Terlihat Cuan, Ternyata Tipuan: Ini Ciri-Ciri Modus Honeypot Crypto - Koran Mandalika

Terlihat Cuan, Ternyata Tipuan: Ini Ciri-Ciri Modus Honeypot Crypto

Senin, 31 Maret 2025 - 10:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penipuan di dunia kripto terus berkembang dengan skema yang semakin canggih. Salah satu modus yang perlu diwaspadai oleh investor dan trader adalah honeypot crypto, yaitu jjebakan yang dirancang untuk menarik korban dengan iming-iming keuntungan besar. 

Dalam artikel ini, kita akan membahas cara kerja penipuan honeypot dan langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk menghindarinya.

Apa Itu Honeypot Crypto?

Honeypot crypto adalah skema penipuan yang memanfaatkan smart contract untuk mengunci dana investor secara sepihak. Proyek ini biasanya dikemas seperti platform investasi legal, lengkap dengan tampilan profesional, whitepaper, dan janji keuntungan tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, saat investor menyetorkan aset, mereka akan mendapati bahwa dana tersebut tidak bisa ditarik kembali. Hal ini disebabkan oleh manipulasi kode di dalam smart contract yang telah disiapkan oleh pelaku.

Istilah “honeypot” sendiri mengacu pada jebakan yang tampak menguntungkan, tetapi justru berbahaya. Layaknya madu yang memikat serangga masuk ke perangkap.

Bagaimana Modus Honeypot Crypto Bekerja?

Penipuan honeypot biasanya diawali dengan peluncuran proyek kripto palsu, seperti token baru, staking dApp, atau Initial Coin Offering (ICO) yang terdengar menjanjikan. Proyek akan dijalankan layaknya proyek nyata untuk membangun kepercayaan pengguna.

Baca Juga :  Optimalkan CRM & Call Center untuk Bisnis Anda

Saat cukup banyak investor mulai membeli token atau menyetor aset, barulah jebakan diaktifkan: investor tidak bisa menjual token yang telah mereka beli, atau sistem menolak permintaan penarikan dana. Semua likuiditas kemudian diambil oleh pelaku melalui jalur tersembunyi dalam smart contract.

Jenis honeypot ini banyak ditemukan pada proyek-proyek yang tidak memiliki pengawasan ketat atau audit keamanan yang kredibel.

Tanda-Tanda Proyek Honeypot Crypto

Proyek honeypot biasanya menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat tanpa alasan yang jelas. Investor bisa menyetor dana, tapi tidak bisa menariknya kembali, sering kali dengan alasan teknis yang dibuat-buat.

Kode smart contract sering disembunyikan atau terlalu rumit, membuatnya sulit dianalisis. Proyek semacam ini juga jarang punya produk nyata atau roadmap yang jelas.

Tim pengembangnya sering anonim atau tidak bisa diverifikasi. Aset yang dibeli juga biasanya sulit diperdagangkan karena likuiditas rendah.

Yang paling penting, proyek honeypot jarang diaudit oleh pihak ketiga. Proyek yang aman umumnya punya audit dari lembaga seperti CertiK atau PeckShield.

Cara Menghindari Honeypot Crypto

Untuk menghindari modus honeypot, penting untuk selalu melakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi. Telusuri informasi proyek secara detail,  termasuk whitepaper, produk, dan tim pengembangnya.

Baca Juga :  Permintaan Yacht Pribadi ke Nusa Penida Meningkat 40%, Wisatawan Incar Kenyamanan dan Privasi

Gunakan tools blockchain seperti Honeypot.is, BSCheck, atau Etherscan untuk menganalisis smart contract dan mencari potensi red flag yang tidak tampak di permukaan.

Cek juga apakah proyek telah melalui audit keamanan. Jika tidak, pertimbangkan kembali keputusan investasi kamu.

Bergabung dengan komunitas seperti forum Telegram, Reddit, atau X (Twitter) bisa memberikan perspektif tambahan dari pengguna lain. Pengalaman mereka bisa jadi peringatan dini.

Selain itu, biasakan untuk tidak langsung menyetorkan dana besar. Mulai dengan nominal kecil untuk menguji fitur proyek, terutama kemampuan penarikan.

Lindungi Asetmu, Pilih Platform yang Aman

Penipuan honeypot crypto merupakan salah satu dari sekian banyak risiko di dunia aset digital. Namun dengan pengetahuan, kewaspadaan, dan riset yang baik, kamu bisa terhindar dari jebakan semacam ini.

Untuk memastikan pengalaman investasi yang aman, gunakan platform tepercaya seperti Bittime aplikasi investasi kripto berlisensi yang menghadirkan sistem keamanan berlapis untuk melindungi aset penggunanya. 

Di tengah derasnya peluang dan tantangan kripto, langkah paling cerdas adalah tetap waspada dan terus belajar. Kunjungi Bittime Blog untuk dapatkan insight harian yang relevan seputar aset digital, strategi trading, dan tren pasar terkini.

Berita Terkait

57% Jawaban AI Tidak Menyebut Brand, Apa Dampaknya bagi Bisnis?
PhotoBebaz Dorong Format “Designed Experience” di Tengah Social Media Fatigue
Barantum Dorong Engagement Pelanggan lewat WhatsApp CRM
Diakui di Amerika Serikat dan Inggris, KLTC Perkuat Posisi sebagai Lembaga Pengembangan SDM Berstandar Global
BRI Finance Optimalkan Potensi Pasar Daerah melalui Pameran Otomotif di Banyuwangi
Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Rawamangun Tampil Anggun Berkebaya
Butuh Besi Cepat untuk Proyek April Ini? Ini Solusi Tanpa Ribet
Besi AS untuk Industri: Jenis dan Kegunaan yang Jarang Diketahui

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 09:00

57% Jawaban AI Tidak Menyebut Brand, Apa Dampaknya bagi Bisnis?

Senin, 27 April 2026 - 09:00

PhotoBebaz Dorong Format “Designed Experience” di Tengah Social Media Fatigue

Senin, 27 April 2026 - 09:00

Barantum Dorong Engagement Pelanggan lewat WhatsApp CRM

Senin, 27 April 2026 - 09:00

Diakui di Amerika Serikat dan Inggris, KLTC Perkuat Posisi sebagai Lembaga Pengembangan SDM Berstandar Global

Senin, 27 April 2026 - 08:09

BRI Finance Optimalkan Potensi Pasar Daerah melalui Pameran Otomotif di Banyuwangi

Minggu, 26 April 2026 - 21:00

Butuh Besi Cepat untuk Proyek April Ini? Ini Solusi Tanpa Ribet

Minggu, 26 April 2026 - 20:00

Besi AS untuk Industri: Jenis dan Kegunaan yang Jarang Diketahui

Minggu, 26 April 2026 - 20:00

LRT Jabodebek Dukung Festival IWE 2026, Perkuat Peran Transportasi Publik dalam Aktivitas Komunitas

Berita Terbaru

Teknologi

Barantum Dorong Engagement Pelanggan lewat WhatsApp CRM

Senin, 27 Apr 2026 - 09:00