Suka Duka Jadi Karyawan Kantoran Sekaligus Punya Usaha Sampingan - Koran Mandalika

Suka Duka Jadi Karyawan Kantoran Sekaligus Punya Usaha Sampingan

Rabu, 24 Desember 2025 - 00:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Punya usaha sampingan sambil tetap bekerja kantoran sudah jadi cerita yang cukup umum. Banyak karyawan memulai dari hal kecil. Jualan makanan rumahan, buka jasa desain, jadi reseller online, sampai mengelola toko digital sendiri.

Alasannya beragam. Ada yang ingin menambah penghasilan, ada yang ingin menyalurkan hobi, ada juga yang sedang menyiapkan jalan alternatif untuk masa depan.

Bekerja dari jam sembilan sampai lima lalu lanjut mengurus usaha memang terdengar melelahkan. Namun bagi banyak orang, side hustle memberi rasa aman dan kepuasan tersendiri. Ada perasaan berkembang karena tidak hanya bergantung pada satu sumber penghasilan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sisi Menyenangkan Punya Usaha Sampingan

Salah satu hal yang paling terasa adalah tambahan pemasukan. Meski tidak selalu besar di awal, penghasilan dari usaha sampingan sering memberi napas tambahan di tengah kebutuhan hidup yang terus bertambah. Uang ekstra ini bisa dipakai untuk menabung, membayar cicilan, atau sekadar memberi ruang lebih longgar di akhir bulan.

Selain soal uang, usaha sampingan juga memberi kepuasan personal. Banyak karyawan merasa lebih hidup saat mengerjakan sesuatu yang mereka bangun sendiri. Ada kebanggaan saat produk laku atau jasa diapresiasi pelanggan. Rasa ini sering menjadi penyeimbang dari rutinitas kantor yang kadang terasa monoton.

Tantangan Mengatur Waktu dan Energi

Banyak karyawan mengalami fase kelelahan di awal. Jadwal yang padat membuat waktu istirahat berkurang. Jika tidak hati hati, kondisi ini bisa berdampak pada performa kerja utama maupun kesehatan.

Baca Juga :  Sikap Hawkish The Fed Batasi Kenaikan Emas, Risiko Bearish Tetap Ada

Karena itu, manajemen waktu menjadi kunci. Menentukan jam khusus untuk usaha sampingan membantu menjaga keseimbangan. Ada yang memilih fokus di malam hari, ada juga yang memanfaatkan akhir pekan.

Dilema Fokus antara Kantor dan Bisnis

Tantangan lain yang sering muncul adalah soal fokus. Pekerjaan kantor tetap menjadi prioritas utama karena menjadi sumber penghasilan utama dan stabil. Namun usaha sampingan juga butuh perhatian agar bisa berkembang.

Di sinilah banyak orang belajar soal batasan. Memastikan pekerjaan kantor tidak terganggu oleh urusan bisnis menjadi hal penting. Sebaliknya, usaha sampingan juga perlu dikelola dengan sistem agar tidak selalu bergantung pada waktu luang yang terbatas.

Mengelola Keuangan Usaha yang Masih Kecil

Salah satu kesalahan umum pelaku usaha sampingan adalah mencampur uang pribadi dan uang usaha. Di awal, hal ini terasa praktis. Namun seiring usaha berjalan, pencampuran ini bisa membuat keuangan jadi tidak jelas.

Memisahkan keuangan membantu kamu melihat performa usaha secara objektif. Kamu jadi tahu berapa omzet, berapa biaya, dan berapa keuntungan yang sebenarnya. Dari sini, keputusan bisnis bisa diambil dengan lebih tenang.

Transaksi Digital Bikin Usaha Lebih Praktis

Di era sekarang, kemudahan transaksi menjadi faktor penting bagi usaha sampingan. Pelanggan cenderung memilih cara bayar yang cepat dan fleksibel. Di sinilah peran pembayaran digital terasa sangat membantu.

QRIS memungkinkan pelanggan membayar dengan berbagai aplikasi tanpa ribet. Bagi pelaku usaha sampingan, ini mengurangi hambatan transaksi dan membuat proses jual beli lebih lancar. Kamu tidak perlu menyediakan banyak metode pembayaran terpisah.

Baca Juga :  KAI Laksanakan Inspeksi Kesiapan Nataru di Daop 6 Yogyakarta, Pastikan Keselamatan dan Pelayanan Jelang Libur Akhir Tahun

Selain praktis, transaksi digital juga memudahkan pencatatan. Setiap pembayaran tercatat otomatis dan bisa ditinjau kembali saat kamu ingin mengevaluasi usaha.

Dukungan yang Tepat untuk Usaha Sampingan

Agar usaha sampingan berjalan lebih lancar, dukungan sistem yang tepat sangat membantu. Membuka akun Neo Bisnis di neobank dari Bank Neo Commerece bisa menjadi langkah praktis untuk mengelola transaksi usaha. Dengan QRIS Neo Bisnis, pelanggan bisa membayar dengan mudah, sementara kamu tetap punya catatan transaksi yang rapi.

Cara bikin QRIS di neobank pun mudah. Aktifkan rekening Neo Bisnis dengan geser dari akun personal ke akun bisnis, isi data, lalu aktivasi QRIS Neo Bisnis. Nikmati pencairan uang usaha 3x sehari untuk transaksi di bawah jam 14.00 WIB, termasuk akhir pekan dan tanggal merah, transfer antarbank 90x, dan bunga kompetitif.

Jangan lupa buat Nomor Induk Bisnis (NIB) yang bikin usahamu legal, profesional, dan lebih dipercaya pelanggan. Yuk, buka rekening bank untuk usaha kecil di Neo Bisnis sekarang.

Klik link Neo Bisnis untuk info lengkap dan terbaru mengenai Neo Bisnis.

Download neobank dari Bank Neo Commerce di PlayStore atau App Store dan sekarang.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Komisi B DPRD DKI Jakarta Tinjau Pengelolaan NRW PAM JAYA, Dorong Peningkatan Efisiensi Layanan Air Perpipaan
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing SDM, PalmCo Targetkan 5.120 Sertifikasi Kompetensi
Trend Flower Gifting Meningkat, Athaya Secara Resmi Membuka Floral Studio Pertamanya di Area Cibubur
WGS dan Mavvrik jalin kemitraan strategis untuk menghadirkan solusi FinOps generasi baru di Indonesia dan Asia Tenggara
Mengapa e Signature Jadi Kunci Efisiensi Operasional di Berbagai Perusahaan
Mengenal Peluang Menabung Saham AS bagi Investor Indonesia
5.000 Batang Ganja Terungkap, TNI Habema Gagalkan Peredaran Narkotika
Retail Multi Cabang Makin Efisien Berkat Integrasi Odoo Accounting dan Inventory

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:33

Beri Materi di PKN, Gubernur Iqbal Tegaskan Kualitas Pemerintahan Ditentukan oleh Sistem yang Dibangun

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:26

Lobar dan Loteng Sabet Medali Emas pada Porprov NTB 2026 Cabor Voli Indoor

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:10

Gubernur NTB Ajak Masyarakat Nobar Final Piala Dunia

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:08

Porprov XII NTB 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Iqbal: Persiapan Menuju PON

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:34

Rakor GTRA NTB 2026, Pemprov NTB Dorong Penyelesaian Masalah Agraria dengan Cepat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:06

Fakultas Bisnis LSPR Tingkatkan Nilai Tambah Hasil Perikanan Desa Persiapan Blongas melalui Pelatihan Pembuatan Abon Ikan

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:38

Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30

Buruan Cek! Pemprov NTB Lelang 29 Mobil Dinas, Pengumuman Segera Terbit

Berita Terbaru