ITDC Gusur Rumah Warga Tanpa Ganti Rugi, Ibu-ibu Histeris - Koran Mandalika

ITDC Gusur Rumah Warga Tanpa Ganti Rugi, Ibu-ibu Histeris

Kamis, 4 Juli 2024 - 10:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inaq Maesarah (kanan) dan keluarganya menunjukkan surat beli tanah (Wawan/Koran Mandalika)

Inaq Maesarah (kanan) dan keluarganya menunjukkan surat beli tanah (Wawan/Koran Mandalika)

Koran Mandalika, Lombok Tengah – PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) melakukan penggusuran terhadap rumah warga di Dusun Kuta Tiga, Desa Kuta, Kecamatan Pujut.

Pemilik rumah, yakni Inaq Maesarah mengaku keberatan atas tindakan ITDC yang dinilai arogan. Ia menegaskan lahan tersebut sudah dibeli ibunya dari H. Djamil Samanhudy pada 2006.

Diketahui bahwa H. Djamil Samanhudy pada tahun itu menjabat pimpinan PT Rajawali. Setelah itu, menjabat pimpinan LTDC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“SPPT pajak bumi dan bangunan ada. Kami tetap bayar pajak. Surat jual belinya juga ada. Kok, enak sekali main gusur,” kesal Inaq Maesarah, Kamis (4/7).

Baca Juga :  Kapolres Loteng Minta Waspadai Teroris, Amankan Mudik

Lahan seluas tiga are dengan empat unit bangunan tersebut digusur tanpa ampun menggunakan buldoser.

Keluarga Inaq Maesarah tidak kuasa menahan emosi. Mereka histeris menyaksikan rumahnya dirobohkan.

“Hadirkan kami Pak Wahyu selaku pimpinan ITDC ke sini. Kami mau minta pertanggungjawaban,” teriak Inaq Maesarah.

Pihaknya mengharapkan keadilan atas perlakuan ITDC menggusur rumahnya serta menguasai lahan yang dianggap sebagai haknya itu.

Ia memanggil-manggil nama Presiden Jokowi. Berharap Jokowi turun ke Desa Kuta untuk melihat persoalan yang terjadi.

Baca Juga :  5 Fakta UKW Ke-10 Unitomo, Nomor 3 Bikin Penasaran

“Tidak ada ganti rugi. Tidak ada surat pengosongan dari camat hingga pemerintah pusat terkait penggusuran ini. Barang-barang kami ini disita ITDC,” kesalnya.

“Yang ada hanya surat pembongkaran bangunan dari ITDC,” tambah Inaq Maesarah.

Sementara itu, Site Operation The Mandalika ITDC Fari Wijaya yang hadir memimpin penggusuran mengatakan bahwa bukan ranahnya untuk menjawab terkait persoalan yang terjadi.

“Saya tidak ada kompetensi untuk menjawab. Nanti saja hubungi Mas Wahyu,” kata Fari Wijaya.

Di halaman depan lahan tersebut, tampak sudah terpampang plang ITDC bertuliskan HPL 13. (wan)

Berita Terkait

Dewan Minta Mahasiswa Buktikan Program Fiktif Dispora
5 Fakta UKW Ke-10 Unitomo, Nomor 3 Bikin Penasaran
Tingkatkan Kualitas Berita, Jurnalis Lombok Tengah Ikut Bimtek dan UKW
8 Tuntutan KASTA NTB Soal Krisis Air di Gili Tramena, Nomor 1 Menohok
Gusur Rumah Warga, ITDC : Lahan yang Masuk HPL Clear and Clean
Bupati Lombok Tengah Dukung Peserta MTQ, Targetkan Juara Umum
Lazah NW Hadir untuk Majukan Ekonomi Masyarakat
Kibarkan Bendera Perang! LombokCare Basmi Kasus Kaki Pengkor

Berita Terkait

Kamis, 25 Juli 2024 - 23:30

Mengenal Barantum Call Center: Software Call Center Dengan Fitur Lengkap Untuk Bisnis

Kamis, 25 Juli 2024 - 18:30

Barantum CRM: Cocok Untuk Semua Jenis Bisnis Menengah Hingga Enterprise

Kamis, 25 Juli 2024 - 16:46

D’Consulting menjadi Pembicara Talkshow Diskusi Tanya Jawab JCI: Strategi Mengatur Bisnis Tepat Jalan, Bosnya Jalan-Jalan

Kamis, 25 Juli 2024 - 14:21

Memahami Berbagai Jenis Perusahaan di Indonesia untuk Pendaftaran Perusahaan

Kamis, 25 Juli 2024 - 14:12

Konversi Ethereum Trust Grayscale dan Efeknya pada Harga ETH dalam Rupiah

Kamis, 25 Juli 2024 - 12:47

Harga Solana Hari Ini: Optimisme di Tengah Koreksi dan Potensi Persetujuan ETF

Kamis, 25 Juli 2024 - 11:55

GrasiaCare Berpartisipasi di YOTNC 2024, Tawarkan Layanan Premium ke Ratusan Rumah Sakit di Indonesia dan Luar Negeri

Kamis, 25 Juli 2024 - 10:00

Rekor Baru! Transaksi Kripto di Indonesia Capai Rp 301,75 Triliun

Berita Terbaru

Exif_JPEG_420

Daerah

BK DPRD Lombok Tengah Imbau Jauhi Judi Online

Kamis, 25 Jul 2024 - 20:33