Telkom Indonesia Dorong Etika AI untuk Bangun Kepercayaan Publik - Koran Mandalika

Telkom Indonesia Dorong Etika AI untuk Bangun Kepercayaan Publik

Selasa, 8 April 2025 - 13:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indigo Gelar Webinar Ethical AI, Solusi Tangkal Misinformasi dan Perkuat Ekosistem Digital Inklusif

Kecerdasan buatan (AI) atau sering disebut sebagai akal imitasi, kini menjadi salah satu pilar utama transformasi digital. Namun, penggunaannya yang semakin masif menimbulkan tantangan serius terkait etika dan transparansi. Indigo, program inkubasi dan akselerasi startup milik Telkom Indonesia, menggelar webinar “Ethical AI: Building Trust in the Age of Artificial Intelligence” sebagai bagian dari Indigo AI Connect Series episode ketiga. Acara ini berfokus pada solusi penerapan AI yang bertanggung jawab guna membangun kepercayaan publik.

Webinar yang berlangsung secara daring ini menghadirkan para ahli di bidang AI dan regulasi, seperti Prasasti Dewi (Program Director – ICT Watch) dan Nur Anis Hadiyati, ST, ME (Direktur Etika dan Tata Kelola AI – KORIKA). Mereka membahas isu-isu krusial seperti penyebaran misinformasi, deepfake, serta pentingnya transparansi dalam pengambilan keputusan AI. Diskusi ini menjadi jawaban atas meningkatnya kekhawatiran masyarakat terkait privasi data dan dampak negatif AI.

Prasasti Dewi (Program Director – ICT Watch), menyoroti urgensi regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi AI. Menurutnya, regulasi AI harus mampu mengimbangi kecepatan inovasi tanpa mengorbankan perlindungan terhadap hak asasi manusia. “Regulasi AI yang baik harus menciptakan keseimbangan antara mendorong inovasi teknologi dan melindungi privasi serta keamanan masyarakat. Ini adalah fondasi untuk memastikan AI digunakan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pemaparan Materi oleh Prasasti Dewi (Program Director - ICT Watch)

Senior Manager Indigo, Patricia Eugene Gasperz, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membangun ekosistem AI yang inklusif. “AI harus dikembangkan secara beretika, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya. Patricia Eugene Gasperz, menjelaskan bahwa pelaku industri, regulator, dan akademisi harus bersinergi untuk memastikan AI relevan, aman, dan adil bagi semua. “Indigo berkomitmen mendukung inovasi AI yang bertanggung jawab, terutama bagi startup di Indonesia Timur, untuk memastikan teknologi ini memberikan dampak positif yang merata,” tambah Patricia Eugene Gasperz.

Baca Juga :  Palantir dan Apple Jadi Sorotan, Saham Teknologi AS Masih Punya Katalis Pertumbuhan

Acara ini diikuti lebih dari 350 peserta dari berbagai latar belakang. Mereka mendapatkan wawasan praktis tentang pengelolaan data pribadi dan prinsip AI yang adil. Diskusi ini membantu peserta memahami pentingnya regulasi dan etika dalam AI. Indigo berharap acara ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat. Khususnya di Indonesia Timur, untuk mendorong ekosistem digital yang inklusif.

Indigo merupakan komitmen Telkom dalam membangun daya saing serta memberdayakan bangsa melalui kolaborasi, pelatihan, dan pengembangan solusi berbasis AI yang berkelanjutan. Melalui program seperti Indigo AIC Series – Beyond Automation, Indigo terus mendorong inovasi teknologi yang inklusif dan bertanggung jawab. Dengan menggandeng pelaku industri, regulator, akademisi, dan komunitas, Indigo optimistis dapat menciptakan dampak positif luas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Berita Terkait

Bujet Skincare Bulanan: Cara Mengaturnya agar Tetap Sesuai Kemampuan
LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS Naik Kelas
Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395
CX100 Danantara: Membenahi Layanan BUMN dari Pengalaman Masyarakat
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina
KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat
Zentara Melihat Perubahan Besar dalam Cara Perusahaan Mengelola Kerentanan Siber
Dua Puluh Lima Tahun: Narendra Modi dan Posisi India di Dunia

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:10

Waskita Beton Precast Kembali Tanam 228 Pohon pada September 2026, Lanjutkan Komitmen Pehijauan Bersama Pelanggan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:49

SETC Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Dorong UMKM Naik Kelas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:45

Emas Kembali Tertekan di Bawah US$4.300, Ini Prediksi XAUUSD Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 - 04:32

Minat Internasional Meningkat Seiring Dimulainya Automechanika Jakarta Besok, Hadirkan Partisipasi Global

Rabu, 23 September 2026 - 21:43

BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama

Senin, 14 September 2026 - 06:43

Harga Drone Pertanian DJI Agras 2026: Bandingkan T25P, T55, T70P, dan T100 Sebelum Beli

Selasa, 8 September 2026 - 19:01

BIZTECH for Change 2026 Perkuat Peran BINUS @Bekasi sebagai Business, Service, and Technology Campus

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:43

Semarak Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan

Berita Terbaru