Uji Layanan Penitipan Barang di Stasiun Halim Mulai Diminati Pengguna - Koran Mandalika

Uji Layanan Penitipan Barang di Stasiun Halim Mulai Diminati Pengguna

Jumat, 11 Juli 2025 - 08:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LRT Jabodebek terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan pengguna. Salah satunya melalui layanan penitipan barang yang saat ini tengah diuji coba di Stasiun Halim sejak Juni 2025. Selama masa uji layanan, sejumlah pengguna mulai memanfaatkan layanan ini untuk menyimpan barang bawaan berukuran besar secara sementara. Hingga 9 Juli, tercatat 15 (lima belas) pengguna telah menitipkan barang seperti koper, sepeda, tas ransel, hingga totebag berukuran besar.

Layanan penitipan barang ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan lebih, khususnya bagi pengguna yang membawa barang besar dan hendak melanjutkan perjalanan dengan lebih praktis. Barang dapat dititipkan langsung di loket Stasiun Halim setiap hari, mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB, dengan waktu maksimal penitipan selama 2×24 jam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, layanan ini tidak hanya membantu pengguna, tetapi juga menciptakan suasana perjalanan yang lebih nyaman secara keseluruhan.

Baca Juga :  PT. “K” Line (Indonesia) Lakukan Kegiatan CSR “Green Growth” untuk Membangun Ekosistem Hijau di Indonesia

“Kami memahami bahwa banyak pengguna LRT Jabodebek yang juga merupakan penumpang antarmoda, seperti dari KA Cepat Whoosh atau bus bandara. Mereka kerap membawa barang besar. Dengan adanya fasilitas penitipan ini, kami ingin memberikan solusi agar perjalanan lebih ringan dan bebas repot,” ungkap Purnomosidi.

Barang yang dapat dititipkan dibatasi pada barang-barang yang aman dan tidak berisiko, dengan berat maksimal 30 kilogram. Barang berbahaya, berbau menyengat, mudah rusak, serta barang berharga atau ilegal tidak diperkenankan untuk dititipkan. Proses pengambilan barang dilakukan dengan menunjukkan tanda terima resmi yang diberikan saat menitipkan. Bila tanda terima hilang, pengguna wajib melalui proses verifikasi identitas.

Stasiun Halim dipilih sebagai lokasi uji coba penitipan barang karena menjadi titik temu berbagai moda transportasi. Stasiun Halim terhubung langsung dengan Stasiun Kereta Cepat Whoosh, layanan Transjakarta rute 7W, dan bus Damri tujuan Bandara Soekarno-Hatta.

Baca Juga :  Dubes India Resmikan Pameran Seni Bertajuk Sacred Geometry: 13 Seniman Diaspora India di Jakarta Hadirkan Perpaduan Seni, Spiritualitas, dan Diplomasi Budaya

Dalam periode Januari hingga Juni 2025, Stasiun Halim telah melayani lebih dari 439 ribu pengguna naik dan turun, menjadikannya salah satu simpul mobilitas yang aktif dalam jaringan LRT Jabodebek.

LRT Jabodebek mengajak masyarakat, khususnya pengguna LRT yang membawa barang dalam jumlah besar, untuk memanfaatkan layanan penitipan ini. Tidak hanya untuk alasan kenyamanan pribadi, tetapi juga untuk menjaga kelancaran dan kenyamanan bersama selama perjalanan.

“Bagi pengguna yang membawa barang berukuran besar dan ingin bepergian dengan lebih nyaman, LRT Jabodebek mengimbau untuk memanfaatkan layanan penitipan barang yang tersedia di Stasiun Halim. Dengan menitipkan barang, perjalanan menjadi lebih ringan dan leluasa, sehingga kenyamanan selama menggunakan LRT Jabodebek dapat semakin dirasakan,” tutup Purnomosidi.

Berita Terkait

Hari Lahir Pancasila Jadi Penutup Momentum Libur Panjang, Mobilitas Pelanggan KA Tetap Ramai
Musim Liburan Sekolah Sebentar Lagi, Sudah Siapkan Dananya?
Libur Panjang Idul Adha 2026, Bandung Jadi Tujuan Favorit Pelanggan Kereta Api
Investasi vs Spekulasi: Strategi dalam Mengelola Risiko
Terrasolid untuk Pemrosesan dan Analisis Data LiDAR
DJI FlightHub 2: Manajemen Operasional Drone dari Satu Platform
Nira: Platform Cloud untuk Visualisasi 3D dan Pemantauan Perubahan Aset
Robot Berkaki Empat Unitree untuk Inspeksi di Area Industri Ekstrem

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:35

BPS Terapkan Mekanisme Rekrutmen Terbuka untuk Mitra Sensus Ekonomi 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:33

Bima Jadi Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat Pertama di Pulau Sumbawa

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:40

Pocari Sweat Run 2026 Digelar di Mandalika, NTB Siap Tunjukkan Semangat Sehat

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:24

Bahas Persiapan Porprov 2026, KONI NTB Butuh Anggaran Rp 15 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:51

Desa Berdaya Tematik Diyakini Mampu Dorong Ekonomi Desa

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:41

Marak Kasus Penipuan Jual Beli Lokasi SPPG, BGN Buka Suara

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:15

Muzihir Layangkan Surat Pemecatan ke Pimpinan DPRD NTB, Akri: Kami Juga Berhak

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:58

Bukti Nyata Kepedulian Sari Yuliati, Sapi Qurban Raksasa Diserahkan di Lombok Tengah

Berita Terbaru

Teknologi

Investasi vs Spekulasi: Strategi dalam Mengelola Risiko

Senin, 1 Jun 2026 - 08:00

Teknologi

Terrasolid untuk Pemrosesan dan Analisis Data LiDAR

Senin, 1 Jun 2026 - 07:00