Puncak Arus Balik Mudik Diprediksikan pada H+5 hingga H+7 Lebaran - Koran Mandalika

Puncak Arus Balik Mudik Diprediksikan pada H+5 hingga H+7 Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram- Puncak arus balik mudik lebaran di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), diprediksikan terjadi pada H+5 hingga H+7 lebaran. Hal itu Disampaikan oleh Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan NTB, Khaerus Sobri.

Sobri mengatakan prediksi itu berdasarkan data pergerakan penumpang tahun 2026.

“Berdasarkan data pergerakan penumpang 2026, puncak arus balik NTB diperkirakan terjadi pada H+5 sampai H+7 lebaran,” katanya, Rabu (25/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data terbaru, untuk jalur laut akan terjadi dua gelombang puncak arus balik dari arah Pulau Sumbawa ke Pulau Lombok.

“Data terbaru menunjukkan, untuk Pelabuhan Poto Tano-Kayangan, terjadi 2 gelombang puncak arus balik yaitu tanggal 24 maret untuk pegawai pemerintah dan swasta dan tanggal 29 untuk pelajar dan mahasiswa,” jelas Sobri.

Baca Juga :  Jangan Kaget, Sebegini Duit yang Dikeluarkan untuk Kantor Samsat Praya

Sedangkan untuk jalur udara, lanjut Sobri, puncak arus balik diprediksi pada 29 Maret.

“Untuk Bandara Lombok puncak diprediksi pada 29 Maret 2026,” lanjutnya.

Namun, jelas Sobri, yang menjadi kekhawatiran ialah, jika terjadi gesekan antara puncak arus balik mudik dengan arus wisata, terutama di akhir masa libur lebaran.

“Ini menjadi perhatian serius karena NTB adalah daerah tujuan wisata utama, terutama menuju
Kawasan Mandalika, Gili Trawangan, dan Senggigi,” ucap Sobri.

Sebagai antisipasi jika arus balik bersamaan dengan lonjakan wisatawan, Dishub NTB telah menyiapkan berbagai strategi, diantaranya pemisahan jalur kendaraan wisata dan kendaraan mudik, penguatan informasi lalu lintas real-time,
penambahan personel di titik wisata dan pelabuhan, koordinasi hotel, travel, dan operator transportasi.

Baca Juga :  NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

“Karena NTB tahun ini diproyeksikan menerima mobilitas tinggi, pengelolaan simpul wisata menjadi kunci agar tidak terjadi penumpukan,” bebernya.

Selanjutnya, terkait dengan harga tiket, Sobri mengungkapkan masih aman atau tidak terjadi kenaikan.

“Untuk tiket kelas ekonomi tidak terjadi kenaikan. Namun, untuk kelas non-ekonomi dibuat batas atas harga tiket. Harga batas atas untuk kelas non-ekonomi tidak terjadi kenaikan dari tahun 2025,” tandasnya. (dik)

Berita Terkait

Gubernur NTB : Harus Memiliki Komitmen Jangka Panjang dan Belajar Pada Perusahaan Tempat Bekerja
Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan
MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”
Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal
DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026
NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi
TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas
Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:00

Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Kamis, 10 September 2026 - 21:35

TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas

Kamis, 10 September 2026 - 11:46

Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Rabu, 9 September 2026 - 08:51

Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK

Berita Terbaru