Tekan Angka Kemiskinan, Sekolah Rakyat Sejalan dengan Program Gubernur NTB - Koran Mandalika

Tekan Angka Kemiskinan, Sekolah Rakyat Sejalan dengan Program Gubernur NTB

Kamis, 24 Juli 2025 - 18:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial NTB, Nunung Triningsih mengatakan sekolah rakyat ini sejalan dengan program prioritas Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, untuk menekan angka kemiskinan di NTB. (Ahmad Chumaidi/Koran Mandalika)

Kepala Dinas Sosial NTB, Nunung Triningsih mengatakan sekolah rakyat ini sejalan dengan program prioritas Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, untuk menekan angka kemiskinan di NTB. (Ahmad Chumaidi/Koran Mandalika)

Koran Mandalika, Mataram – Sekolah rakyat merupakan program pendidikan gratis yang diselenggarakan Pemerintah Indonesia untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem dengan tujuan memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Program yang melibatkan Kementerian Sosial RI ini tidak hanya memberikan akses pendidikan formal, tetapi juga berbagai pelatihan keterampilan hidup dan pembentukan karakter. Namun, seberapa pentingkah Sekolah Rakyat di NTB ?

Kepala Dinas Sosial NTB, Nunung Triningsih mengatakan sekolah rakyat ini sejalan dengan program prioritas Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, untuk menekan angka kemiskinan di NTB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Fokus utama gubernur dan wakil gubernur bagaimana NTB keluar dari kemiskinan. targetnya di 2029 mencapai angka nol. Banyak masyarakat miskin kita anaknya mengalami hambatan di pendidikan. Sekolah rakyat ini bertujuan untuk memutus mata rantai kemiskinan, memuliakan keluarga miskin, dan mempersiapkan generasi emas,” kata Nunung, Kamis (24/7).

Baca Juga :  Pemkab Lombok Tengah Bahas Program Sekolah Rakyat dengan Kemensos

Sekolah rakyat menargetkan anak-anak dengan tingkatan kesejahteraan terendah sesuai dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Yang diprioritaskan anak yang berada di desil satu dan desil dua. Namun tidak menutup kemungkinan yang diluar desil satu dan desil dua, tapi yang diprioritaskan desil satu dan desil dua,” jelas Nunung.

Selain itu, Sekolah Rakyat tidak memungut biaya apapun alias gratis. Nunung menuturkan tidak ada kecurangan dalam perekrutan calon siswa (casis).

Baca Juga :  Sekolah Rakyat di NTB Jadi Harapan Baru Anak Rentan, Fasilitas Lengkap dan Aman

“Semua gratis, Jadi tidak ada lagi biaya-biaya lainnya. Saat perekrutan kita didampingi oleh BPS dan BPKP. Jadi masing-masing siswa itu dilihat masing-masing kondisinya. Jadi jangan ada kekhawatiran, bisa saja orang-orang bisa masuk ke desil satu atau desil dua,” tuturnya.

Nunung menambahkan, Sekolah Rakyat ini juga tidak akan mempengaruhi jumlah calon siswa di sekolah-sekolah lainnya. Bahkan Sekolah Rakyat ini bisa dijadikan bahan evaluasi bagi sekolah-sekolah lain untuk lebih meningkatkan lagi kualitas sekolahnya.

“Sekolah rakyat cuma satu per kabupaten. Jadi jangan ada ke khawatiran sekolah-sekolah lain akan sepi,” tutur Nunung. (dik)

Berita Terkait

UPATMA Luluskan 145 Sarjana Baru, Perwakilan LLDIKTI VIII Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Integritas
Mahasiswa Sosiologi Unram Terjun ke Dishub NTB, Kaji Dinamika Transportasi Skala Provinsi
Selesai Wisuda, Lulusan Poltekpar Lombok Langsung Dapat Kerja
Bangga! Siswa SDIT Anak Sholeh Praya Lolos Final Olimpiade Sains Nasional di Jakarta
Belajar Sambil Bekerja, TILC de Balen Soultan Jadi Laboratorium Industri Mahasiswa Poltekpar Lombok
Sandang Gelar Sarjana, Ratusan Mahasiswa Poltekpar Lombok Siap Terjun ke Dunia Kerja
Penuhi Hak Pendidikan Anak Binaan, LPKA Loteng Teken MoU dengan SMAN 1 Batukliang Utara
Alumni Poltekpar Lombok Kantongi Sertifikat Kompetensi BNSP

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:02

Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:02

FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

BRI Region 6 Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Menuju Bank Digital yang Tumbuh Tangguh Berkelanjutan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:02

Dua Smelter PTFI Kembali Operasi, Kapasitas Hilirisasi Tembaga Nasional Menguat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:02

OCBC Syariah dan Rumah Wakaf Salurkan Wakaf untuk Dukung Pendidikan & Keterampilan Siswa di Pelosok Garut

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:02

Transaksi Kripto Menguat, Pelaku Industri Dukung OJK Perkuat Tata Kelola dan Literasi

Berita Terbaru