Surabaya, Malang, dan Yogyakarta Jadi Kota Favorit Pelanggan di Masa Nataru, Penjualan Tiket Terus Meningkat - Koran Mandalika

Surabaya, Malang, dan Yogyakarta Jadi Kota Favorit Pelanggan di Masa Nataru, Penjualan Tiket Terus Meningkat

Jumat, 12 Desember 2025 - 08:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, Malang, dan Yogyakarta Jadi Kota Favorit Pelanggan di Masa Nataru, Penjualan Tiket Terus Meningkat

Surabaya, Malang, dan Yogyakarta Jadi Kota Favorit Pelanggan di Masa Nataru, Penjualan Tiket Terus Meningkat

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sudah tingginya minat masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Surabaya, Malang, dan Yogyakarta menjadi tiga kota tujuan favorit, seiring meningkatnya mobilitas wisata keluarga menuju destinasi kuliner, heritage, dan rekreasi khas di masing-masing kota tersebut.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa tren ini mencerminkan pergeseran wisata masyarakat menuju perjalanan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan dengan kereta api.

“Surabaya, Malang, dan Yogyakarta selalu menawarkan ragam daya tarik. Mulai dari wisata sejarah, alam, hingga kuliner, sehingga menjadi magnet kuat bagi pelanggan pada musim liburan akhir tahun,” ujar Anne.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga 8 Desember 2025 Pukul 08.00 WIB, penjualan tiket untuk periode perjalanan 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 telah mencapai 1.083.714 tiket, setara 34,87% dari total 3.107.503 tempat duduk yang disediakan selama periode Nataru 2025/2026. KAI memproyeksikan angka ini terus meningkat mendekati puncak arus liburan.

Baca Juga :  Jelang Nataru 2025/2026, JTT Berlakukan Diskon Tarif Tol 20% di Ruas Trans Jawa

Untuk kategori kereta PSO (Public Service Obligation), lima perjalanan dengan pemesanan tertinggi yakni:

1. KA 271 Airlangga relasi Surabaya Pasar Turi – Pasarsenen: 24.078 pelanggan

2. KA 272 Airlangga relasi Pasarsenen – Surabaya Pasar Turi: 24.049 pelanggan

3. KA 277 Sri Tanjung relasi Ketapang -Lempuyangan: 20.043 pelanggan

4. KA 272 Sri Tanjung relasi Lempuyangan – Ketapang: 19.518 pelanggan

5. KA 281 Bengawan relasi Purwosari – Pasarsenen: 19.485 pelanggan

Sementara untuk kereta komersial, pemesanan tertinggi didominasi relasi menuju Malang, Semarang, dan Yogyakarta, antara lain:

1. KA 245 Majapahit relasi Malang – Pasarsenen: 10.633 pelanggan

2. KA 246 Majapahit relasi Pasarsenen – Malang: 10.558 pelanggan

3. KA 257 Progo relasi Lempuyangan – Pasarsenen: 9.530 pelanggan

Baca Juga :  LindungiHutan Gelar Webinar Green Skilling Bahas Metrik dan Laporan Keberlanjutan

4. KA 187 Jogolsemarkerto relasi Solo Balapan – Semarang Tawang: 9.406 pelanggan

5. KA 91 Jayabaya relasi Malang – Pasarsenen: 9.127 pelanggan

Selain tiket reguler, program Diskon Tarif Kereta Api untuk KA Ekonomi Kelas Komersial periode 22 Desember 2025 – 10 Januari 2026 juga mendapatkan sambutan positif. Hingga 8 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, dari 1.509.080 tiket diskon yang disediakan, telah terjual 436.697 tiket atau 29%.

Anne menegaskan bahwa KAI terus memastikan kesiapan layanan menghadapi tingginya mobilitas masyarakat, termasuk fokus pada keselamatan, ketepatan waktu, serta peningkatan kenyamanan perjalanan.

“Kami ingin memastikan perjalanan Natal dan Tahun Baru menjadi momentum berkumpul yang hangat bagi keluarga Indonesia. Tiket masih tersedia, dan kami mengajak masyarakat untuk segera melakukan pemesanan di Access by KAI agar mendapatkan jadwal sesuai preferensi,” tutup Anne.

 

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global
Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?
Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026
Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar
CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto
Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik
Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang
Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

Rabu, 16 September 2026 - 18:02

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Instagram dan TikTok Jadi Layanan dengan Permintaan Tertinggi di Katalog SMM Panel Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:02