UPATMA Luluskan 145 Sarjana Baru, Perwakilan LLDIKTI VIII Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Integritas - Koran Mandalika

UPATMA Luluskan 145 Sarjana Baru, Perwakilan LLDIKTI VIII Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Integritas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Universitas 45 Mataram (UPATMA) kembali menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Program Sarjana ke-39 di Hotel Prime Park Mataram, Sabtu (3/10/2026). Sebanyak 145 lulusan resmi dikukuhkan dalam acara yang berlangsung khidmat tersebut.

​Rangkaian wisuda ini dihadiri oleh Penjabat Gubernur NTB yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTB, Dr. Samsul Hadi, M.Pd.; Analis SDM Aparatur Ahli Muda LLDIKTI Wilayah VIII, Made Artha Negara, S.T., M.M. (mewakili Kepala LLDIKTI Wilayah VIII); Ketua Yayasan 45 Mataram, Ir. H. Lalu Anas Amrullah, M.M.; Dewan Pengawas Yayasan, H. Lalu Burhan; Ketua IKA Universitas 45 Mataram, Ratu Diah Ganepi, S.H.; perwakilan STAHN Gde Pudja Mataram; Kabid TIK Polda NTB, Kombes Pol. Yayan Hartadi, S.I.K.; serta jajaran civitas akademika UPATMA.

​Rektor Universitas 45 Mataram, Ismak Subardan, S.Pd., M.H., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para lulusan. Ia berpesan agar para alumni tidak sekadar menjadi pencari kerja, tetapi tumbuh menjadi generasi pencipta lapangan kerja (job creator) yang berintegritas tinggi melalui jalur kewirausahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orasi Ilmiah dan Penghargaan Pengabdian Dosen

​Wisuda ke-39 ini juga diisi dengan orasi ilmiah bertajuk “Model Ekuilibrium Preskriptif Keberlanjutan Pesisir: Menembus Paradoks Sosial Menuju Tata Kelola Akuakultur dan Wilayah Pesisir yang Berkelanjutan” yang disampaikan oleh dosen UPATMA, Dr. Aryani Rahmawati, S.Pi., M.P. Dalam pidatonya, ia menekankan krusialnya tata kelola wilayah pesisir secara berkelanjutan dengan menyeimbangkan aspek ekologis, sosial, dan ekonomi.

Baca Juga :  Tingkatkan Minat Literasi, Mahasiswa PPG CG IPS Universitas Semarang Resmikan Perpustakaan Aksara Cendekia

​Selain prosesi pengukuhan wisudawan dan penyerahan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi, UPATMA turut memberikan Penghargaan Pengabdian Dosen Terbaik kepada tiga dosen dengan masa pengabdian terlama, yakni:
– ​I Made Suradana, S.H., M.H. (Masa pengabdian 37 Tahun)
– ​Ir. H. Agung Widya Wardhana, M.Sc.Forest.Trop. (Masa pengabdian 34 Tahun)
– ​Dr. Baiq Azizah Haryantini, S.P., M.P. (Masa pengabdian 31 Tahun)

​Pesan Kemanfaatan, Integritas, dan Dukungan Pemprov NTB

​Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Universitas 45 Mataram, Ir. H. Lalu Anas Amrullah, M.M., mengingatkan para alumni mengenai hakekat gelar akademik yang disandang.

​”Gelar adalah amanah dan masyarakat menaruh harapan kepada kalian jadi jangan terlalu sibuk mengejar gelar berikutnya tapi kejarlah kesempatan untuk lebih bermanfaat kepada masyarakat karena mereka melihat bukan pada sebanyak apa gelar yang di dapatkan tapi sebesar apa manfaat yang bisa kita berikan,” ujarnya.

​Apresiasi dan wejangan senada disampaikan perwakilan LLDIKTI Wilayah VIII, Made Artha Negara, S.T., M.M. Ia mengapresiasi dedikasi para dosen serta mengingatkan para wisudawan akan tantangan dunia kerja modern.

Baca Juga :  Nggak Rugi Kuliah di Poltekpar, Lulus Langsung Kerja Atau Berwirausaha, Yuk Daftar!

​”Di dunia kerja hari ini tidak hanya membutuhkan gelar semata tetapi kompetensi dan integritas juga yang paling utama jadi jangan berhenti belajar dan kembangkan potensi yang dimiliki jangan takut mencoba hal-hal baru,” tandas Made Artha Negara.

​Rangkaian sambutan ditutup oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB, Dr. Samsul Hadi, M.Pd., yang mengulas lanskap pendidikan di NTB. Ia menekankan agar perguruan tinggi terus meningkatkan mutu pendidikan secara konsisten. Samsul menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB senantiasa membuka peluang luas bagi para lulusan yang ingin melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi guna memacu taraf hidup yang lebih baik.
Kendati demikian, ia mengingatkan agar para alumni tidak melupakan daerah asalnya.
​

“Boleh pendidikan d luar, bekerja d luar tapi jgn lupa utk kembali membangun NTB,” tegas Samsul Hadi.

Bersambut dengan semua wejangan yang telah diberikan, ​perwakilan wisudawan, Hery Kesda Irawan, S.H., dalam pidato kesan dan pesannya menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada jajaran dosen dan orang tua. Karena telah setia mendampingi seluruh proses studi, hingga mencapai hari pengukuhan. (*)

Berita Terkait

Mahasiswa Sosiologi Unram Terjun ke Dishub NTB, Kaji Dinamika Transportasi Skala Provinsi
Selesai Wisuda, Lulusan Poltekpar Lombok Langsung Dapat Kerja
Bangga! Siswa SDIT Anak Sholeh Praya Lolos Final Olimpiade Sains Nasional di Jakarta
Belajar Sambil Bekerja, TILC de Balen Soultan Jadi Laboratorium Industri Mahasiswa Poltekpar Lombok
Sandang Gelar Sarjana, Ratusan Mahasiswa Poltekpar Lombok Siap Terjun ke Dunia Kerja
Penuhi Hak Pendidikan Anak Binaan, LPKA Loteng Teken MoU dengan SMAN 1 Batukliang Utara
Tekan Angka Kemiskinan, Sekolah Rakyat Sejalan dengan Program Gubernur NTB
Alumni Poltekpar Lombok Kantongi Sertifikat Kompetensi BNSP

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:47

Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40

Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:05

Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:11

Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:07

Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:02

Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:44

MotoGP Mandalika: Kerugian Perusahaan dan Dampak Ekonomi adalah Dua Hal Berbeda

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:21

275 PMI NTB Dideportasi, Muazzim Akbar Ungkap 3 Penyebab Utama

Berita Terbaru