Andrea Wiwandhana Ajak Masyarakat Beralih dari Konsumsi ke Reputasi - Koran Mandalika

Andrea Wiwandhana Ajak Masyarakat Beralih dari Konsumsi ke Reputasi

Sabtu, 4 Januari 2025 - 11:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andrea Wiwandhana, pendiri CLAV Digital, mengajak masyarakat untuk memprioritaskan pembangunan reputasi online daripada konsumsi barang semata. Di era digital, kredibilitas seseorang sering kali dinilai dari apa yang ditemukan ketika nama mereka dicari di Google. Melalui CLAV Digital, Andrea menawarkan layanan membangun jejak digital yang kredibel dan tahan lama—sebuah investasi non-materil yang juga akan tercatat dalam sejarah untuk generasi mendatang.

Andrea percaya bahwa membangun reputasi digital, baik melalui prestasi, karya kreatif, maupun kontribusi sosial, jauh lebih bermakna dibandingkan konsumsi hedonis. Kampanye seperti #nobuychallenge yang pernah digagasnya mencerminkan pandangan ini. Dalam konteks teknologi seperti AI dan LLM, jejak digital Anda tidak hanya relevan untuk hari ini tetapi juga masa depan.

Jakarta, Indonesia – Di tengah dunia yang sering kali mengukur kesuksesan melalui penampilan, Andrea Wiwandhana, pendiri CLAV Digital, mengajak masyarakat untuk meninggalkan fokus pada konsumsi material yang sementara dan mulai membangun warisan digital yang abadi. Pesannya jelas: “Reputasi Anda di era digital adalah aset sejati Anda.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ukuran Kesuksesan yang Baru

Dulu, kekayaan dan kesuksesan sering ditunjukkan melalui kepemilikan barang seperti mobil mewah, properti mahal, atau pakaian bermerek. Namun, menurut Andrea, pola ini telah bergeser. “Sekarang, bahkan barang mewah pun bisa disewa kalau hanya untuk terlihat kaya. Kredibilitas yang sebenarnya terlihat dari apa yang orang temukan saat mereka mencari nama Anda di Google,” ujarnya.

Baca Juga :  Bittime Tanggapi Bitcoin Tembus $95.000 Akankah Jadi Sinyal Kebangkitan Menuju Rekor Baru?

Jejak digital kini menjadi penanda identitas yang permanen. Andrea menekankan pentingnya membangun personal branding yang lebih bermakna daripada sekadar materi. “Banyak hal yang bisa ditonjolkan—seperti prestasi akademis, karya kreatif, atau kontribusi sosial—yang semuanya mencerminkan citra diri yang autentik dan berdampak,” tambahnya.

Contoh pengembangan reputasi digital, Pendiri CLAV Digital, Andrea Wiwandhana

#NoBuyChallenge: Seruan untuk Konsumsi yang Bijak

Andrea, yang juga dikenal sebagai pendukung gaya hidup sadar, mencetuskan gerakan #NoBuyChallenge, sebuah kritik terhadap siklus konsumsi yang tiada akhir. Melalui kampanye ini, ia mendorong masyarakat untuk mengurangi pengeluaran yang tidak perlu dan mulai berinvestasi dalam reputasi online mereka—sebuah aset non-material yang nilainya terus bertambah seiring waktu.

Baca lebih lanjut tentang kampanye ini melalui artikel di REQNews dan Kompasiana.

CLAV Digital: Membangun Warisan Digital

Melalui CLAV Digital, Andrea menawarkan layanan untuk membantu individu dan bisnis membangun kehadiran digital yang kokoh. Meski media sosial memiliki peran, Andrea menggarisbawahi keterbatasannya: “Menambah like atau followers di media sosial bisa dilakukan dengan biaya murah, tetapi kurang memiliki kredibilitas. Sebaliknya, kehadiran yang solid di Google lebih terpercaya, tahan lama, dan berdampak besar.”

Baca Juga :  DoxaDigital, Hakka Indonesia, dan EverIdea Ajak Bisnis Naik Kelas Lewat TikTok for Business

CLAV Digital mengkhususkan diri dalam meningkatkan visibilitas di Google melalui distribusi konten strategis, memastikan klien meninggalkan kesan positif dan abadi. Andrea menambahkan, “Reputasi Anda yang terindeks oleh Google adalah bagian dari sejarah yang tercatat.”

Ilustrasi reputasi digital

Reputasi sebagai Investasi Masa Depan

Andrea juga menyoroti dampak jangka panjang dari reputasi online yang kuat. Dengan kemajuan teknologi seperti AI dan model bahasa besar (LLM) seperti ChatGPT, Gemini, dan Perplexity, jejak digital menjadi bagian dari catatan sejarah kolektif.

“Membangun reputasi digital bukan hanya untuk hari ini—ini adalah investasi untuk masa depan,” tegas Andrea. “Ketika cucu atau cicit Anda mencari nama Anda, mereka akan tahu siapa leluhurnya, apa yang telah dilakukan, bahkan bagaimana cara berpikirnya. Ini adalah warisan non-material yang melampaui generasi.”

Perplexity AI, yang digadang gadang sebagai google di masa depan

Pesan Penting

Andrea Wiwandhana dan CLAV Digital memberikan perspektif baru tentang kesuksesan dan warisan di era digital. Dengan fokus pada keaslian, kontribusi bermakna, dan kehadiran online yang strategis, mereka membantu individu dan bisnis membangun reputasi yang bertahan lama.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang layanan CLAV Digital atau memulai perjalanan membangun warisan digital Anda, kunjungi CLAV Digital.

Berita Terkait

Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026
FLOQ Circle: Sisterhood Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Mengenal Aset Kripto
Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar
Cara Trader Pemula Mengelola Risiko dengan Trading Plan
Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light
Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga
Sambut Mudik Lebaran 2026, 16 Ribuan Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 4 Semarang Telah Terjual
KAI Daop 4 Semarang Perkuat Layanan Kesehatan Pegawai melalui Kolaborasi dengan Primaya Hospital

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:22

MyRepublic Indonesia Resmi Buka Pra-Registrasi Internet FWA: MyRepublic Air

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:49

Bersiap Menghadapi Masa Angleb, KAI Services Terus Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kebersihan

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:07

Antara by Sleeping Lion: Hunian Mewah di Dataran Tinggi

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:37

SUCOFINDO Perkuat Tata Kelola Transportasi Publik melalui Sertifikasi ISO 37001 dan ISO/IEC 27001 untuk LRT Jakarta

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:06

KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan dan Pelayanan Penumpang Terjamin dengan Baik

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:38

Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Yogyakarta Tembus 239 Ribu di Januari 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 21:27

Hubungan Krisis Ekonomi, Inflasi, dan Volatilitas Pasar

Senin, 9 Februari 2026 - 17:13

Media X Space Menempati Ruang Publik Untuk Desain dan Seni Asia

Berita Terbaru