Uang Mengendap vs Uang Produktif, Mana yang Lebih Efisien? - Koran Mandalika

Uang Mengendap vs Uang Produktif, Mana yang Lebih Efisien?

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Uang mengendap tidak selalu buruk. Namun, jika jumlahnya terus bertambah tanpa tujuan yang jelas, kamu bisa kehilangan kesempatan untuk mengelola dana tersebut secara lebih optimal.

Banyak orang sengaja menyimpan uang di rekening untuk berjaga-jaga. Tidak ada yang salah dengan kebiasaan ini. Masalahnya, sering kali ada dana yang sebenarnya belum akan digunakan dalam waktu dekat, tetapi tetap dibiarkan bercampur dengan uang untuk kebutuhan sehari-hari.

Lalu, bagaimana cara membedakan uang mengendap yang memang perlu disimpan dengan dana yang bisa dikelola lebih produktif?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa Itu Uang Mengendap?

Secara sederhana, uang mengendap adalah dana yang tersimpan di rekening, tetapi tidak digunakan dalam jangka waktu tertentu.

Penyebabnya bisa bermacam-macam, misalnya:

– Bonus tahunan yang belum dipakai

– Dana untuk liburan tahun depan

– THR yang masih disimpan

– Dana renovasi rumah yang belum digunakan

– Sisa gaji yang belum memiliki tujuan

Selama dana tersebut memang disimpan untuk tujuan tertentu, tentu tidak ada masalah. Namun, perlu diperhatikan adalah apakah penempatannya sudah sesuai dengan kebutuhan keuangan.

Kapan Uang Mengendap Perlu Dipertahankan?

Tidak semua uang harus langsung dialokasikan ke berbagai instrumen keuangan.

Ada beberapa dana yang memang sebaiknya tetap mudah diakses, misalnya:

– Dana darurat

– Uang belanja bulanan

– Biaya tagihan rutin

– Dana kebutuhan yang akan digunakan dalam waktu dekat

Baca Juga :  Belajar dari Madura Mart: Rahasia Grosir Lokal Kalahkan Minimarket Raksasa

Dana seperti ini umumnya membutuhkan likuiditas tinggi agar bisa digunakan kapan saja saat diperlukan.

Kapan Sebaiknya Uang Dikelola Lebih Produktif?

Kalau ada dana yang belum akan digunakan dalam waktu dekat, tidak ada salahnya mulai menyusun rencana penggunaannya.

Misalnya:

– Dipisahkan berdasarkan tujuan keuangan.

– Disimpan pada produk simpanan yang sesuai kebutuhan.

– Dialokasikan secara bertahap untuk tujuan jangka menengah atau panjang sesuai profil risiko.

Cara ini membantu keuangan menjadi lebih terstruktur sekaligus mengurangi kemungkinan uang terpakai untuk kebutuhan impulsif.

Kenapa Memisahkan Dana Itu Penting?

Banyak orang merasa tabungannya sulit bertambah karena semua uang disimpan dalam satu rekening. Akibatnya, uang untuk liburan, dana darurat, hingga kebutuhan sehari-hari bercampur menjadi satu.

Padahal, ketika tujuan keuangan dipisahkan, kamu akan lebih mudah:

– Memantau perkembangan tabungan

– Menentukan prioritas keuangan

– Mengurangi pengeluaran yang tidak direncanakan

– Menjaga disiplin menabung

Semakin jelas tujuan setiap dana, semakin mudah pula mengelolanya.

Uang Produktif Bukan Berarti Harus Berisiko Tinggi

Masih banyak yang mengira uang produktif selalu identik dengan investasi. Padahal, produktif dalam konteks keuangan berarti menempatkan dana sesuai tujuan dan kebutuhan.

Sebagai contoh, dana operasional tetap disimpan pada rekening yang mudah diakses. Sementara dana yang belum akan digunakan dalam waktu dekat dapat dipertimbangkan untuk ditempatkan pada produk simpanan atau instrumen lain sesuai tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing. Pastikan setiap dana memiliki fungsi yang jelas.

Baca Juga :  BRI Finance Bidik Pertumbuhan Pembiayaan EV untuk Perkuat Portofolio Berkelanjutan

Kelola Dana Lebih Mudah dengan Tabungan NOW

Kalau kamu ingin memisahkan dana sesuai tujuan keuangan, Tabungan NOW di neobank dari Bank Neo Commerce dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Tabungan digital ini menawarkan bunga kompetitif yang cair harian*, sehingga cocok digunakan untuk menyimpan dana darurat, dana liburan, maupun berbagai tujuan keuangan lainnya.

Seluruh proses pengelolaan tabungan juga dapat dilakukan langsung melalui aplikasi neobank, sehingga kamu bisa memantau perkembangan dana kapan saja.

Sebelum membuka rekening tabungan, pastikan kamu memahami fitur produk, manfaat, biaya, risiko, serta syarat dan ketentuan yang berlaku.

**

Suku bunga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan bank.

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Tabungan NOW, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tabungan NOW di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Cara Buat QRIS neobank untuk Usaha Rumahan, Praktis Terima Pembayaran Digital
Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar Anak
BP Tapera Bersama Kementerian PKP Akan Gelar Akad Massal 62.000 Unit KPR Subsidi dan KUR Perumahan Sebesar Rp880 Miliar “Hunian Berkualitas Menuju Indonesia Sejahtera”
BP Tapera Dukung Penguatan Ekosistem Perumahan dalam Pertemuan Menteri PKP dan Ketua DEN
Ini yang Harus Kamu Lakukan Kalau Ganti Nomor di neobank
RevComm Raih Pendanaan 20,6 Juta Dolar AS pada First Close Seri B, Total Pendanaan Capai 52,8 Juta Dolar AS
Potensi Pasar Tokenisasi Aset Capai US$88 Miliar, Bittime: Tokenized US Stocks Diminati Investor
ORIJIN JAPANESE DINING Hadirkan Japanese Sunday Brunch dengan Cita Rasa Autentik Jepang

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:02

Cara Buat QRIS neobank untuk Usaha Rumahan, Praktis Terima Pembayaran Digital

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:02

Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:02

BP Tapera Bersama Kementerian PKP Akan Gelar Akad Massal 62.000 Unit KPR Subsidi dan KUR Perumahan Sebesar Rp880 Miliar “Hunian Berkualitas Menuju Indonesia Sejahtera”

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:02

BP Tapera Dukung Penguatan Ekosistem Perumahan dalam Pertemuan Menteri PKP dan Ketua DEN

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:02

Ini yang Harus Kamu Lakukan Kalau Ganti Nomor di neobank

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:02

Potensi Pasar Tokenisasi Aset Capai US$88 Miliar, Bittime: Tokenized US Stocks Diminati Investor

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:02

ORIJIN JAPANESE DINING Hadirkan Japanese Sunday Brunch dengan Cita Rasa Autentik Jepang

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:02

Diakui Lembaga Independen di Dalam dan Luar Negeri, Prudential Syariah Raih Tiga Penghargaan sebagai Pemimpin Asuransi Jiwa Syariah Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

Ini yang Harus Kamu Lakukan Kalau Ganti Nomor di neobank

Jumat, 24 Jul 2026 - 17:02