Krisis ekonomi seringkali menjadi peluang tersembunyi. Mereka yang dapat beradaptasi dengan perubahan dan berinvestasi pada aset berjangka panjang seperti reputasi akan memiliki keunggulan kompetitif,” katanya.

Manajemen reputasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengapa Reputasi Jadi Kunci Bertahan?

Dalam kondisi resesi, masyarakat cenderung menghindari risiko dan memilih produk atau layanan yang sudah mereka kenal dan percayai. Andrea Wiwandhana, pendiri CLAV Digital, menekankan pentingnya reputasi sebagai salah satu aset tak berwujud yang paling berharga. “Reputasi itu seperti mata uang. Semakin baik Anda mengelolanya, semakin tinggi nilainya. Dalam krisis, reputasi yang baik akan membuat pelanggan tetap setia, bahkan ketika kompetitor menawarkan harga yang lebih rendah,” jelas Andrea.

Baca Juga :  Krishna Chieppa Wins Ten Outstanding Youth in Bali Award for Moral and Environmental Leadership

Menurut data McKinsey, 71% konsumen cenderung membeli dari brand yang mereka percayai selama resesi, meskipun ada alternatif yang lebih murah. Di sinilah peran manajemen reputasi menjadi krusial. Dengan membangun dan mempertahankan reputasi yang kuat, perusahaan dapat menarik pelanggan setia dan peluang kemitraan baru, bahkan dalam situasi ekonomi yang penuh tantangan.

Apa Itu Manajemen Reputasi?

Berbeda dengan digital marketing yang fokus pada promosi aktif, manajemen reputasi bertujuan untuk mengontrol persepsi publik terhadap brand Anda. Andrea menjelaskan analoginya dengan gaya khas Indonesia: “Bayangkan manajemen reputasi itu seperti tante atau tetangga yang suka bergosip. Kalau reputasi Anda baik, mereka akan membicarakan prestasi Anda dengan bangga. Tapi kalau reputasi buruk, gossip negatif bisa menyebar lebih cepat daripada fakta.”

CLAV Digital, yang mengklaim sebagai pelopor layanan Digital Reputation Management di Indonesia, menawarkan solusi yang dirancang untuk memperkuat citra positif klien mereka. Ketika ada berita baik, CLAV Digital memastikan kabar tersebut diperbesar dampaknya. Sebaliknya, jika ada isu negatif, mereka akan mengelolanya dengan pendekatan strategis untuk meminimalkan efek buruknya.

Andrea Wiwandhana, Pendiri CLAV Digital

Reputasi: Investasi yang Tahan Resesi

Mengutip laporan Deloitte, brand dengan reputasi yang kuat memiliki kemungkinan bertahan 2,5 kali lebih tinggi dibandingkan dengan brand yang reputasinya rendah saat terjadi krisis ekonomi. Hal ini karena reputasi adalah aset yang tidak terpengaruh langsung oleh fluktuasi pasar atau nilai tukar mata uang.

Baca Juga :  LindungiHutan Sukses Gelar Green Skilling #21: Dorong Penerapan Green Mindset dalam Bisnis

“Dalam kondisi ekonomi yang menantang, orang tidak ingin mengambil risiko. Mereka mencari stabilitas dan keamanan. Ketika Anda memiliki reputasi yang baik, produk Anda akan selalu menjadi pilihan utama,” ujar Pak Adikarjo.

Reputasi yang baik juga menarik perhatian investor dan mitra bisnis. Di tengah disrupsi besar akibat krisis ekonomi, banyak pihak yang mencari peluang baru. Dengan reputasi yang telah terbangun, bisnis Anda bisa menjadi magnet bagi kerja sama strategis dan investasi yang menguntungkan.

CLAV Digital: Membawa Reputasi ke Panggung Utama

CLAV Digital mungkin dikenal sebagai digital agency, tetapi layanan flagship mereka adalah manajemen reputasi. Dengan tagline “Building Your Reputation So Organic, It Feels Like Home,” CLAV Digital menempatkan diri sebagai mitra terpercaya dalam membangun reputasi klien secara organik dan autentik.

“Reputasi bukan segalanya, tapi reputasi yang baik bisa membuat kualitas Anda berbicara lebih lantang. Dalam dunia yang penuh tantangan, kami ingin membantu brand-brand Indonesia tampil percaya diri dengan reputasi yang solid,” tutup Andrea.

Jika Anda ingin bertahan dan tumbuh di tengah ancaman krisis ekonomi, saatnya berinvestasi pada aset tak berwujud seperti reputasi. Karena di dunia yang semakin terhubung secara digital, reputasi adalah mata uang baru yang menentukan masa depan Anda.

Berita Terkait

Hari Lahir Pancasila Jadi Penutup Momentum Libur Panjang, Mobilitas Pelanggan KA Tetap Ramai
Musim Liburan Sekolah Sebentar Lagi, Sudah Siapkan Dananya?
Libur Panjang Idul Adha 2026, Bandung Jadi Tujuan Favorit Pelanggan Kereta Api
Investasi vs Spekulasi: Strategi dalam Mengelola Risiko
Terrasolid untuk Pemrosesan dan Analisis Data LiDAR
DJI FlightHub 2: Manajemen Operasional Drone dari Satu Platform
Nira: Platform Cloud untuk Visualisasi 3D dan Pemantauan Perubahan Aset
Robot Berkaki Empat Unitree untuk Inspeksi di Area Industri Ekstrem

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 18:00

Hari Lahir Pancasila Jadi Penutup Momentum Libur Panjang, Mobilitas Pelanggan KA Tetap Ramai

Senin, 1 Juni 2026 - 18:00

Musim Liburan Sekolah Sebentar Lagi, Sudah Siapkan Dananya?

Senin, 1 Juni 2026 - 12:00

Libur Panjang Idul Adha 2026, Bandung Jadi Tujuan Favorit Pelanggan Kereta Api

Senin, 1 Juni 2026 - 08:00

Investasi vs Spekulasi: Strategi dalam Mengelola Risiko

Senin, 1 Juni 2026 - 06:00

DJI FlightHub 2: Manajemen Operasional Drone dari Satu Platform

Senin, 1 Juni 2026 - 06:00

Nira: Platform Cloud untuk Visualisasi 3D dan Pemantauan Perubahan Aset

Senin, 1 Juni 2026 - 06:00

Robot Berkaki Empat Unitree untuk Inspeksi di Area Industri Ekstrem

Senin, 1 Juni 2026 - 06:00

Inspeksi Aset Transmisi Listrik Berbasis Drone LiDAR

Berita Terbaru

Teknologi

Investasi vs Spekulasi: Strategi dalam Mengelola Risiko

Senin, 1 Jun 2026 - 08:00