ROI (Return on Investment): Cara Hitung & Strategi Mendongkrak Laba Bisnis - Koran Mandalika

ROI (Return on Investment): Cara Hitung & Strategi Mendongkrak Laba Bisnis

Selasa, 4 Februari 2025 - 13:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dengan memahami dan menghitung ROI, sebuah bisnis akan bisa menentukan strategi mana yang menguntungkan serta meningkatkan efisiensi melalui 5 cara saja.

Setiap keputusan bisnis adalah sebuah investasi.

Mulai dari biaya pemasaran, pengembangan produk, hingga rekrutmen tim—semuanya memakan biaya, dengan harapan bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tapi, bagaimana cara memastikan bahwa uang yang sudah dikeluarkan benar-benar menghasilkan laba?

Jawabannya ada pada Return on Investment (ROI).

ROI adalah metrik yang digunakan untuk mengukur efektivitas suatu investasi dalam menghasilkan keuntungan.

Dengan memahami ROI, seorang pemilik bisnis akan bisa mengetahui apakah sebuah strategi yang sedang berjalan layak diteruskan atau perlu diperbaiki.

Misalnya, Anda mengeluarkan Rp10 juta untuk beriklan di media sosial dan mendapatkan pendapatan Rp25 juta dari kampanye tersebut. Apakah ini berarti strategi pemasaran Anda sukses?

Belum tentu!

Tanpa menghitung ROI, kita tidak bisa benar-benar menilai seberapa efektif investasi tersebut.

Di artikel ini, mari kita pelajari lebih dalam.

Pengertian ROI dan Cara Menghitungnya

ROI — atau Return on Investment — adalah metrik yang menunjukkan perbandingan antara keuntungan yang diperoleh dan modal yang telah dikeluarkan.

Indikator ini digunakan di berbagai aspek bisnis, mulai dari pemasaran digital, pengembangan produk, hingga investasi jangka panjang.

Dalam konteks pemasaran, ROI terutama sangat penting untuk mengevaluasi apakah sebuah strategi digital marketing yang sedang berjalan benar-benar menghasilkan keuntungan.

Sribu.com, misalnya, sering membantu klien dalam menentukan strategi pemasaran yang tepat agar ROI yang didapatkan lebih optimal.

Menghitung ROI pun sebenarnya cukup sederhana.

Rumus dasarnya adalah:

Image

(Biaya investasi ini harus sedetail mungkin terkait penggunaan biaya Anda, jika ingin hasil yang didapat semakin akurat.) 

Agar lebih jelas, mari kita lihat contoh berikut:

Sebuah bisnis mengeluarkan biaya Rp10.000.000 untuk beriklan di Instagram Ads dan mendapatkan pendapatan sebesar Rp25.000.000.

Maka, perhitungan ROI-nya adalah:

ImageImage

Hasil perhitungan ROI sebesar 150% di atas menunjukkan bahwa bisnis memperoleh keuntungan 1,5 kali lipat dari modal yang dikeluarkan (bersih Rp15 Juta).

Baca Juga :  The Appliance & Electronics World Expo 2025 Menjadi Saksi Hisense dalam Pengaplikasian AI dan Memimpin Industri AI ke Era Baru

Semakin tinggi ROI ini, artinya semakin efisien penggunaan modal dalam bisnis.

Sebaliknya, jika ROI rendah atau negatif, maka bisnis perlu mengevaluasi penyebab kerugian dan mencari strategi lain yang lebih efektif.

Namun, dalam beberapa skenario, ROI yang tinggi pun tidak selalu berarti kesuksesan.

Ada banyak faktor lain yang perlu dipertimbangkan, seperti waktu pengembalian investasi dan risiko yang terlibat dalam investasi tersebut.

5 Cara Meningkatkan ROI dalam Berbisnis

Setelah memahami cara menghitungnya, sekarang kita perlu mencari cara untuk meningkatkannya.

Berikut beberapa strategi yang bisa diterapkan:

1. Fokus pada Target Audiens yang Tepat

Salah satu alasan utama ROI rendah adalah iklan yang ditargetkan ke audiens yang tidak relevan.

Jika Anda menjalankan iklan tanpa strategi yang jelas, besar kemungkinan anggaran yang dikeluarkan hanya akan terbuang percuma.

Misalnya, jika Anda menjual produk skincare, target audiens terbaik mungkin adalah wanita berusia 20-35 tahun yang tertarik dengan kecantikan, bukan semua pengguna Instagram.

Gunakan alat analitik seperti Facebook Audience Insights atau Google Analytics untuk memahami demografi, minat, perilaku calon pelanggan, hingga data-data lainnya yang ingin Anda ketahui.

2. Optimalkan Biaya Operasional

Foto ilustrasi dari Pexels

ROI bukan hanya tentang pendapatan, tetapi juga efisiensi dalam mengatur pengeluaran.

Misalnya, jika Anda bisa mengurangi biaya produksi atau distribusi tanpa mengorbankan kualitas, otomatis keuntungan bersih akan meningkat.

Beberapa cara yang bisa dicoba:

✅ Menggunakan teknologi otomatisasi (contoh: CRM, software akuntansi)

✅ Menekan biaya pengiriman dengan mencari supplier yang lebih efisien

✅ Memanfaatkan platform pemasaran digital untuk mengurangi biaya iklan offline

Semakin efisien operasional sebuah bisnis, maka semakin tinggi ROI yang bisa didapat!

3. Manfaatkan Strategi Retargeting

Foto ilustrasi dari Pixabay

Retargeting adalah strategi pemasaran yang menargetkan ulang calon pelanggan yang sebelumnya sudah berinteraksi dengan penawaran Anda.

Menurut data, iklan retargeting memiliki kemungkinan 70% lebih tinggi untuk diklik dibandingkan iklan biasa.

Baca Juga :  Buka Cabang Pertama di Indonesia, ASHTA District 8 Jadi Tuan Rumah Fuglen dari Norwegia

Misalnya, seseorang mengunjungi toko marketplace Anda, melihat produk, tetapi belum melakukan pembelian.

Dengan retargeting, Anda bisa menampilkan iklan yang mengingatkan mereka untuk kembali dan menyelesaikan transaksi.

4. Tingkatkan Konversi dengan Landing Page yang Efektif

Contoh landing page

Jika Anda menjalankan kampanye digital marketing, landing page yang berfungsi baik & berkualitas profesional bisa memberikan perbedaan besar dalam tingkat konversi.

Landing page yang efektif harus:

✅ Memiliki desain yang clean dan profesional

✅ Menyertakan CTA (Call-to-Action) yang jelas

✅ Memberikan informasi produk atau layanan secara ringkas dan meyakinkan

Melakukan A/B testing untuk menguji berbagai elemen dalam landing page juga dapat membantu menemukan strategi terbaik untuk meningkatkan konversi.

Sribu.com sendiri telah membantu banyak bisnis meningkatkan konversi dengan desain landing page yang optimal untuk iklan digital kami!

5. Lakukan Evaluasi dan Analisis Data Secara Berkala

Image

ROI bukan angka statis.

Artinya, performa investasi bisnis bisa berubah seiring waktu.

Oleh karena itu, penting untuk melakukan evaluasi rutin agar strategi yang digunakan tetap relevan & tidak ada terjadi kesalahan.

Gunakan alat analitik seperti:

📊 Google Analytics, untuk melacak trafik website

📊 Facebook Business Manager untuk analisis performa iklan

📊 TikTok Ads Manager untuk kampanye pemasaran video di TikTok

Dengan melakukan analisis secara rutin, Anda akan bisa mengidentifikasi pola tren pasar, mengetahui titik lemah dalam strategi, dan segera melakukan perbaikan sebelum kerugian menjadi semakin besar.

Kesimpulan

Memahami dan menghitung ROI (Return on Investment) adalah langkah penting dalam mengelola bisnis agar tetap menguntungkan.

Jika masih bingung bagaimana cara meningkatkan ROI dalam berbisnis, Anda bisa menggunakan jasa digital marketing seperti yang tersedia di Sribu.com sebagai solusi terbaik.

Dengan strategi yang lebih terarah — dari tim & freelancer berpengalaman kami — ROI bisnis bisa terus meningkat dan membawa kesuksesan usaha ke next level!

Berita Terkait

Jurusan Kuliah Ini Bantu Kamu Memahami Artificial Intelligence
Topotels Hadirkan Struktur Corporate Baru Dorong Transformasi Hospitality Indonesia
Jumlah Penumpang LRT Jabodebek Terus Meningkat, Capai 5,2 Juta Pengguna di Awal 2026
PTPP Catatkan Perolehan Kontrak Baru Rp2,76 Triliun pada Januari 2026, Tumbuh 120,8% YoY
Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi
CoreX Messenger Resmi Diluncurkan: Aplikasi Perpesanan Modern Besutan Orbis Elite untuk Era Komunikasi Baru
Bawa Sukses AI Konstruksi di Jepang, Actual Inc. Buka 5 Slot Terakhir Kemitraan Eksklusif “KITAKITA.AI” bagi SO/P3MI Indonesia (Gratis)
Apical dan Earthworm Foundation Memperkuat Penghidupan Berkelanjutan melalui Inisiatif Perhutanan Sosial di Kalimantan Timur

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:34

Selama Bulan Ramadhan, Kuliner Kereta Siapkan Menu Takjil untuk Penumpang Kereta Api

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:30

Transisi Energi Butuh Mineral Kritis, MIND ID di Pusat Ekosistem

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:57

Dupoin Futures Perkuat Sinergi Regulator, Fokus Transformasi Teknologi 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 01:20

Melampaui Keuntungan Jangka Pendek, Cara Investor Indonesia Menyusun Strategi Jangka Panjang di Market Volatile 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:50

Bank Raya Raih Penghargaan Indonesia Popular Digital Product Awards 2026, Perkuat Posisi sebagai Bank Digital Pilihan Masyarakat

Kamis, 5 Maret 2026 - 05:20

MyRepublic Indonesia Kembali Ukir Dua Prestasi di Asian Telecom Awards 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:07

Prospek Karir Lulusan Software Engineering

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:51

Villas for Rent in Bali: Menikmati Keindahan Alam Bali dari Sebuah Vila

Berita Terbaru