Bittime Gandeng Manta, Babylon, dan Primitive Ventures Gelar Event Web3 Afterglow - Koran Mandalika

Bittime Gandeng Manta, Babylon, dan Primitive Ventures Gelar Event Web3 Afterglow

Kamis, 21 November 2024 - 18:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 21 November 2024 – Targetkan pertumbuhan komunitas Web3 Indonesia, Bittime bersama Manta Network, Babylon, dan Primitive Ventures gelar acara komunitas bertajuk “Web3 Afterglow: Connect, Chill, and Karaoke”. Acara ini memberi kesempatan bagi penggiat Web3 maupun masyarakat luas yang ingin secara langsung berinteraksi dengan para pengembang, penggiat, investor dan trader aset kripto di Indonesia.

Mengantongi dukungan penuh Manta Network, salah satu proyek global dengan kekuatan komunitas yang besar di Indonesia, Bittime, selaku platform pertukaran aset kripto yang resmi dan berlisensi, menunjukkan komitmennya terhadap perkembangan komunitas, serta literasi seputar industri Web3 khususnya aset kripto.

Di mana, sebagai platform pertukaran aset kripto yang menargetkan generasi muda Indonesia, Bittime berharap untuk dapat tumbuh dan memajukan kondisi ekonomi kreatif Indonesia. Hal ini diwujudkan dengan terus meningkatkan pertumbuhan komunitas, memperluas ekosistem, membangun kolaborasi, dan menyokong literasi teknologi Blockchain, Web3, serta aset kripto di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

CEO Bittime, Ryan Lymn menggarisbawahi dua hal yang menjadi perhatian Bittime, yakni bertumbuh bersama komunitas, dan membangun kolaborasi seluas-luasnya dengan para penggiat Web3 termasuk mendukung proyek-proyek lokal maupun global untuk dapat berkembang di Indonesia.

“Kolaborasi Bittime dengan Manta Network, Babylon, dan Primitive Ventures dalam menggelar acara ini merupakan bentuk komitmen kami untuk dapat memperluas jaringan komunitas dan ekosistem Bittime. Kami berharap, melalui acara seperti ini publik dapat lebih dekat dan mengenal proyek-proyek Web3, sekaligus memperkuat ikatan komunitas Web3 di Indonesia,” pungkas Ryan.

Baca Juga :  KAI Properti dan Siemens Mobility Indonesia Tandatangani MoU Pengembangan Sistem Persinyalan dan Elektrifikasi

Co-founder Manta Network, Victor Ji, menyampaikan bahwa hal ini sesuai dengan komitmen Manta untuk terus bertumbuh. Baginya, sebagai Modular L2 pertama dan terbesar di dunia, sangat penting bagi Manta Network untuk terus mengembangkan inovasi serta memperluas jangkauan komunitas, terutama di Indonesia.

“Indonesia merupakan salah satu negara yang menunjukkan potensi pertumbuhan yang besar dalam hal adopsi aset kripto, terbukti dengan antusiasme komunitas Manta Indonesia yang sangat besar. Oleh karena itu, sangat penting bagi kami untuk terus berinovasi dan menjaga kekuatan komunitas Manta di Indonesia,” jelas Victor.

Victor menambahkan, untuk mencapai tujuan tersebut tentu dibutuhkan dukungan dan kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama para penggiat Web3 di Indonesia. Dalam hal ini, Bittime menjadi mitra yang tepat guna meningkatkan literasi serta membangun minat publik terhadap perkembangan teknologi Blockchain dan Web3.

Selaras dengan hal tersebut, APAC Lead Babylon, Gigi, turut menyampaikan pentingnya dukungan publik, kekuatan komunitas, dan kolaborasi dengan berbagai proyek garapan Web3 lainnya. Menurutnya, akan sangat baik apabila setiap proyek Web3 tidak hanya menjamin transparansi, tapi juga membangun komunitas yang kuat.

“Melihat antusiasme dan besarnya komunitas Manta di Indonesia, sebagai Bitcoin Staking Protocol, kami sangat termotivasi untuk dapat membangun relasi yang hangat dengan masyarakat Indonesia. Kami berharap tahun depan mampu menghadirkan komunitas Babylon di Indonesia, dalam rencana kolaborasi Babylon bersama Manta,” ungkap Gigi.

Baca Juga :  BRI Branch Office Otista Region 6/Jakarta 1 Perkuat Sinergi, Hadiri Grand Opening Brawijaya Hospital Taman Mini

Di sisi lain, Marco, investor Primitive Ventures menyampaikan bahwa saat mulai mendalami industri Blockchain dan aset kripto, sebaiknya dimulai dengan mencoba berbagai hal. Selanjutnya, bagi para investor dan trader yang baru mengelola aset kripto akan lebih baik memulai dengan menggunakan centralized exchange.

“Saran penting yang dapat saya berikan bagi teman-teman investor adalah coba lah berbagai hal, dan dimulai dengan menggunakan centralized exchange sebagai tahapan awal. Setelah mencoba dan memahami betul bagaimana sebuah proyek dikembangkan, juga potensi pertumbuhannya ke depan,” tegas Marco.

Pertumbuhan Indonesia sebagai negara yang menempati urutan ketiga pada adopsi aset kripto dunia, tentu membawa potensi besar bagi perkembangan teknologi blockchain dan industri Web3. Menanggapi momen ini, Bittime menargetkan pertumbuhan signifikan dengan menekankan perluasan komunitas dan literasi blockchain, Web3, terutama aset kripto.

Selain itu, Bittime juga terus memantapkan komitmennya menghadirkan platform pertukaran aset kripto yang mudah diakses dan digunakan oleh investor muda Indonesia.

Disclaimer

Investasi aset kripto mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bittime membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi.

Berita Terkait

Profesor BINUS Masuk Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Dunia
Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas
Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220
Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall
Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol
Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra
Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman
5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:17

Profesor BINUS Masuk Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Dunia

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:13

Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:40

Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:35

Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:23

Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:24

Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:46

5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:34

Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

Berita Terbaru

NTB Terkini

‎Pemprov NTB Buka Suara Soal Video Viral WNI di Libya

Jumat, 27 Feb 2026 - 18:05