Terrasolid untuk Pemrosesan dan Analisis Data LiDAR - Koran Mandalika

Terrasolid untuk Pemrosesan dan Analisis Data LiDAR

Senin, 1 Juni 2026 - 07:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Data LiDAR mentah yang dihasilkan dari survei drone mengandung ratusan juta poin yang perlu diproses, diklasifikasi, dan dianalisis sebelum bisa digunakan untuk kebutuhan operasional. Kualitas pemrosesan data menentukan akurasi output akhir, dari model terrain hingga perhitungan volumetrik.

Terrasolid hadir sebagai platform perangkat lunak LiDAR yang mencakup seluruh tahap pemrosesan data, dari manajemen point cloud hingga pembuatan model permukaan dan penyesuaian akurasi data. Platform ini terdiri dari tiga modul utama yang bekerja secara terintegrasi.

TerraScan menangani manajemen, pemrosesan, dan visualisasi point cloud, mencakup klasifikasi dan filtering, vektorisasi objek, analisis dan simulasi, serta batch processing untuk dataset berskala besar. TerraModeler digunakan untuk pembuatan dan pengeditan model permukaan, termasuk pembuatan kontur, perhitungan volume, analisis perbedaan antara dua dataset, dan ekspor ke software CAD dan desain. TerraMatch menjalankan strip adjustment untuk mengoreksi misalignment natural pada data LiDAR dari sensor apapun, meningkatkan akurasi absolut data secara signifikan.

Baca Juga :  Mengapa Harus Renovasi dengan Jasa Arsitektur? Yuk, Simak Informasinya!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  MAXY Academy Resmi Memulai Digital Career Bootcamp Batch 15, Cetak Talenta Digital Masa Depan

“Akurasi data LiDAR final bergantung pada kualitas pemrosesan, bukan hanya kualitas sensor. Strip adjustment di TerraMatch dan klasifikasi point cloud di TerraScan menentukan seberapa andal data tersebut digunakan untuk analisis terrain dan perhitungan volumetrik,” ujar Halo Robotics.

Terrasolid menjadi standar pemrosesan data LiDAR untuk kebutuhan survei presisi tinggi, menghasilkan output yang langsung kompatibel dengan workflow GIS dan CAD untuk analisis dan pelaporan operasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Bittime Gelar Event di Bali, Bahas Potensi dan Masa Depan Futures di Indonesia
Drone Kargo untuk Lokasi Sulit Dijangkau: Cara Baru Mengirim Barang ke Tempat yang Tak Terhubung Jalan
Omzet Naik tapi Laba Menipis? Sering Terlewat Sebelum Beralih ke Odoo ERP
Beda Re-Key dan Daftar Ulang Sertifikat Elektronik yang Hampir Kedaluwarsa
Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik
Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Bittime Gelar Event di Bali, Bahas Potensi dan Masa Depan Futures di Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Drone Kargo untuk Lokasi Sulit Dijangkau: Cara Baru Mengirim Barang ke Tempat yang Tak Terhubung Jalan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Omzet Naik tapi Laba Menipis? Sering Terlewat Sebelum Beralih ke Odoo ERP

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Beda Re-Key dan Daftar Ulang Sertifikat Elektronik yang Hampir Kedaluwarsa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia

Berita Terbaru