Update Solana ETF Terbaru dan Dampaknya Pada Harga SOL - Koran Mandalika

Update Solana ETF Terbaru dan Dampaknya Pada Harga SOL

Kamis, 22 Agustus 2024 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah kabar gembira sekaligus mengejutkan Solana. Pasalnya, Comissão de Valores Mobiliários atau komisi sekuritas Brasil setujui Solana ETF kedua.

Baru saja pada 20 Agustus dikabarkan bahwa SEC Brasil telah melakukan persetujuan Solana ETF kedua. Kali ini, Solana ETF ditawarkan oleh Hashdex, manajer aset yang memiliki basis di Brasil.

Sebelumnya, Brasil juga telah memberi izin Solana ETF yang ditawarkan oleh manajer aset bernama QR Asset. Persetujuan yang pertama terjadi pada 8 Agustus. Persetujuan yang dilakukan Brasil ini menjadi yang pertama di dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, Solana ETF sedang dalam masa pra-operasional. Nantinya, Solana ETF akan punya CME CF SOlana Dollar Reference Rate untuk referensi harga yang akurat di berbagai bursa terpusat. Referensi ini dikembangkan oleh CME dan Crypto Facilities.

Baca Juga :  Kementerian Pekerjaan Umum Segera Selesaikan 65 Sekolah Rakyat Tahap 1 C Beroperasi Awal September 2025

Mengenal tentang Hashdex

Hashdex adalah manajer aset Brasil yang telah melakukan pengelolaan berbagai produk ETF sejak lama. Dengan begini, Hashdex memang pemain lama dan bukan pertama kali berkecimpung di industri ETF.

Diketahui, Hashdex telah mengelola aset dengan nilai lebih dari $962 juta di bursa saham B3 Brasil. Ada banyak produk yang telah diluncurkan, mulai dari Nasdaq Crypto Index hingga ETF Bitcoin dan Ethereum.

Baca Juga :  Kepadatan Arus Balik Lebaran Di Daop 2 Bandung Terpantau Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Jadi Faktor Pendorong

Dampak Persetujuan Solana ETF di Brasil

Dengan adanya persetujuan Solana ETF kedua di Brasil ini, tentu saja akan membuat menarik minat investor. Investor akan semakin mudah melakukan investasi di ekosistem Solana. Di samping itu, potensi pertumbuhan harga SOL IDR maupun terhadap aset kripto lainnya juga akan semakin menjanjikan. 

Secara umum, dampak persetujuan Solana ETF di Brasil ini tidak hanya menjadi keuntungan untuk ekosistem Solana, tetapi ekosistem kripto secara keseluruhan juga akan diuntungkan. Teknologi blockchain dan aset digital akan lebih dipandang karena kemajuannya. Tidak hanya untuk berbagai inovasinya, tetapi kemudahan dalam investasi.

Berita Terkait

Slow Living Jadi Tujuan Finansial Baru Anak Muda, Kenapa Banyak yang Mulai Mengejarnya?
Libur Panjang 14–17 Mei 2026, Transportasi Publik Jadi Pilihan Masyarakat Menuju Berbagai Destinasi di Jabodebek
BRI Finance Perkuat Diversifikasi Pembiayaan, Alat Berat Tumbuh Positif di Kuartal I 2026
Awal 2026 Positif, Pembiayaan Multiguna BRI Finance Tumbuh 37,47%
Motor Premium Kian Terjangkau, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Kompetitif untuk Touring
Momentum Hardiknas, BRI Finance Permudah Akses Pembiayaan Pendidikan
Dominasi Pasar Kosmetik 2026: Mengapa Maklon Kosmetik Bersama Efba Group Adalah Investasi Paling Logis
NarayaOne Bawa Nama Jawa Timur ke CommunicAsia 2026: Dari Surabaya Menuju Panggung Digital Asia

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:00

Slow Living Jadi Tujuan Finansial Baru Anak Muda, Kenapa Banyak yang Mulai Mengejarnya?

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:00

Libur Panjang 14–17 Mei 2026, Transportasi Publik Jadi Pilihan Masyarakat Menuju Berbagai Destinasi di Jabodebek

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:00

BRI Finance Perkuat Diversifikasi Pembiayaan, Alat Berat Tumbuh Positif di Kuartal I 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:00

Awal 2026 Positif, Pembiayaan Multiguna BRI Finance Tumbuh 37,47%

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:00

Motor Premium Kian Terjangkau, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Kompetitif untuk Touring

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:00

Dominasi Pasar Kosmetik 2026: Mengapa Maklon Kosmetik Bersama Efba Group Adalah Investasi Paling Logis

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:00

NarayaOne Bawa Nama Jawa Timur ke CommunicAsia 2026: Dari Surabaya Menuju Panggung Digital Asia

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:00

Jasa Marga Proyeksi Lebih Dari 1,5 Juta Kendaraan Keluar-Masuk Jabotabek Selama Libur Panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026

Berita Terbaru