Telkom Indonesia Inisiasi Business Clinic di Labuan Bajo untuk Perkuat UMKM Pariwisata Hadapi Era Digital - Koran Mandalika

Telkom Indonesia Inisiasi Business Clinic di Labuan Bajo untuk Perkuat UMKM Pariwisata Hadapi Era Digital

Selasa, 1 Juli 2025 - 08:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indigo bantu pelaku usaha lokal rancang strategi bisnis adaptif dan konten pemasaran yang menjangkau wisatawan modern

Labuan Bajo dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan pariwisata Indonesia. Namun, pelaku usaha di daerah ini masih menghadapi tantangan dalam menyusun strategi bisnis yang kontekstual dan adaptif. Banyak UMKM belum memiliki model usaha yang terstruktur, sehingga sulit bersaing di pasar yang semakin kompetitif, terutama saat tren wisata berubah pasca-pandemi dan kebutuhan akan transformasi digital tak lagi bisa diabaikan.

Melihat kebutuhan pelaku usaha wisata akan model bisnis yang adaptif dan pemasaran yang tepat sasaran, Telkom Indonesia melalui Indigo, menginisiasi Business Clinic Indigo Series di Indigospace Labuan Bajo. Episode pertama yang digelar pada Jumat, 13 Juni 2025 ini mengangkat tema “Lean Canvas dan Strategi Pemasaran di Daerah Pariwisata”, diikuti oleh 18 peserta dari kalangan pelaku UMKM, mahasiswa kewirausahaan, serta praktisi lokal sektor pariwisata di wilayah Manggarai Barat.

Di episode perdana ini, peserta tidak hanya duduk mendengarkan, tetapi terlibat aktif menyusun model bisnis mereka menggunakan pendekatan Lean Canvas yang relevan dengan konteks usaha wisata lokal. Dipandu oleh Mershinta Rahmadani, Business and Community Lead Indigospace Labuan Bajo, serta Fitri Ciptosari, Dosen Manajemen Pemasaran Internasional dari Politeknik Pariwisata El Bajo Commodus, sesi ini memantik diskusi terbuka, refleksi mendalam, dan praktik langsung menyusun strategi promosi yang efektif, mulai dari memahami marketing funnel hingga merancang konten yang otentik dan mampu menjangkau karakter wisatawan yang berbeda.

“UMKM pariwisata membutuhkan pendekatan yang sederhana namun tajam agar bisa bertahan di tengah dinamika pasar wisata. Melalui pendekatan Lean Canvas, pelaku usaha dapat mengenali kekuatan, tantangan, serta potensi bisnis mereka secara lebih strategis dan kontekstual,” ungkap Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Indigo. Patricia menambahkan bahwa promosi yang efektif di daerah pariwisata menuntut pemahaman mendalam terhadap karakter wisatawan, dan di sinilah pentingnya konten lokal, personal branding, serta storytelling yang kuat untuk membangun koneksi emosional dengan pasar.

Baca Juga :  Musim Hujan, KAI Daop 1 Jakarta Bagikan Tips Naik Kereta Api agar Perjalanan Tetap Aman dan Nyaman

Melalui sesi praktik dan diskusi intensif, peserta mendapatkan manfaat nyata dalam membangun fondasi bisnis yang relevan dengan kebutuhan lapangan. Format terbatas memungkinkan interaksi langsung dengan fasilitator, sehingga tiap peserta mendapat bimbingan yang sesuai dengan kondisi usahanya. Aktivitas ini juga memperkuat jejaring antar pelaku usaha dan membuka ruang kolaborasi lokal untuk memperkuat ekosistem pariwisata Manggarai Barat.

Melalui Business Clinic ini, Telkom Indonesia melalui Indigo menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem wirausaha yang tangguh dan kontekstual di daerah pariwisata. Seri ini dirancang untuk terus menjawab kebutuhan pelaku usaha lokal dengan topik-topik strategis seperti digitalisasi layanan, penguatan branding, hingga manajemen keuangan. Indigo berharap inisiatif ini dapat menjadi titik temu antara pengetahuan praktis dan peluang nyata, sehingga semakin banyak usaha lokal yang siap bersaing, berkembang, dan menciptakan dampak berkelanjutan di daerahnya masing-masing.

Berita Terkait

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek
Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026
FLOQ Borong Tiga Penghargaan di Marketeers Editor’s Choice Award 2026
Spesifikasi Besi di Gambar Kosong di Pasaran, Apa yang Harus Dilakukan?
Raih Dua Penghargaan di The Iconomics Forum 2026, Jasa Marga Buktikan Keunggulan Layanan Pelanggan dan Tata Kelola Korporasi
Proyek Beda Jenis, Harus Ganti Kontraktor Juga?
7 Cara Mengevaluasi Performa Telepon Bisnis dengan Call Tracking
Perkuat Ekosistem Industri Kreatif, Game Application and Technology BINUS UNIVERSITY Kembali Gelar Jakarta Game Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:02

Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:02

FLOQ Borong Tiga Penghargaan di Marketeers Editor’s Choice Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02

Raih Dua Penghargaan di The Iconomics Forum 2026, Jasa Marga Buktikan Keunggulan Layanan Pelanggan dan Tata Kelola Korporasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02

Proyek Beda Jenis, Harus Ganti Kontraktor Juga?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:02

7 Cara Mengevaluasi Performa Telepon Bisnis dengan Call Tracking

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:02

Perkuat Ekosistem Industri Kreatif, Game Application and Technology BINUS UNIVERSITY Kembali Gelar Jakarta Game Fest 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:02

Tokocrypto Raih Gold di Marketing Excellence Awards Indonesia 2026 untuk Campaign Ramadan

Berita Terbaru

Teknologi

Proyek Beda Jenis, Harus Ganti Kontraktor Juga?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 11:02