25,98% Petani Binaan Eratani merupakan Generasi Milenial, Eratani Siap Dukung Regenerasi Petani - Koran Mandalika

25,98% Petani Binaan Eratani merupakan Generasi Milenial, Eratani Siap Dukung Regenerasi Petani

Rabu, 19 Juni 2024 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 19 Juni 2024 – Eratani, perusahaan agritech yang berdiri sejak tahun 2021, mencatatkan peningkatan signifikan dalam partisipasi petani milenial dengan rata-rata mencapai 25,98%. Angka ini merupakan realisasi dari kontribusi Eratani terhadap peningkatan partisipasi petani milenial secara nasional. Minat petani milenial terhadap Eratani didorong oleh inovasi-inovasi yang memudahkan proses budidaya, mulai dari akses pendanaan, pendampingan agronomis, penerapan teknik pertanian modern, hingga akses pasar yang lebih luas. Kondisi tersebut mencerminkan semangat inovasi Eratani dalam memperbaiki sektor pertanian untuk masa depan yang lebih baik.

Berdasarkan hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian yang dipublikasikan pada Desember 2023, jumlah unit usaha pertanian perorangan di Indonesia mencapai 29.342.202 unit. Mayoritas usaha pertanian dikelola oleh petani berusia 43-58 tahun, atau generasi X, yang mencakup 42,39% dari total petani yang terdata. Selanjutnya, petani baby boomer, yang berusia 59-77 tahun, mencapai 27,61%, dan petani milenial (berusia 27-42 tahun) sebesar 25,61%. Kondisi tersebut mengancam keberlanjutan sektor pertanian di Indonesia karena jumlah petani generasi penerus relatif lebih kecil dan tidak seimbang.

Baca Juga :  Mudik Lebaran Tanpa Cemas, Dapatkan Perlindungan Asuransi Perjalanan dari Cermati Protect

Pekerjaan sebagai petani akhir-akhir ini cenderung ditinggalkan oleh generasi muda. Penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan sebagai petani dipandang sebagai pekerjaan yang terbelakang dan tradisional serta kurang diminati karena dianggap kasar, kotor, bekerja di bawah terik matahari, dengan keuntungan yang tidak terlalu tinggi meskipun risikonya tinggi. Meski demikian, nyatanya keberlanjutan sektor pertanian sangat bergantung pada generasi muda yang akan menggantikan generasi sekarang, dan generasi muda tersebut tentunya diharapkan memiliki kemampuan yang lebih baik dari pendahulunya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sadar akan signifikansi peran petani muda, Eratani menegaskan komitmennya untuk mendukung pemerintah dalam memberdayakan generasi milenial melalui penyediaan platform yang terintegrasi untuk kebutuhan budidaya padi dari hulu hingga hilir. Saat ini, rata-rata 25,98% dari total petani yang bermitra dengan Eratani adalah generasi milenial, tersebar di area operasional perusahaan di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Persentase ini mencerminkan semangat tinggi dari generasi muda terhadap inovasi dalam pertanian yang lebih efektif dan produktif.

Baca Juga :  Jasa Cleaning Service untuk Rumah Bersih saat ART Mudik

“Eratani percaya bahwa petani milenial adalah kunci untuk masa depan pertanian yang lebih cerah di Indonesia,” ujar Adwin Pratama Anas, VP Operations Eratani. “Dengan inovasi yang kami tawarkan, kami berharap dapat menarik lebih banyak minat dari generasi milenial untuk terlibat aktif memajukan sektor pertanian di Indonesia.”

Eratani terus berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung dan mendorong petani milenial melalui penyediaan teknologi berbasis IoT untuk informasi pemupukan berimbang, serta mengadakan pelatihan dan workshop guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani. Selain itu, Eratani juga menjalin kemitraan dengan institusi pendidikan untuk memperkenalkan pertanian modern melalui program magang dan kunjungan lapangan, memberikan pengalaman langsung kepada siswa dan mahasiswa. Melalui berbagai inisiatif tersebut, Eratani yakin masa depan pertanian dapat lebih maju di tangan generasi muda yang inovatif dan bersemangat.

Berita Terkait

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Pendidikan dan Ekonomi Rokan Hulu lewat Program TJSL PTPN IV Regional III
165 Relawan Dari Komunitas Railfans dan Pramuka Tinggalkan Libur Lebaran, Memilih Layani Pelanggan di wilayah KAI Daop 2 Bandung
PT Krakatau Tirta Industri Tegaskan Komitmen ESG melalui Program Satu Juta Pohon
7 Cara Agar Brand Anda Muncul di Jawaban AI
Konflik Timur Tengah Picu Risiko Inflasi, Tekan Harapan Suku Bunga
Bittime Catatkan Lonjakan Transaksi Emas $XAUT dan $SLVON di Tengah Meredanya Ketegangan Perang Iran
Bittime Hadirkan Token Pair HYPE/USDT, Perluas Akses bagi Investor Indonesia
BRI Finance Optimalkan Peluang Pembiayaan Dana Tunai Pasca Mudik Lebaran 2026

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:13

Puncak Arus Balik Mudik Diprediksikan pada H+5 hingga H+7 Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:51

Silaturahmi dengan MAS, Gubernur Iqbal Buktikan Pemimpin Sasak Mampu Berlaku Adil

Senin, 23 Maret 2026 - 17:43

LPK ARK Jinzai Solusi Group Targetkan 1.000 Peserta ke Jepang

Senin, 23 Maret 2026 - 14:41

30 Rumah Terdampak, PDI Perjuangan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Alas

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:36

Pemprov NTB Gelar Shalat Ied di Kantor Gubernur, Ada Open House di Pendopo

Senin, 16 Maret 2026 - 22:08

Hasil Seleksi Jabatan Eselon II Pemprov NTB Siap Diserahkan ke Gubernur

Senin, 16 Maret 2026 - 15:21

Dokter Mamang Jabat Kadis Kesehatan Lombok Tengah

Senin, 16 Maret 2026 - 15:07

‎Miras saat Pawai Ogoh-ogoh jadi Sorotan, Begini Imbauan Gubernur NTB

Berita Terbaru

Teknologi

7 Cara Agar Brand Anda Muncul di Jawaban AI

Rabu, 25 Mar 2026 - 19:00