Peresmian Smart Factory Training Center di BINUS @Bekasi: Mendorong Inovasi Teknologi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Era Digital - Koran Mandalika

Peresmian Smart Factory Training Center di BINUS @Bekasi: Mendorong Inovasi Teknologi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Era Digital

Rabu, 4 Desember 2024 - 07:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, 2 Desember 2024 – Dalam upaya mengakselerasi transformasi digital di sektor industri manufaktur Indonesia, BINUS University hari ini resmi meluncurkan Smart Factory Training Center yang berlokasi di BINUS @Bekasi. “Pusat pelatihan ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan akan tenaga kerja terampil yang mampu mengoperasikan teknologi canggih di era Industri 4.0.”ujar George Wijaya Hadipoespito selaku Vice President BINUS Higher Education.

Smart Factory Training Center merupakan hasil kolaborasi erat antara BINUS University, Innobiz, dan Kementerian Koperasi dan UKM. Ketiga institusi ini memiliki visi yang sama, yaitu mendorong pengembangan industri nasional terutama UKM melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan menggabungkan keahlian akademik, dukungan pemerintah, dan pengalaman industri, pusat pelatihan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan teknologi manufaktur pintar di Indonesia dan menjadi pusat pelatihan bagi UKM yang ingin melakukan transformasi digital untuk dapat naik kelas dengan cepat.

Baca Juga :  KAI Daop 1 Jakarta Gelar KAI Mini Fair 2025 di Stasiun Gambir: Nikmati Sajian dan Keseruannya

Sejalan dengan visi BINUS University untuk menjadi “A World-Class University, Fostering and Empowering the Society in Building and Serving the Nation”, Smart Factory Training Center ini juga menawarkan berbagai program yang komprehensif, seperti pelatihan dan penelitian yang dibagi menjadi beberapa tingkatan, yaitu:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

– Tingkat Dasar (4 jam): Pemahaman konsep dasar dan studi kasus Smart Factory.- Tingkat Menengah (8 jam): Implementasi dan manajemen proyek Smart Factory.- Tingkat Lanjutan (16 jam): Pendalaman teknologi dengan praktik langsung menggunakan peralatan canggih.

Selain pelatihan dan penelitian, Smart Factory Training Center juga menawarkan program Praktikum Mahasiswa dari berbagai program studi seperti Teknik Industri, Akuntansi, Sistem Informasi, dan Magister Manajemen (Supply Chain) untuk mengasah kompetensi teknikal mahasiswa. Selain itu, pengembangan program pelatihan bersertifikasi Dinas Ketenagakerjaan dan standar internasional antara Korea dan Indonesia dijalin untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing global.

Baca Juga :  MAXY Academy Sukses Gelar Webinar Public Speaking Gratis Bersama CEO & Co-Founder Carabicara Danar Indra

“Kami berharap fasilitas Smart Factory Center ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, siap menghadapi era digitalisasi, dan berperan aktif dalam Revolusi Industri 4.0.” ujar Prof. Gatot Soepriyanto, Ph.D. selaku Direktur Kampus BINUS @Bekasi.

Smart Factory Training Center menjadi wujud nyata upaya BINUS University dalam mendukung perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 4.0. Selain itu, pusat ini juga diharapkan mampu memperkuat daya saing UMKM di era digital dan menciptakan kolaborasi global antara akademisi dan industri.

Berita Terkait

Slow Living Jadi Tujuan Finansial Baru Anak Muda, Kenapa Banyak yang Mulai Mengejarnya?
Libur Panjang 14–17 Mei 2026, Transportasi Publik Jadi Pilihan Masyarakat Menuju Berbagai Destinasi di Jabodebek
BRI Finance Perkuat Diversifikasi Pembiayaan, Alat Berat Tumbuh Positif di Kuartal I 2026
Awal 2026 Positif, Pembiayaan Multiguna BRI Finance Tumbuh 37,47%
Motor Premium Kian Terjangkau, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Kompetitif untuk Touring
Momentum Hardiknas, BRI Finance Permudah Akses Pembiayaan Pendidikan
Dominasi Pasar Kosmetik 2026: Mengapa Maklon Kosmetik Bersama Efba Group Adalah Investasi Paling Logis
NarayaOne Bawa Nama Jawa Timur ke CommunicAsia 2026: Dari Surabaya Menuju Panggung Digital Asia

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:00

Slow Living Jadi Tujuan Finansial Baru Anak Muda, Kenapa Banyak yang Mulai Mengejarnya?

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:00

Libur Panjang 14–17 Mei 2026, Transportasi Publik Jadi Pilihan Masyarakat Menuju Berbagai Destinasi di Jabodebek

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:00

BRI Finance Perkuat Diversifikasi Pembiayaan, Alat Berat Tumbuh Positif di Kuartal I 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:00

Awal 2026 Positif, Pembiayaan Multiguna BRI Finance Tumbuh 37,47%

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:00

Motor Premium Kian Terjangkau, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Kompetitif untuk Touring

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:00

Dominasi Pasar Kosmetik 2026: Mengapa Maklon Kosmetik Bersama Efba Group Adalah Investasi Paling Logis

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:00

NarayaOne Bawa Nama Jawa Timur ke CommunicAsia 2026: Dari Surabaya Menuju Panggung Digital Asia

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:00

Jasa Marga Proyeksi Lebih Dari 1,5 Juta Kendaraan Keluar-Masuk Jabotabek Selama Libur Panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026

Berita Terbaru