275 PMI NTB Dideportasi, Muazzim Akbar Ungkap 3 Penyebab Utama - Koran Mandalika

275 PMI NTB Dideportasi, Muazzim Akbar Ungkap 3 Penyebab Utama

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

275 PMI NTB Dideportasi, Muazzim Akbar Ungkap 3 Penyebab Utama

0-0x0-0-0-{}-0-0#bokehtype:0#;ts:52758590479000;appts:1791776301543;qlty:1;;illum:5 scene:0 humanIn:1;

Koran Mandalika, Mataram – Anggota Komisi IX DPR RI, Muazzim Akbar menyoroti tingginya angka deportasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Barat (NTB).

Muazzim mengatakan ada tiga hal yang menjadi penyebab PMI NTB dipulangkan secara paksa. Pertama, PMI yang tidak melalui jalur resmi atau nonprosedural.

Kedua, PMI yang dari awal keberangkatan alasannya berwisata atau berkunjung namun justru mencari perkerjaan di negara tujuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada juga yang alasannya mau mencari keluarganya ke Malaysia, pakai paspor umum. Kan pemerintah gak bisa larang. Tapi sampai sana visa kunjungannya sebulan mereka bekerja sampai bertahun-tahun,” kata Muazzim, Senin (12/10).

Baca Juga :  Viral Pengakuan PMI Jadi Korban TPPO di Arab, Disnakertrans Belum Pastikan Ada Warga NTB

Selanjutnya, PMI yang memang resmi akan tetapi kabur dari tempat kerja awal dan mencari pekerjaan lain.

“Kadang-kadang mereka belum putus kontrak, mereka lari. Mereka paspornya ada di majikan, mau tidak mau mereka menjadi PMI ilegal,” ucap Muazzim.

Ia menuturkan, tiga hal tersebut masih kerap dilakukan oleh PMI NTB.

“Nah tiga ini yang masih tetap ada di NTB ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, Aidy Furqan, menyampaikan terhitung sejak Januari hingga Juli 2026, jumlah PMI NTB yang dideportasi sebanyak 275 orang.

Selain dipulangkan secara paksa, ada juga yang dipulangkan akibat pencegahan, meninggal dunia, sakit, repatriasi, penipuan, dan permasalahan lain.

Baca Juga :  Menuju Generasi Emas 2045, Ketua PKB NTB Siap Perjuangkan Pendidikan

Ia juga membeberkan jumlah PMI di NTB terhitung hingga Juli 2026, telah menyentuh angka 22.743.

“Baru sampai setengah tahun aja sudah 22 ribu. Sehingga membutuhkan kesiapan kita untuk bisa melakukan persiapan go global,” bebernya.

Artinya, Tidak sedikit warga NTB yang berminat bekerja di luar negeri. Namun, masalah yang kerap dihadapi calon PMI yakni terkait pendanaan.

“Masyarakat kita pingin bekerja tapi duitnya enggak ada, dananya terbatas akhirnya mereka pilih jalan yang tidak bagus. Itulah yang disebut ilegal atau unprosedural,” ujarnya. (dik)

Berita Terkait

DP3AP2KB Loteng Petakan Perempuan Rentan, Siapkan Program 2027
MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor Penonton, Peran Media NTB Dapat Apresiasi
Pembacokan Remaja di Mataram, LPA Soroti Tongkrongan hingga Dini Hari
Insentif Guru PPPK PW NTB Belum Jelas Kapan Cair
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Sinergi DP3AP2KB guna Tekan Angka Pernikahan Dini dan Stunting
Tekan Risiko Stunting Sejak Dini, Pemkab Loteng Petakan 35 Ribu Pasangan Usia Subur secara By Name By Address
Optimisme Lombok Tengah Bebas Stunting: Intervensi Berkelanjutan Menyasar Sanitasi Hingga Pernikahan Dini
DP3AP2KB Loteng Dorong Edukasi Reproduksi bagi Santri

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:31

Perkuat Kapabilitas Bisnis, BRI Finance Buka Peluang Karier bagi Talenta Profesional

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:24

Dari Aktivitas Harian hingga Perjalanan Jauh, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Motor Baru

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:41

Promo Pembiayaan Mobil Baru BRI Finance Hadir dengan Bunga Mulai 3,33%

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:45

itel Rilis Smartwatch terbaru Fit O18, Mulai Gaya Hidup Sehat Tanpa Mahal

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:07

LRT Jabodebek Perkuat Kesiapsiagaan Petugas untuk Lindungi Pengguna dalam Kondisi Darurat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:48

Usai Hadiri Toba Caldera Culture Festival, Menteri Ekonomi Kreatif Nikmati Pengalaman Danau Toba di Marianna Resort Samosir

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:17

Semakin Pede dengan GCG, PAM JAYA Raih Predikat “Sangat Baik”

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:22

LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS ‘Naik Kelas’

Berita Terbaru