Unifam Dorong Kata Oma Telur Gabus Ekspansi Global, Perkuat UKM Lokal Lewat Kompetisi Jurnalistik - Koran Mandalika

Unifam Dorong Kata Oma Telur Gabus Ekspansi Global, Perkuat UKM Lokal Lewat Kompetisi Jurnalistik

Rabu, 28 Mei 2025 - 14:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kata Oma, brand camilan telur gabus dari PT United Family Food (Unifam), menjadi penggagas utama kompetisi jurnalistik bertajuk “Ayo UKM, Tunggu Apa Lagi?”. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Unifam—perusahaan FMCG Indonesia yang mengusung semangat “From Our Family to Your Family” dalam memperkuat peran UKM lokal untuk menembus pasar global. Sejak resmi menjadi prinsipal produk Kata Oma pada Juli 2024, Unifam tak hanya memperluas distribusi domestik dan ekspor, tetapi juga mengajak media dan pemerintah berkolaborasi mengangkat kisah sukses pengusaha jajanan lokal Indonesia.

JAKARTA, 28 Mei 2025 – PT United Family Food (Unifam), perusahaan FMCG asal Indonesia yang dikenal dengan semangat “From Our Family to Your Family”, resmi menjadi prinsipal dari produk camilan Kata Oma Telur Gabus sejak Juli 2024. Produk telur gabus legendaris ini kini tidak hanya memperluas pasar domestik, tapi juga menargetkan ekspansi agresif ke pasar internasional.

Menurut Furiyanti, Senior Brand Manager Business Unit UF3, produk ini telah menembus pasar ekspor ke Amerika Serikat, Australia, Filipina, dan Malaysia. Ke depan, jangkauan akan diperluas ke negara-negara seperti Korea Selatan, Singapura, Kamboja, dan Vietnam.

“Kami tetap fokus membesarkan pasar domestik karena potensinya masih sangat besar. Sementara itu, ekspor tetap kami lanjutkan dengan menjajaki peluang ke negara baru,” jelas Furiyanti.

Di dalam negeri, Kata Oma telah tersedia secara luas di Indomaret, Alfamart, supermarket, specialty store, hingga lokasi wisata dan hiburan di seluruh Indonesia.

Produk ini juga mencatat pertumbuhan tahunan rata-rata sebesar 30%, dan sejak awal perjalanannya pada 2019, telah berkembang dari 50 reseller menjadi lebih dari 1.000 reseller dan menjangkau lebih dari 30.000 channel distribusi. Selama Ramadan dan Lebaran, permintaan biasanya melonjak lebih dari 20%.

Selain cita rasa khas seperti gula aren, keju, dan sambal balado, Kata Oma juga membuka peluang mengembangkan kategori baru yang tetap mengangkat identitas lokal.

Dukung UKM Lewat Kompetisi Jurnalistik

Dalam upaya memperkuat posisi UKM di Indonesia, Unifam melalui Kata Oma menggelar kompetisi jurnalistik bertajuk “Ayo UKM, Tunggu Apa Lagi?”. Kompetisi ini bertujuan mengangkat kisah sukses pengusaha UKM jajanan lokal Indonesia yang mampu menembus pasar global.

Baca Juga :  Kartini Zaman Now, Mandiri Finansial Lewat Solusi BRI Finance

“Kami sangat menantikan berbagai cerita inspiratif dari UKM Indonesia. Kata Oma Telur Gabus adalah bukti nyata bahwa dengan inovasi dan kualitas, produk lokal bisa bersaing di pasar dunia,” ujar Furiyanti.

Komitmen Unifam: Kolaborasi untuk Mendorong Pertumbuhan UKM

Windy Prastiwi, Head of Human Capital and Corporate Affairs Unifam, menegaskan bahwa kompetisi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam membangun ekosistem UKM yang lebih kuat dan kompetitif.

“Sebagai perusahaan yang lahir dari semangat keluarga dan bertumbuh bersama masyarakat, Unifam ingin terus memberi dampak. Melalui Kata Oma dan kompetisi ini, kami berharap dapat mendorong lebih banyak UKM untuk percaya diri menembus pasar global,” tutur Windy.

Peran Media dan Pemerintah

Dukungan juga datang dari Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian Koperasi dan UKM, Bagus Rachman, yang menekankan pentingnya kolaborasi antar pelaku usaha, pemerintah, dan media.

“Media memiliki peran strategis dalam memperkenalkan UKM ke pasar domestik dan global. Kami berharap kompetisi ini menghadirkan lebih banyak kisah sukses, khususnya dari sektor jajanan lokal, sebagai inspirasi bagi UKM lain,” ujarnya.

Berita Terkait

MIND ID Perkuat Keunggulan Kompetitif Industri, Melalui Ekosistem Industri EV Battery di Karawang
Saat Rupiah Melemah dan Biaya Hidup Naik, Banyak Orang Diam-Diam Memilih Cara Ini untuk Bertahan
Mengenal Ragdoll Cat dan Pemeliharaan Bulunya
School of Design BINUS #2 di Indonesia: Diakui Langsung oleh Industri
Risiko Investasi Saham yang Perlu Dipahami Investor Pemula
Bawa Pulang Penghargaan Regional, IndoPsyCare Perkuat Layanan Mental Nasional Lewat Peresmian Klinik Utama
Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama
Gencatan Senjata Amerika-Iran Berakhir 21-22 April, Volume Trading USDT/IDR Bittime Meroket 85%

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:00

MIND ID Perkuat Keunggulan Kompetitif Industri, Melalui Ekosistem Industri EV Battery di Karawang

Sabtu, 18 April 2026 - 09:00

Saat Rupiah Melemah dan Biaya Hidup Naik, Banyak Orang Diam-Diam Memilih Cara Ini untuk Bertahan

Sabtu, 18 April 2026 - 08:00

Mengenal Ragdoll Cat dan Pemeliharaan Bulunya

Sabtu, 18 April 2026 - 08:00

School of Design BINUS #2 di Indonesia: Diakui Langsung oleh Industri

Jumat, 17 April 2026 - 22:00

Bawa Pulang Penghargaan Regional, IndoPsyCare Perkuat Layanan Mental Nasional Lewat Peresmian Klinik Utama

Jumat, 17 April 2026 - 18:00

Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama

Jumat, 17 April 2026 - 18:00

Gencatan Senjata Amerika-Iran Berakhir 21-22 April, Volume Trading USDT/IDR Bittime Meroket 85%

Jumat, 17 April 2026 - 17:00

PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya

Berita Terbaru

Teknologi

Mengenal Ragdoll Cat dan Pemeliharaan Bulunya

Sabtu, 18 Apr 2026 - 08:00