Volume Keberangkatan Penumpang KA Jarak Jauh Diprediksi Tumbuh 15%, Ini Persiapan Stasiun Yogyakarta Sambut Nataru 2025/2026 - Koran Mandalika

Volume Keberangkatan Penumpang KA Jarak Jauh Diprediksi Tumbuh 15%, Ini Persiapan Stasiun Yogyakarta Sambut Nataru 2025/2026

Senin, 15 Desember 2025 - 17:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diprediksi menjadi salah satu stasiun terpadat pada Angkutan Nataru 2025/2026, Stasiun Yogyakarta sudah siap menyambut para penumpang yang akan berangkat maupun yang datang untuk menghabiskan masa liburan Natal dan Tahun Baru kali ini di Yogyakarta dan sekitarnya. Berbagai persiapan di segala aspek telah dioptimalkan untuk memberikan pelayanan yang nyaman, aman, dan menyenangkan bagi pelanggan kereta api.

Pada Nataru 2025/2026, KAI Daop 6 Yogyakarta memprediksi adanya pertumbuhan volume keberangkatan penumpang sebesar 15% jika dibandingkan dengan periode Nataru sebelumnya. Jika Nataru sebelumnya, Stasiun Yogyakarta memberangkatkan 209.286 penumpang, pada Nataru 2025/2026 kali ini diprediksi akan berangkat sebanyak 241.123 penumpang, namun demikian angka ini masih dinamis dan masih bisa berubah seiring berlangsungnya pemesanan tiket Nataru 2025/2026.

Di sisi kedatangan atau penumpang yang tiba di Stasiun Yogyakarta, KAI Daop 6 memprediksi ada pertumbuhan sebesar 5% jika dibandingkan dengan periode Nataru sebelumnya. Jika pada Nataru sebelumnya Stasiun Yogyakarta menerima kedatangan sebanyak 200.146 penumpang, maka pada Nataru 2025/2026 kali ini diprediksi menjadi 210.154 penumpang. Angka ini juga masih dinamis dan bisa berubah seiring masih berlangsungnya pemesanan tiket Nataru 2025/2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan, “KAI Daop 6 Yogyakarta telah mengatur flow penumpang dan menyiagakan para petugas yang siap membantu mulai dari akses masuk stasiun, drop zone area, ruang tunggu, peron, hingga akses keluar stasiun telah tertata sedemikian rupa untuk memastikan kenyamanan di Stasiun Yogyakarta.”

Baca Juga :  Rayakan Kemerdekaan Ke-80 RI, KAI Daop 8 Surabaya Berikan Diskon 20% dan Hadirkan Nuansa Tematik Kemerdekaan Di Stasiun

Feni menambahkan, pada aspek kenyamanan di Stasiun Yogyakarta, KAI Daop 6 menambah sebanyak 11 petugas kebersihan dan keindahan (K2) sehingga total ada 64 petugas yang akan memastikan kebersihan dan keindahan stasiun. Demikian halnya dengan petugas cuci kereta, KAI Daop 6 Yogyakarta menambah sebanyak 18 petugas sehingga total ada 69 petugas yang akan memastikan kebersihan dan kenyamanan kereta yang berangkat dari Stasiun Yogyakarta.

“Untuk memberikan pelayanan yang inklusif di Stasiun Yogyakarta, KAI juga menyediakan sebanyak 20 unit kursi roda di titik-titik strategis di stasiun. Ada juga Customer Service Mobile atau CSM sebanyak 9 orang yang bertugas untuk memberikan informasi terkait pelayanan dan fasilitas yang ada di Stasiun Yogyakarta.”

Lebih lanjut Feni menambahkan, di sisi keamanan, KAI Daop 6 menyiagakan total 67 tenaga pengamanan di Stasiun Yogyakarta. KAI Daop 6 juga berkolaborasi dengan TNI dan Kepolisian untuk peningkatan pengamanan pelayanan di stasiun. Lingkungan area Stasiun Yogyakarta juga dilengkapi dengan total 90 unit CCTV untuk memperkuat sistem pengamanan stasiun.

Berbagai transportasi online sebagai transportasi lanjutan bagi para penumpang pun telah ditata dengan baik di akses-akses pintu keluar Stasiun Yogyakarta. Sehingga dalam masa puncak liburan akhir tahun pun, pelayanan dan flow penumpang tetap lancar dan mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan.

“Stasiun Yogyakarta juga menjadi salah satu stasiun unggulan Daop 6 Yogyakarta yang telah dilengkapi dengan integrasi antar moda. Adapun integrasi antar moda di Stasiun Yogyakarta selain layanan kereta api jarak jauh, juga terdapat layanan Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Yogyakarta – Palur dan KA Lokal Prambanan Ekspres relasi Yogyakarta- Stasiun Kutoarjo di Kabupaten Purworejo yang berada dalam pengelolaan anak perusahaan KAI yakni KAI Commuter. Moda transportasi lainnya yang terintegrasi di Stasiun Yogyakarta adalah Kereta Api Bandara yang menghubungkan stasiun dengan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulon Progo yang dikelola oleh anak perusahaan KAI yakni KAI Bandara. Keberadaan KA Bandara memudahkan akses masyarakat yang ingin menuju bandara untuk naik pesawat maupun sebaliknya, dari bandara menuju kota Yogyakarta dan kota-kota penopang di sekitarnya,” ujar Feni.

Baca Juga :  Emas Rebound Setelah Koreksi Tajam, Pasar Uji Arah di Tengah Tekanan Suku Bunga

Adanya integrasi antarmoda KA Jarak Jauh, KRL, KA lokal, dan KA Bandara ini memudahkan para wisatawan dari luar daerah maupun masyarakat Yogyakarta untuk bepergian menuju berbagai kota di sekitar Yogyakarta. Konektivitas yang terintegrasi antara stasiun dengan moda transportasi lainnya dan akses yang mudah menuju kota-kota penopang diharapkan dapat memudahkan mobilisasi masyarakat dan memberikan manfaat lebih untuk mendukung kemajuan pariwisata dan perekonomian lokal.

“KAI Daop 6 Yogyakarta memastikan pelayanan kepada pelanggan khususnya dalam momen Liburan Nataru ini berjalan lancar dan menyenangkan dengan terus mengedapankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan kepada seluruh pelanggan kereta api,” ujar Feni.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?
KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:23

PSI NTB Targetkan Dua Kursi di DPR RI, Kaesang Minta Kader Turun ke Akar Rumput

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:45

Bank NTB Syariah Tegaskan Transparansi dan Kepatuhan Hukum Terkait Isu KC Dompu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:59

Pemrpov NTB Anggarkan Penghasilan Tambahan bagi Guru PPPK-PW Sebagai Kado Hardiknas

Senin, 27 April 2026 - 15:58

DPRD Sepakati Ranperda Strategis, Haji Ahkam: Perkuat Layanan Publik dan Kelembagaan Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 08:26

Sorotan DPRD: Saatnya Nakes P3K Paruh Waktu Dapat Jaminan Kesejahteraan

Kamis, 23 April 2026 - 21:03

Semua Jemaah Terpantau Sehat, JCH Kloter 2 Lombok Tengah Tiba di Tanah Suci

Kamis, 23 April 2026 - 19:48

CSD Samara Ubah Wajah Desa Montong Ajan: Dari Kesehatan hingga Pendidikan Melesat

Kamis, 23 April 2026 - 16:25

Komisi III DPR RI Atensi Aduan Tiga Terdakwa Gratifikasi DPRD NTB

Berita Terbaru

Teknologi

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00