Wujud Nyata Dukung Keberlanjutan Lingkungan, 22 Drinking Water Station Telah Tersedia di Stasiun Wilayah Daop 2 Bandung - Koran Mandalika

Wujud Nyata Dukung Keberlanjutan Lingkungan, 22 Drinking Water Station Telah Tersedia di Stasiun Wilayah Daop 2 Bandung

Kamis, 31 Juli 2025 - 17:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus berkomitmen melakukan inovasi ramah lingkungan mendukung program keberlanjutan lingkungan dengan mengurangi sampah botol plastik sekali pakai. Terbaru, KAI Daop 2 Bandung menambah fasilitas Drinking Water Station atau Tempat Air Minum Gratis di Stasiun Tasikmalaya dan Stasiun Banjar sejak 24 Juli 2025. Kini terdapat empat stasiun KA Jarak Jauh di wilayah Daop 2 Bandung yang menyediakan fasilitas air minum gratis bagi pelanggan, yaitu Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, Stasiun Tasikmalaya, dan Stasiun Banjar. Selain di stasiun KA jarak jauh, KAI dan KAI Commuter juga telah menyediakan fasilitas drinking water station di 12 stasiun layanan KA lokal di wilayah Daop 2 Bandung, yakni di Stasiun Purwakarta, Padalarang, Gadobangkong, Cimahi, Cimindi, Ciroyom, Bandung, Cikudapateuh, Kiaracondong, Gedebage, Rancaekek, dan Cicalengka

Bandung, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus berkomitmen melakukan inovasi ramah lingkungan mendukung program keberlanjutan lingkungan dengan mengurangi sampah botol plastik sekali pakai. Terbaru, KAI Daop 2 Bandung menambah fasilitas Drinking Water Station atau Tempat Air Minum Gratis di Stasiun Tasikmalaya dan Stasiun Banjar sejak 24 Juli 2025. Dengan penambahan ini, kini terdapat empat stasiun KA Jarak Jauh di wilayah Daop 2 Bandung yang menyediakan fasilitas air minum gratis bagi pelanggan, yaitu Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, Stasiun Tasikmalaya, dan Stasiun Banjar.

Baca Juga :  Tigo AI Meluncurkan AI Creative Engine Super Cepat 0,8 Detik, Biaya Produksi Iklan Dapat Hemat Lebih dari 80% Dibanding Media Tradisional

“Penambahan fasilitas Drinking Water Station ini merupakan bentuk nyata komitmen KAI Daop 2 Bandung dalam meningkatkan kenyamanan pelanggan sekaligus sebagai langkah konkret mendukung ramah lingkungan dengan upaya pengurangan sampah botol plastik sekali pakai. Kami ingin memberikan kemudahan bagi pelanggan yang membawa botol minum sendiri agar tetap terhidrasi selama berada di area stasiun,” ujar Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain memberikan manfaat langsung bagi pelanggan, inisiatif ini juga menjadi bagian dari langkah strategis KAI dalam mewujudkan layanan transportasi publik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. KAI mendorong seluruh pelanggan untuk mulai mengurangi konsumsi air dalam kemasan sekali pakai dan memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia di stasiun.

Baca Juga :  Dukung Program Prioritas Pelayanan Kesehatan Utama Presiden RI, KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Rail Clinic Dan Rail Library Di Stasiun Krian

Image

Selain di stasiun KA jarak jauh, KAI dan KAI Commuter juga telah menyediakan fasilitas drinking water station di 12 stasiun layanan KA lokal di wilayah Daop 2 Bandung, yakni di Stasiun Purwakarta, Padalarang, Gadobangkong, Cimahi, Cimindi, Ciroyom, Bandung, Cikudapateuh, Kiaracondong, Gedebage, Rancaekek, dan Cicalengka

KAI Daop 2 Bandung mengimbau agar pelanggan kereta api dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan membawa botol minum pribadi, sebagai bentuk partisipasi aktif dalam mengurangi sampah plastik di lingkungan stasiun. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pelanggan, sekaligus menjadi langkah kecil namun berdampak besar dalam menjaga lingkungan.

“Kami berharap kehadiran Drinking Water Station ini menjadi salah satu langkah kecil namun berarti dalam menjaga keberlangsungan lingkungan hidup. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, termasuk di area stasiun,” pungkas Kuswardojo.

*_Salam_*

*_Kuswardojo_*

*_Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung_*

Berita Terkait

Perkuat Penanganan Dampak Karhutla, Elnusa Petrofin Pasok Alat Medis untuk 3 Rumah Oksigen di Kalsel
Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh
“Takut Jarum Suntik? Body’s Secret Perkenalkan Inovasi Perawatan Estetika Lebih Nyaman di Usia ke-15.”
FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit
Menyusun Rencana Finansial Setahun ke Depan, Mulai Siapkan Dana untuk Target 2027
Mendorong Pengembangan Usaha UMKM, Tangguh Perwira Mantri BRI Unit Ciracas Mendukung Usaha Roti dan Donat Milik Ujang di Ciracas Melalui Bantuan Permodalan KUR BRI
Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 14:57

Dinkes Loteng Apresiasi Lomba Menu MBG, Dorong Peningkatan Standar Kebersihan dan Gizi SPPG

Sabtu, 7 November 2026 - 14:01

​Pertamina Hadir Dukung Mandalika Racing Series, Buktikan Kualitas Produk Anak Bangsa di Ajang Internasional

Sabtu, 7 November 2026 - 13:53

​Kolaborasi MGPA dan Pride Motorsport Lewat Mandalika Racing Series: Cetak Pembalap Berstandar Internasional

Sabtu, 7 November 2026 - 13:47

Perjalanan Panjang Edi Saputra Kembangkan Mandalika Racing Series demi Cetak Pembalap Berprestasi Dunia

Jumat, 6 November 2026 - 18:51

Kekeringan 2026, Distan Loteng Catat Nihil Kerugian Petani

Jumat, 6 November 2026 - 16:16

Tak Lagi Pilih-Pilih, Perusahaan Borong Semua Grade Tembakau Loteng

Rabu, 4 November 2026 - 18:23

Tabrakan dengan Avanza di Pujut, Pasutri Asal Desa Prabu Meregang Nyawa

Rabu, 4 November 2026 - 14:17

Warga Diminta Berani Laporkan Pernikahan Anak, DP3AP2KB Loteng Siap Turun Tangan

Berita Terbaru

Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh

Teknologi

Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:02

FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit

Teknologi

FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit

Sabtu, 7 Nov 2026 - 23:02