Kolaborasi Universitas dan Industri, Bicarakan Program Inovatif Melalui Kuliah Tamu oleh MAXY Academy - Koran Mandalika

Kolaborasi Universitas dan Industri, Bicarakan Program Inovatif Melalui Kuliah Tamu oleh MAXY Academy

Jumat, 24 Januari 2025 - 17:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 23 Januari 2024 – “Exclusive Public Lecture Chapter 2025: Shaping Leaders, Ending Poverty” sukses diselenggarakan sebagai kolaborasi strategis antara MAXY Academy, TBN Alliance, dan Fakultas Sains dan Teknik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kuliah tamu ini menghadirkan Melvyn Mak, Chairman TBN Alliance, sebagai pembicara utama, yang berbagi wawasan mendalam tentang kepemimpinan dan inovasi untuk mengakhiri kemiskinan.

Acara ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Teddy Hartono (Chairman TBN Indonesia), Isaac Munandar (CEO & Co-Founder MAXY Academy), dan Khodijah Hulliyah, M.Si., Ph.D. (Wakil Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah bidang kemahasiswaan), yang turut memperkaya diskusi dengan perspektif mereka tentang peran mahasiswa sebagai pemimpin masa depan.

Membangun Pemimpin Masa Depan untuk Memberantas Kemiskinan

Dalam pemaparannya, Melvyn Mak menyoroti pentingnya membekali generasi muda dengan keterampilan kepemimpinan yang tangguh dan empati mendalam. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor, pendidikan, dan inovasi adalah kunci untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemimpin masa depan harus mampu berpikir kritis, memiliki keberanian, dan mengedepankan solusi yang memberdayakan komunitas. Mengakhiri kemiskinan bukan hanya tentang bantuan langsung, tetapi menciptakan sistem yang mendorong kemandirian,” tegas Melvyn Mak.

Teddy Hartono, Chairman TBN Indonesia, menyoroti peran strategis kampus dalam mendorong pertumbuhan wirausaha.

“Kami ingin menciptakan pemicu dari TBN Community untuk transformasi di Indonesia. Semua elemen organisasi terlibat dalam membuat perubahan. Saat ini, jumlah entrepreneur di Indonesia baru 3,6%, dan kita harus meningkatkan angka ini. Kampus adalah mesin pertumbuhan, dan sangat strategis bermitra dengan kampus melalui MAXY Academy,” ujar Teddy.

Baca Juga :  Bitcoin Naik ke US$100.000, Apakah Terlambat Investasi BTC?

Dukungan dari UIN Syarif Hidayatullah

Khodijah Hulliyah, M.Si., Ph.D. menyampaikan pentingnya pengembangan kurikulum kewirausahaan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Dari bidang pengembangan kurikulum, UIN Syarif Hidayatullah menyadari bahwa kita harus mengembangkan kurikulum kewirausahaan yang up to date dengan kondisi sekarang. Hadirnya MAXY Academy membuat kita dapat berkolaborasi dalam dua hal. Yang pertama adalah untuk mengembangkan kurikulum kewirausahaan yang dilengkapi oleh pengalaman MAXY Academy sendiri sebagai mitra dari dunia industri,” jelasnya.

“Yang kedua adalah berdirinya Innovation Impact Hub, yakni sebuah tempat diskusi yang nyaman, yang di dalamnya juga berisi diskusi-diskusi inovasi mahasiswa,” tambah Khodijah.

Antusiasme Mahasiswa dan Potensi Gen Z

Dalam sesi wawancara setelah acara selesai, Melvyn Mak menegaskan pentingnya mendorong Gen Z untuk berinovasi dan membangun social enterprise sebagai salah satu cara mengurangi kemiskinan di Indonesia.

“Gen Z sebenarnya memiliki keunggulan dalam berinovasi dan memahami teknologi lebih cepat daripada golongan umur lainnya. Contohnya, mereka sangat ahli dalam bermedia dan dapat memulai bisnis dari sosial media dengan modal rendah. Followers adalah aset utama mereka untuk menjalankan bisnis,” ungkapnya.

Melvyn juga menekankan bahwa dalam membangun social enterprise, Gen Z membutuhkan bimbingan dan dukungan. “Entrepreneur muda perlu memiliki visi jelas tentang inovasi yang dikembangkan dan bagaimana inovasi tersebut dapat menyelesaikan masalah. Dengan fondasi bisnis yang kuat, mereka tidak mudah terjatuh dalam kegagalan. TBN adalah salah satu tempat di mana Gen Z bisa mendapatkan bimbingan untuk mengembangkan inovasi mereka,” tambahnya.

Baca Juga :  Berita Bitcoin Terbaru, Harga BTC Makin Anjlok Akibat Krisis Dolar AS?

Kolaborasi untuk Dampak Sosial yang Lebih Besar

Kolaborasi antara MAXY Academy, TBN Alliance, dan UIN Syarif Hidayatullah mencerminkan komitmen bersama untuk mempersiapkan pemimpin masa depan yang kompetitif secara global dengan misi sosial yang kuat.

“Acara ini merupakan langkah awal dari banyak program yang kami rencanakan untuk masa depan. Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan mitra strategis guna menyediakan pendidikan yang menginspirasi dan aplikatif bagi generasi muda,” tutup Isaac Munandar.

Isaac Munandar menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung program-program inovatif.

“Kolaborasi dengan MAXY Academy, TBN Indonesia, dan UIN Syarif Hidayatullah dapat membantu banyak mahasiswa melalui program entrepreneur ini. Kami juga sedang mempersiapkan program technopreneur di UIN dengan harapan dapat menghasilkan banyak produk inovatif lainnya,” jelas Isaac.

Ia juga menambahkan, “Selain itu, program Sociopreneurship Journey yang kami lakukan sebelumnya telah terbukti membantu lebih dari 600 mahasiswa dalam mengembangkan produk inovatif mereka. Kami optimistis program-program seperti ini akan terus berdampak positif bagi generasi muda.”

Respon Positif dari Mahasiswa

Ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah menghadiri acara ini dengan antusiasme tinggi. Mereka tidak hanya mendapat inspirasi dari para pembicara, tetapi juga terlibat aktif dalam sesi diskusi dan berbagi ide tentang solusi inovatif untuk isu-isu sosial.

Dengan suksesnya acara ini, MAXY Academy, TBN Alliance, dan UIN Syarif Hidayatullah berharap dapat melanjutkan kerja sama ini melalui program-program inspiratif lainnya di masa mendatang. Harapannya adalah tercipta generasi pemimpin yang mampu menciptakan dunia yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Berita Terkait

Pengajian Rutin Jumat di BRI Region 6 Berlangsung Khidmat dan Penuh Kehangatan
Jenderal Lucky Avianto Turun Gunung Hancurkan Ladang Ganja Di Pedalaman Rimba, Paska ‘Dilegalkan’ OPM Papua
BINUS @Malang Hadirkan REACH Out: Perkuat Kepedulian Kesehatan Mental di Lingkungan Kampus
Right System, Right Expert: Peran Strategis Sistem Informasi dalam Membangun Proses Bisnis Berkelanjutan
Melihat Arah Industri Konstruksi dari Perspektif Waringin Megah
KAI Daop 2 Bandung Catat Kenaikan 19,9% Penumpang KA Jarak Jauh pada Triwulan I 2026, Maret Jadi Puncak Tertinggi
Partner Day Doctor Web di Jakarta: Membuka Peluang Baru dalam Kerja Sama Keamanan Siber
RSJPD Harapan Kita – Tokushukai Capai Topping Off, PTPP Hadirkan Smart Hospital Berteknologi Tinggi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:00

Pengajian Rutin Jumat di BRI Region 6 Berlangsung Khidmat dan Penuh Kehangatan

Jumat, 17 April 2026 - 09:00

Jenderal Lucky Avianto Turun Gunung Hancurkan Ladang Ganja Di Pedalaman Rimba, Paska ‘Dilegalkan’ OPM Papua

Jumat, 17 April 2026 - 09:00

BINUS @Malang Hadirkan REACH Out: Perkuat Kepedulian Kesehatan Mental di Lingkungan Kampus

Jumat, 17 April 2026 - 08:00

Right System, Right Expert: Peran Strategis Sistem Informasi dalam Membangun Proses Bisnis Berkelanjutan

Jumat, 17 April 2026 - 00:00

KAI Daop 2 Bandung Catat Kenaikan 19,9% Penumpang KA Jarak Jauh pada Triwulan I 2026, Maret Jadi Puncak Tertinggi

Kamis, 16 April 2026 - 22:00

Partner Day Doctor Web di Jakarta: Membuka Peluang Baru dalam Kerja Sama Keamanan Siber

Kamis, 16 April 2026 - 20:00

RSJPD Harapan Kita – Tokushukai Capai Topping Off, PTPP Hadirkan Smart Hospital Berteknologi Tinggi

Kamis, 16 April 2026 - 19:00

Dukung Ekosistem Makan Bergizi Gratis, Krakatau Steel dan Kemendes PDT Bangun Desa Tematik

Berita Terbaru

NTB Terkini

Mensos Ajak Seluruh Kades di NTB Hidupkan Puskesos

Jumat, 17 Apr 2026 - 06:50