SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN - Koran Mandalika

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Shanghai, 16 Agustus 2026 – PT SUCOFINDO (PERSERO) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong upaya keberlanjutan bersama Hsucheng Environmental Technology Services (Shanghai) Co., Ltd., (HCETS). Sinergi strategis bilateral ini diarahkan untuk menghadirkan solusi Waste to Energy (WTE) yang dapat membantu menekan beban sampah perkitaan sekaligus menghasilkan energi yang bermanfaat dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.

Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT SUCOFINDO (PERSERO) dengan Hsucheng Environmental Technology Services (Shanghai) Co., Ltd., yang dilaksanakan oleh Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO) Sandry Pasambuna dan President Director of Hsucheng Environmental Technology Services (Shanghai) Co., Ltd., Zhou Yitian (13/8).

Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO) Sandry Pasambuna menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan fondasi penting bagi kedua pihak dalam membangun kolaborasi yang berorientasi pada upaya berkelanjutan sekaligus mendorong hadirnya solusi hijau yang memberikan manfaat secara luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Indonesia membutuhkan solusi yang andal untuk mengurangi beban sampah perkotaan, salah satunya melalui upaya Waste to Energy (WTE). Namun, keberhasilan proyek WTE tidak hanya bergantung pada teknologi yang digunakan. Kesesuaian teknologi dengan karakteristik sampah, kualitas desain dan konstruksi, kesiapan operasional, keandalan aset, pengendalian emisi, pengelolaan residu merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan secara menyeluruh,” tutur Sandry Pasambuna.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO) Sandry Pasambuna menyebutkan bahwa pengembangan WTE di Indoensia masih memiliki sejumlah aspek yang dapat diperkuat, khususnya secara teknis. Dalam konteks ini PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Testing, Inspection, Certification (TIC) memiliki peran untuk memberikan assurance yang objektif dan independen di sepanjang siklus proyek serta mendukung akselerasi pembangunan dan pengoperasian Waste-to-Energy Power Plant/PSEL.

Baca Juga :  Aplikasi Teknologi Crestron dalam Ruang Kerja Modern oleh MLV Teknologi: Efisiensi dan Inovasi Terdepan

“SUCOFINDO berkomitmen memberikan assurance yang objektif untuk memastikan aspek kualitas telah dibangun sejak tahap awal proyek, sekaligus memastikan fasilitas WTE dapat beroperasi secara aman dan andal serta didukung oleh bukti teknis dan lingkungan yang memadai,” kata Sandry Pasambuna. Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO) Sandry Pasambuna melanjutkan, “Pada pengembangan fasilitas Waste to Energy (WTE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), PT SUCOFINDO (PERSERO) berperan dalam memberikan assurance mulai dari tahap pembangunan, pengoperasian, hingga perawatan fasilitas. Peran tersebut dilakukan untuk memastikan setiap tahapan proyek memenuhi aspek kualitas, keselamatan, keandalan, serta persyaratan teknis dan lingkungan yang berlaku,” jelas Sandry Pasambuna.

Sehingga melalui sinergi ini, kedua pihak diharapkan dapat memperoleh hasil yang konkret dan memberikan manfaat timbal balik. HCETS dapat memperoleh mitra TIC Indonesia yang kredibel dengan jangkauan nasional serta pemahaman terhadap kondisi lokal. Di sisi lain, PT SUCOFINDO (PERSERO) dapat mempercepat pengembangan pengetahuan, kompetensi sumber daya manusia, dan metodologi teknis di bidang WTE.

“Sinergi ini tidak hanya memperkuat peran SUCOFINDO sebagai lembaga assurance yang independen, tetapi juga membuka peluang bagi terciptanya dampak positif yang lebih luas dalam upaya keberlanjutan. Kami meyakini kolaborasi SUCOFINDO dan HCETS dapat membawa solusi WTE yang berkelanjutan dari tingkat lokal hingga ke tingkat global,” ucap Sandry Pasambuna.

Lebih lanjut, Sandry Pasambuna menegaskan bahwa kerja sama bilateral ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mendukung upaya pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) secara global. Menurutnya, pengembangan solusi WTE yang tepat tidak hanya berkontribusi terhadap pengelolaan sampah, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya transisi menuju ekosistem yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga :  Stabilitas Jaringan Listrik: Faktor Penting untuk Keandalan Energi di Era Digital

“Kami percaya bahwa melalui kolaborasi erat lintas negara, didukung oleh kapabilitas SUCOFINDO sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), upaya untuk mendukung pencapaian Net Zero Emission secara global dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan,” tegas Sandry Pasambuna. Selaras dengan pernyataan tersebut, pada kesempatan yang sama President Director of Hsucheng Environmental Technology Services (Shanghai) Co., Ltd., Zhou Yitian menyampaikan bahwa China dan Indonesia memiliki potensi yang sangat kuat untuk saling melengkapi, baik dari sisi sumber daya industri, kapabilitas teknologi, maupun kebutuhan pasar. Kondisi ini menjadi landasan yang kokoh untuk semakin memperkuat dan memperluas kerja sama kedua negara.

“Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang kerja sama industri ini menjadi langkah penting bagi HCETS dalam memperkuat pengembangan internasional serta mendorong perluasan keahlian industri pengelolaan sampah padat China ke tingkat global. Kerja sama ini juga mencerminkan langkah proaktif China dan Indonesia dalam memanfaatkan keunggulan industri yang saling melengkapi serta bersama-sama mengeksplorasi berbagai peluang dalam pengembangan pengolahan sampah padat,” kata Zhou Yitian.

President Director of Hsucheng Environmental Technology Services (Shanghai) Co., Ltd., Zhou Yitian juga menambahkan bahwa ke depan HCETS akan terus mengoptimalkan keunggulannya dalam bidang teknologi, manajemen proyek, serta penerapan teknologi cerdas di sektor pengelolaan sampah padat. “Perusahaan juga akan semakin memperkuat kolaborasi dengan SUCOFINDO dan mitra industri terkait untuk memperdalam kerja sama di berbagai bidang strategis, seperti teknologi, pengembangan talenta, standardisasi, dan proyek,” tutup Zhou Yitian.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

SUCOFINDO BERSAMA DISPERINDAG JATIM PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT BAHAN KIMIA
Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?
KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang
BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi
R. Aditya Soeparno Putra Terpilih sebagai Change Agent Koordinator BRI Region 6 Periode 2026–2027
Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Menuju Bank Digital yang Tumbuh Tangguh Berkelanjutan
Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:02

SUCOFINDO BERSAMA DISPERINDAG JATIM PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT BAHAN KIMIA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:02

Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:02

FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

R. Aditya Soeparno Putra Terpilih sebagai Change Agent Koordinator BRI Region 6 Periode 2026–2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Menuju Bank Digital yang Tumbuh Tangguh Berkelanjutan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:02

OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut

Berita Terbaru