100 Tahun KRL: KAI Group Perkokoh Peran Sentral dalam Transportasi Nasional yang Terintegrasi dan Berkelanjutan - Koran Mandalika

100 Tahun KRL: KAI Group Perkokoh Peran Sentral dalam Transportasi Nasional yang Terintegrasi dan Berkelanjutan

Selasa, 22 April 2025 - 16:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Group mempertegas posisinya sebagai tulang punggung transportasi publik nasional melalui peringatan 100 tahun beroperasinya Kereta Rel Listrik (KRL) di Indonesia. Momen bersejarah ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang sekaligus bukti nyata konsistensi KAI Group dalam menghadirkan moda transportasi massal yang modern, aman, dan berwawasan lingkungan.

“Commuter Line telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. KAI Group senantiasa bertransformasi untuk menjawab dinamika mobilitas urban dan regional yang semakin kompleks, serta mendukung visi pembangunan nasional menuju sistem transportasi yang berkelanjutan,” ungkap Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.

Sebagai bagian dari rangkaian perayaan KAI melalui anak perusahaannya KAI Commuter, menggelar Parade KRL Vintage bertajuk “100 Years of KRL: The Everlasting Urban Transport” atau “KRL, Angkutan Perkotaan Nyang Kagak Ade Matinye”. Parade ini menampilkan evolusi sarana KRL dari masa ke masa, mulai dari rangkaian legendaris seperti KRL Tokyu 8500, ESS 3200, dan KRL Joko Kendil, hingga sarana generasi terbaru yang merepresentasikan masa depan transportasi urban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga menandai komitmen KAI Group dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang inklusif, efisien, serta selaras dengan kebutuhan masyarakat perkotaan dan kawasan penyangga,” tambah Didiek.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba pada kesempatan yang sama menjelaskan bahwa KRL pertama kali dioperasikan oleh Staats Spoorwegen (SS) pada 6 April 1925 untuk lintas Tanjungpriok – Meester Cornelis (Jatinegara). Seabad kemudian, layanan Commuter Line telah tumbuh menjadi sistem transportasi andalan yang melayani lintas Jabodetabek, Yogyakarta – Palur, KA Prambanan Ekspres di Yogyakarta, serta KA lokal di wilayah Bandung dan Surabaya.

Baca Juga :  Strategi Imbal Hasil Pasif Kripto Mulai Menggantikan Perdagangan Aktif di Tengah Pasar yang Lebih Hati-Hati

“Commuter Line kini telah menjadi urat nadi mobilitas masyarakat di wilayah metropolitan dan aglomerasi. Layanan ini memperkuat konektivitas antarkota serta mendukung terwujudnya kawasan perkotaan yang terintegrasi dan berorientasi lingkungan,” ujar Anne.

Sepanjang tahun 2024 Commuter Line mencatat 374,49 juta pengguna, meningkat 12,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Tren positif ini berlanjut pada kuartal I 2025, dengan 93,77 juta pelanggan. Tak hanya di Jabodetabek, peningkatan jumlah penumpang juga tercatat di wilayah Yogyakarta (naik dari 6,45 juta menjadi 7,97 juta), Bandung Raya (dari 14,72 juta menjadi 16,16 juta), dan Surabaya (dari 13,36 juta menjadi 14,73 juta).

Untuk memperkuat sarana dan meningkatkan layanan, KAI Commuter melakukan pengadaan 16 rangkaian Commuter Line baru dan 2 rangkaian retrofit yang diproduksi oleh PT INKA (Persero). Selain itu, KAI juga merealisasikan pengadaan 11 rangkaian KRL impor dari CRRC Sifang, Tiongkok. Upaya ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memperluas kapasitas dan modernisasi layanan.

KAI Group juga terus mendorong integrasi antarmoda untuk menciptakan pengalaman mobilitas yang seamless. Koneksi Commuter Line dengan LRT Jabodebek di stasiun Dukuh Atas BNI dan Cikoko, serta LRT Jabodebek dengan Kereta Cepat Jakarta–Bandung Whoosh di Halim menjadi bentuk nyata upaya mewujudkan transportasi publik yang cepat, mudah, dan terhubung.

Baca Juga :  Susu Kambing Etamilku : Pilihan Terbaik untuk Kesehatan Pernafasan Anda

Dalam aspek keberlanjutan, KAI telah meluncurkan fitur Carbon Footprint pada aplikasi Access by KAI guna mengedukasi masyarakat terkait jejak emisi karbon dari perjalanan mereka. Upaya pengurangan limbah plastik pun terus digalakkan melalui penyediaan water station, penggunaan alat makan berbahan kayu, serta penggantian 15.864 bantalan kayu menjadi bantalan sintetis yang lebih tahan lama dan ramah lingkungan.

Secara keseluruhan, seluruh layanan KAI Group termasuk KRL, LRT, KA Bandara, KA Printis Makassar-Parepare dan Whoosh telah melayani 115,4 juta pelanggan selama Januari hingga Maret 2025. Angka ini meningkat 8,21% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa transportasi berbasis rel semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas harian maupun antarkota.

“KAI Group hadir sebagai solusi nyata bagi mobilitas nasional. Kami tidak sekadar mengangkut penumpang dari satu stasiun ke stasiun lainnya, melainkan juga membangun ekosistem transportasi yang efisien, bersih, dan terjangkau. Peringatan 100 tahun KRL bukanlah garis akhir, melainkan tonggak menuju masa depan layanan publik yang lebih maju, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan,” tutup Anne.

Berita Terkait

Swiluva Ma Bawa Gerakan BioMom ke Kupang, Edukasi Ibu-ibu soal Kesehatan Usus
PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India
Mengurai Kemacetan Akhir Pekan: Mengapa Rancamaya Menjadi Alternatif Rasional Puncak bagi Warga Jabodetabek
SOME BY MI Meluncurkan ‘Cica Anti Hair Loss Hair Serum,’ Lengkapi Lini Perawatan Kulit Kepala Fungsional
India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru
Polda NTT Pecahkan Rekor MURI, 11.663 Orang Ikut Terapi Kesehatan Mental
Kasus Proyek AMI, CYEA Ingatkan Penilaian Publik Harus Berdasarkan Fakta, Bukan Opini
Promo Bunga 0% BRI Finance Hadir di Sumatera Barat, Dukung Kemudahan Memiliki Kendaraan

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:02

Swiluva Ma Bawa Gerakan BioMom ke Kupang, Edukasi Ibu-ibu soal Kesehatan Usus

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:02

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:02

Mengurai Kemacetan Akhir Pekan: Mengapa Rancamaya Menjadi Alternatif Rasional Puncak bagi Warga Jabodetabek

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:02

SOME BY MI Meluncurkan ‘Cica Anti Hair Loss Hair Serum,’ Lengkapi Lini Perawatan Kulit Kepala Fungsional

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:00

India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:02

Kasus Proyek AMI, CYEA Ingatkan Penilaian Publik Harus Berdasarkan Fakta, Bukan Opini

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:02

Promo Bunga 0% BRI Finance Hadir di Sumatera Barat, Dukung Kemudahan Memiliki Kendaraan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:02

Memahami Koreksi Teknis: Strategi Menemukan Titik Entri Terbaik di Pasar Emas

Berita Terbaru

Teknologi

India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru

Rabu, 8 Jul 2026 - 12:00