TNGR Mencatat Terjadi 3 Kasus Kebakaran Selama Musim Kemarau 2026 - Koran Mandalika

TNGR Mencatat Terjadi 3 Kasus Kebakaran Selama Musim Kemarau 2026

Senin, 7 September 2026 - 14:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mencatat selama musim kemarau 2026, sebanyak 3 kasus kebakaran terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

Kasubag TU Balai TNGR, Astekita Ardiaristo, mengatakan tiga kasus kebakaran itu terhitung mulai Juli 2026 pada awal musim kemarau.

“Tiga (Kasus), yang di Savana Propok, di batas kawasan Desa Sembalun, sama di pelawangan tapi kecil,” katanya, Senin (7/9)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski begitu, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan sejak awal tahun 2026. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Baca Juga :  Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Mulai 1 Januari 2026

“Bulan April juga sudah ada koordinasi sampai bulan Agustus kemarin koordinasi dengan Kepolisian, BNPB, Pemda, itu sudah kita mitigasi. Termasuk juga dari gubernur terkait dengan kesiapsiagaan bencana dan kebakaran,” ucapnya.

Selain itu, pihak TNGR juga telah memberikan edukasi kepada TO dan masyarakat serta calon pendaki sebagai upaya pencegahan.

“Terutama pada calon pendaki ya, tidak boleh membuat api. Kalau ada bara segar dipadamkan dan dilaporkan ke kita,” tuturnya.

Baca Juga :  275 PMI NTB Dideportasi, Muazzim Akbar Ungkap 3 Penyebab Utama

Saat ini, Balai TNGR telah menutup pemesanan tiket secara online mulai 1 September 2026. Namun, kata Astekita, pendaki yang telah memesan tiket sebelum tanggal tersebut masih dapat melakukan pendakian.

Penutupan tersebut sesuai dengan Surat Edaran (SE) dari Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE).

“Kemarin ada SE dari Dirjen KSDAE pembukaan secara terbatas. Yang sudah online sebelum tanggal 1 September itu masih diperbolehkan tetapi setelah 1 September kita menutup online booking nya,” tutupnya. (dik)

Berita Terkait

Cegah Risiko Korupsi, Pokir yang Terindikasi Anomali Tidak Dapat Dilaksanakan
Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas
Ironi di Jalur Rinjani, Fasilitas untuk Pendaki Malah Raib
Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional
Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah
Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih
Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB
Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:02

Dari Percikan Kreatif hingga Dampak Bermakna: Christin Castillo tentang Kekuatan Dialog di IFFINA+ 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:02

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kontribusi pada Ketahanan Pangan, Buka Peluang Sinergi dengan Koperasi Desa

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:02

Melampaui Nama Merek: Kolaborasi di Balik Hunian Bermerek

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:02

PLUS Bunganya dari neobank Plus: Bunga Deposito WOW hingga 7,25% per Tahun

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:02

DIPRAKARSAI AGUS GUMIWANG, KEBIJAKAN GAS MURAH TOPANG INDUSTRI MESKI PASOKAN TAK PERNAH PENUH

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:02

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:02

BRI Branch Office Klaten Hadirkan Kemudahan Transaksi QRIS di Rindu Farm Wisata Petik Melon

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:02

Bayi Orangutan yang Diselamatkan di India Dipulangkan ke Indonesia, Lima Lainnya Menyusul

Berita Terbaru

Teknologi

Melampaui Nama Merek: Kolaborasi di Balik Hunian Bermerek

Senin, 19 Okt 2026 - 23:02