Tokocrypto Publikasikan Saldo Simpanan, Aset Pengguna Tumbuh Dua Kali Lipat - Koran Mandalika

Tokocrypto Publikasikan Saldo Simpanan, Aset Pengguna Tumbuh Dua Kali Lipat

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 12 Januari 2026 — Tokocrypto memperkuat upaya membangun kepercayaan pengguna dengan menerapkan Proof of Reserves (PoR) atau Bukti Cadangan/Saldo Simpanan. Mekanisme verifikasi ini memungkinkan publik dan pengguna meninjau ketersediaan aset secara transparan dan terukur.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan transparansi menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan pengguna, terutama di tengah dinamika industri kripto yang terus berkembang.

“Di tengah kembali munculnya kekhawatiran publik soal keamanan aset nasabah di industri, Tokocrypto memastikan dana pengguna dikelola secara bertanggung jawab dan dapat diverifikasi. Proof of Reserves kami adalah bentuk komitmen transparansi agar pengguna bisa melihat dan mengecek bahwa aset mereka tersedia secara utuh,” ujar Calvin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tokocrypto, salah satu pedagang aset kripto yang berlisensi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia, telah merilis Proof of Reserves sejak tahun 2023. Sejak pertama kali diperkenalkan, nilai aset pengguna yang tercatat dalam sistem PoR mengalami pertumbuhan signifikan. Per 1 Januari 2026, total aset pengguna yang terverifikasi dalam Proof of Reserves Tokocrypto mencapai US$345.379.785 atau sekitar Rp5,806 triliun dan tumbuh hampir dua kali lipat dibandingkan periode awal peluncuran.

Aset Pengguna Tumbuh Dua Kali Lipat

Calvin menilai pertumbuhan ini juga mencerminkan minat investasi aset kripto pengguna yang tetap tinggi. “Pertumbuhan nilai aset pengguna dalam PoR hingga sekitar US$345 juta per 1 Januari 2026 menunjukkan minat investasi kripto pengguna yang tetap tinggi. Kami melihat potensi pertumbuhan ini masih bisa berlanjut seiring meningkatnya partisipasi investor dan semakin matangnya ekosistem aset kripto di Indonesia,” kata Calvin.

Baca Juga :  OJK Bersama Pelaku Industri Bahas Kerangka Pengawasan dan Pengembangan Aset Kripto

Aset-aset utama yang tercatat dalam Proof of Reserves berasal dari token berkapitalisasi besar yang telah mapan secara global dan termasuk yang paling aktif diperdagangkan, baik di pasar global maupun di Indonesia. Per 1 Januari 2026, aset tersebut mencakup Bitcoin (BTC) sebesar 1.246,79999263 BTC, Ethereum (ETH) sebesar 10.005,61888101 ETH, BNB sebesar 12.272,89562512 BNB, serta Tether (USDT) sebesar 75.520.184,47678899 USDT.

Dalam implementasinya, Tokocrypto mengadopsi teknologi Merkle Tree dan zk-SNARKs (Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge) untuk memastikan proses verifikasi yang akurat sekaligus menjaga privasi data pengguna. Melalui sistem Merkle Tree, setiap pengguna dapat melakukan verifikasi mandiri (self-verification) untuk memastikan bahwa saldo mereka benar-benar tercatat sebagai bagian dari total kewajiban Tokocrypto. Sementara itu, teknologi zk-SNARKs digunakan untuk membuktikan bahwa total saldo pengguna yang dihitung setara atau lebih kecil dari total aset cadangan yang dimiliki perusahaan, tanpa membuka informasi sensitif ke publik.

“Kami menerapkan verifikasi berbasis Merkle Tree dan zk-SNARKs untuk memastikan audit cadangan aset lebih akurat sekaligus menjaga privasi. Pengguna juga bisa melakukan self-verification untuk memastikan saldo mereka tercatat dalam perhitungan, dengan prinsip cakupan aset 1:1,” tutur Calvin.

Utamakan Transparansi dan Keamanan

Tokocrypto juga menegaskan bahwa seluruh aset perusahaan dicatat dalam akun terpisah dan tidak dimasukkan dalam perhitungan Proof of Reserves. Data PoR dapat diakses secara terbuka melalui laman resmi https://www.tokocrypto.com/en/proof-of-reserves, lengkap dengan panduan verifikasi bagi pengguna.

Baca Juga :  “Sangat Terkesan oleh Pengalaman Bak Menjelajah Dunia Lain,” Aktris Tao Tsuchiya Resmi Ditunjuk sebagai Duta TOKYO LIGHTS 2026; Jajaran Lengkap 12 Karya Light Art Park di bawah Arahan Artistik Kenji Kohashi Diumumkan. Program ini menghadirkan karya terbaru Yoichi Ochiai serta debut perdana GAIA di Jepang; pendaftaran awal untuk area penonton kini dibuka.

Selain menerapkan PoR, Tokocrypto terus memperkuat ekosistem keamanan dan pelayanan kepada nasabah melalui berbagai langkah strategis. Perusahaan menerapkan sistem keamanan berlapis yang mencakup enkripsi data, proteksi API, serta teknologi deteksi intrusi dan firewall. Perusahaan juga telah mengantongi sertifikasi ISO 27001 dan ISO 27017 sebagai standar internasional dalam manajemen keamanan informasi dan layanan cloud.

Pertumbuhan perusahaan juga tetap mencatatkan kinerja yang solid. Hingga Desember 2025, total nilai transaksi di Tokocrypto telah melampaui Rp150 triliun, mencerminkan tingginya minat dan partisipasi pengguna meskipun pasar global sedang berada dalam fase koreksi.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Tokocrypto menegaskan komitmennya terhadap transparansi, keamanan, dan peningkatan kualitas layanan, sejalan dengan upaya membangun industri aset kripto yang lebih sehat serta berkelanjutan di Indonesia.

Tentang Tokocrypto
Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang sebelumnya terdaftar resmi di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan kini berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan lebih dari 4 juta pengguna, memegang posisi kuat di pasar Indonesia dengan lebih dari 400 token/koin yang diperdagangkan, serta mendapatkan dukungan dari Binance, platform global exchange No.1 di dunia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek
Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026
FLOQ Borong Tiga Penghargaan di Marketeers Editor’s Choice Award 2026
Spesifikasi Besi di Gambar Kosong di Pasaran, Apa yang Harus Dilakukan?
Raih Dua Penghargaan di The Iconomics Forum 2026, Jasa Marga Buktikan Keunggulan Layanan Pelanggan dan Tata Kelola Korporasi
Proyek Beda Jenis, Harus Ganti Kontraktor Juga?
7 Cara Mengevaluasi Performa Telepon Bisnis dengan Call Tracking
Perkuat Ekosistem Industri Kreatif, Game Application and Technology BINUS UNIVERSITY Kembali Gelar Jakarta Game Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:02

Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:02

FLOQ Borong Tiga Penghargaan di Marketeers Editor’s Choice Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02

Raih Dua Penghargaan di The Iconomics Forum 2026, Jasa Marga Buktikan Keunggulan Layanan Pelanggan dan Tata Kelola Korporasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02

Proyek Beda Jenis, Harus Ganti Kontraktor Juga?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:02

7 Cara Mengevaluasi Performa Telepon Bisnis dengan Call Tracking

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:02

Perkuat Ekosistem Industri Kreatif, Game Application and Technology BINUS UNIVERSITY Kembali Gelar Jakarta Game Fest 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:02

Tokocrypto Raih Gold di Marketing Excellence Awards Indonesia 2026 untuk Campaign Ramadan

Berita Terbaru

Teknologi

Proyek Beda Jenis, Harus Ganti Kontraktor Juga?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 11:02