Telkom Indonesia Dorong Transformasi Digital Inklusif Melalui Forum AI Connecting The Dots di Bandung - Koran Mandalika

Telkom Indonesia Dorong Transformasi Digital Inklusif Melalui Forum AI Connecting The Dots di Bandung

Selasa, 8 April 2025 - 10:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indigo Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Adopsi AI dalam Bisnis, Kesehatan, dan Pelestarian Budaya

Pesatnya perkembangan AI di Indonesia membuka peluang besar bagi industri dan ekonomi digital. Namun, tantangan dalam literasi digital, regulasi, dan kesiapan tenaga kerja masih menjadi hambatan utama dalam adopsinya. Jika tidak segera diatasi, kesenjangan teknologi dapat semakin melebar dan menghambat inovasi. Untuk memastikan AI berdampak luas dan inklusif, diperlukan strategi komprehensif dan kolaborasi lintas sektor.

Menjawab tantangan ini, Telkom Indonesia melalui program Indigo menginisiasi forum AI Connecting The Dots di Bandung. Forum ini menjadi sarana bagi pemangku kepentingan lintas sektor untuk mengeksplorasi peran AI dalam menghubungkan data, industri, dan komunitas. Sebagai bagian dari Indigo AIC Series – Beyond Automation, acara ini bertujuan mempercepat adopsi AI dalam bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, serta membuka peluang inovasi bagi startup dan perusahaan berbasis AI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum ini, Lusyana Sunardi, Expert Business Analyst di BigBox, menjelaskan bahwa Generative AI telah menjadi pendorong utama transformasi bisnis, terutama dalam otomatisasi operasional dan analitik prediktif. Ia menyebutkan bahwa saat ini 60% adopsi AI di industri berasal dari teknologi ini. Sementara itu, Awwal Mulyana dari Bio Farma menyoroti bagaimana AI berkontribusi dalam pemantauan uji klinis obat secara lebih presisi dan efisien. Teknologi ini dinilai mampu mempercepat riset medis, namun regulasi dan kesiapan tenaga kerja tetap menjadi tantangan yang harus diatasi agar AI dapat diterapkan secara optimal di sektor kesehatan.

Baca Juga :  BRI KCP Kalisari dan Kecamatan Pasar Rebo Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pemanfaatan AI

Dalam diskusi ini, Marchel Andrian Shevchenko membahas bagaimana AI dapat berkontribusi dalam pelestarian budaya dengan aksara lokal berbasis AI. Menariknya, lebih dari 60% penggunanya berasal dari luar negeri, menunjukkan tingginya minat global terhadap budaya Indonesia. Selain itu, ia juga mengembangkan BioBot, sebuah AI yang membantu merekomendasikan obat untuk layanan kesehatan, memperlihatkan bagaimana teknologi dapat diterapkan di berbagai sektor. “Keamanan AI akan menjadi tantangan terbesar ke depan,” ujarnya. Marchel menekankan pentingnya regulasi dan etika agar AI tidak hanya inovatif, tetapi juga bermanfaat secara luas.

Forum ini memberikan manfaat nyata bagi berbagai sektor, terutama UMKM yang kini dapat memanfaatkan AI untuk analitik data pelanggan dan strategi pemasaran. Di sektor kesehatan, AI membantu meningkatkan presisi layanan, termasuk dalam pemantauan uji klinis. Selain itu, penerapan aksara lokal berbasis AI juga membuka peluang bagi pelestarian budaya Indonesia di kancah global. Peserta forum mendapatkan wawasan mendalam tentang pengolahan data besar dan optimalisasi energi, yang semakin relevan dalam era digital. Workshop interaktif dan sesi networking menjadi ajang bagi pelaku industri untuk berkolaborasi dan mengembangkan solusi berbasis AI yang lebih inovatif.

Baca Juga :  Jaga Kedaulatan Industri Nasional, Tata Niaga Impor Baja Harus Diperkuat

AI bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi harus menjadi alat pemberdayaan bagi industri dan masyarakat. Potensi AI sangat besar, tetapi manfaatnya harus dapat dirasakan secara luas dan merata,” ujar Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Indigo. Ia menjelaskan bahwa Indigo berperan aktif dalam akselerasi AI melalui program inkubasi startup, pendampingan UMKM, dan kemitraan dengan berbagai institusi. “Kami ingin memastikan AI tidak hanya meningkatkan efisiensi bisnis, tetapi juga menciptakan dampak positif di sektor publik, pendidikan, dan ekonomi digital nasional,” tambahnya.

AI Connecting The Dots merupakan wujud komitmen Telkom dalam membangun daya saing serta memberdayakan bangsa melalui kolaborasi, pelatihan, dan pengembangan solusi berbasis AI yang berkelanjutan. Melalui program Indigo, Telkom terus mendukung adopsi AI di berbagai sektor, mulai dari industri, UMKM, hingga pelestarian budaya. Dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor, Telkom berharap AI dapat menjadi katalisator inovasi yang memberikan dampak luas bagi ekonomi digital nasional dan mendorong Indonesia bersaing di tingkat global.

Berita Terkait

KAI Daop 9 Jember Sediakan Takjil dan Buka Puasa Gratis Bagi Penumpang serta Masyarakat
PTP Nonpetikemas Cabang Banten Tangani Ekspor Perdana Wind Mill Tower Tujuan Kanada
Antisipasi Lonjakan Mobilitas Periode Libur Idulfitri 1447H/2026, JTT Perkuat Kesiapan Layanan di Ruas Semarang Seksi A,B,C
Perkuat Sinergi dengan PT Taman Wisata Candi, KAI Services Bahas Kolaborasi Operasional
Believe Fitness Luncurkan ‘Signature Classes’ dengan Protokol Performa Global
Program CSR Dupoin Sasar Akses Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang
Besi UNP untuk Gudang: Salah Ukuran Bisa Berisiko Besar
Kuasai Bidang Manufaktur dan Otomotif Melalui Program Studi Teknik Mesin

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:57

‎NTB di Posisi 12 Provinsi Termiskin, Gubernur Iqbal: Kurangnya Orkestrasi dalam Bekerja

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:11

‎Pemprov NTB Sampaikan Laporan Kondisi PMI dan Jemaah Umrah di Tengah Konflik

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:21

‎Respons Kemenhaj NTB di Tengah Panas Perang Israel Vs Iran: Persiapan Haji Aman

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:09

‎Cuaca Buruk, Dinkes NTB Beberkan Tips Tubuh Sehat saat Berpuasa

Senin, 2 Maret 2026 - 21:08

‎Lentera Ramadan, Program Baru Pemprov NTB Perkuat Syiar Islam

Senin, 2 Maret 2026 - 21:03

‎Timur Tengah Memanas, Gubernur NTB Lakukan Koordinasi dengan Sejumlah KBRI

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:44

‎BBPOM di Mataram Ungkap Distribusi Kosmetik dan Obat Keras Ilegal di Lotim

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:38

‎Bank NTB Syariah Jalin Kerjasama dengan UIN Mataram

Berita Terbaru

Bisnis

Prospek Karir Lulusan Software Engineering

Kamis, 5 Mar 2026 - 04:07