Akhir Q2 Stabil, Coinbase Ramal Pasar Kripto Melejit di Q3 2025 - Koran Mandalika

Akhir Q2 Stabil, Coinbase Ramal Pasar Kripto Melejit di Q3 2025

Selasa, 22 April 2025 - 14:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Coinbase, salah satu bursa aset kripto terbesar di dunia, dalam laporan terbarunya bertajuk Coinbase Monthly Outlook April 2025, menyampaikan prediksi terkait kondisi pasar kripto dalam beberapa pekan ke depan. Menurut laporan tersebut, pasar aset digital diperkirakan masih akan mengalami volatilitas yang cukup tinggi dalam jangka pendek, setidaknya selama 4 hingga 6 minggu ke depan, atau hingga pertengahan Mei 2025. Fluktuasi harga ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal yang menciptakan ketidakpastian di kalangan pelaku pasar.

Salah satu faktor utama yang menjadi pemicu volatilitas tersebut adalah kondisi ekonomi global yang tengah diliputi ketidakpastian. Coinbase mencatat bahwa berbagai kebijakan tarif baru yang diberlakukan oleh sejumlah negara, serta ketegangan geopolitik yang memanas, khususnya dalam hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok, turut memberi tekanan signifikan terhadap pasar aset digital. Selain itu, pelemahan nilai tukar Yuan Tiongkok (CNY) yang mencapai titik terendahnya dalam 18 tahun terakhir menambah beban bagi stabilitas ekonomi regional dan global, yang secara tidak langsung juga berdampak terhadap sentimen investor di pasar kripto.

Di tengah situasi tersebut, Coinbase mengingatkan para investor untuk tetap mewaspadai risiko pasar dalam jangka pendek, seraya memperhatikan dinamika makroekonomi global yang terus berkembang. Meskipun kondisi saat ini cenderung bergejolak, laporan itu juga menyoroti potensi stabilisasi pasar menjelang akhir kuartal kedua 2025. Coinbase optimistis, setelah periode penuh ketidakpastian ini, pasar kripto memiliki peluang untuk kembali menguat pada kuartal ketiga mendatang, seiring meredanya sejumlah isu global dan potensi kebijakan stimulus dari beberapa negara ekonomi utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam beberapa waktu terakhir, pasar kripto mengalami tekanan signifikan yang ditandai dengan turunnya harga Bitcoin dan indeks COIN50 ke bawah rata-rata pergerakan 200 hari. Secara teknikal, kondisi ini kerap dipandang sebagai sinyal awal potensi memasuki fase bearish atau tren penurunan dalam siklus pasar aset digital. Fenomena ini turut memicu kekhawatiran di kalangan investor dan analis, mengingat rata-rata pergerakan 200 hari sering dijadikan indikator penting untuk membaca arah jangka menengah hingga panjang pergerakan harga aset kripto, khususnya Bitcoin sebagai aset utama di pasar ini.

Baca Juga :  Penjualan Tiket Nataru Terus Meningkat, KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pelanggan Pesan Lebih Awal

Namun, di tengah kekhawatiran tersebut, Coinbase tetap menyampaikan pandangan yang cukup optimis dalam laporan terbarunya. Perusahaan memperkirakan bahwa tekanan harga yang saat ini terjadi bersifat sementara dan pasar berpotensi mengalami stabilisasi dalam beberapa bulan ke depan. Lebih spesifik, Coinbase memprediksi bahwa pergerakan harga aset kripto, termasuk Bitcoin dan indeks COIN50, akan mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan dan stabilisasi pada pertengahan hingga akhir kuartal kedua 2025, yakni sekitar bulan Mei hingga Juni. Proyeksi ini didasarkan pada potensi meredanya sejumlah faktor eksternal yang saat ini membebani pasar serta kemungkinan adanya respons kebijakan dari pelaku ekonomi global yang dapat membantu mengurangi ketidakpastian di pasar aset digital.

Prediksi positif terhadap pasar kripto pada paruh kedua 2025 tidak hadir tanpa dasar. Coinbase menyebut bahwa tren historis di pasar kripto, khususnya pasca-halving Bitcoin, cenderung menunjukkan pola penguatan signifikan beberapa bulan setelah peristiwa tersebut. Ditambah lagi, prospek kebijakan moneter yang lebih longgar dari bank sentral di berbagai negara, termasuk potensi penurunan suku bunga, diperkirakan akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan pasar aset digital. Kondisi likuiditas global yang lebih baik ini diyakini dapat mendorong arus modal kembali masuk ke aset berisiko seperti kripto, seiring meredanya tekanan dari ketidakpastian makroekonomi global.

Selain itu, Coinbase menyoroti beberapa faktor pendukung lain yang bisa memperkuat reli kripto di kuartal ketiga 2025. Salah satunya adalah meningkatnya adopsi institusional terhadap aset digital, yang kian terlihat melalui peluncuran dan penerimaan produk Exchange-Traded Fund (ETF) berbasis kripto di berbagai pasar keuangan utama. Selain itu, kepastian regulasi di Amerika Serikat, yang selama ini menjadi salah satu faktor penahan pergerakan pasar, mulai menunjukkan arah yang lebih jelas. Laporan dari lembaga riset ternama seperti ARK Invest dan Morningstar turut memperkuat optimisme tersebut, dengan memproyeksikan adanya pertumbuhan signifikan di sektor aset digital dalam beberapa bulan mendatang. Tren penurunan imbal hasil obligasi pemerintah di kuartal kedua 2025 juga berpotensi mendorong investor untuk mencari alternatif investasi dengan imbal hasil lebih tinggi, termasuk di pasar kripto.

Baca Juga :  DoxaDigital Masuk Daftar Top Digital Marketing Agency di Jakarta versi Clutch dan Sortlist

Kendati demikian, Coinbase tetap memberikan catatan penting bagi para investor untuk tidak terbawa euforia secara berlebihan. Perusahaan mengingatkan bahwa kondisi pasar di awal 2025 masih ditandai oleh sentimen negatif yang cukup kuat, dengan indeks ketakutan pasar kripto (Crypto Fear & Greed Index) menunjukkan level “Extreme Fear”. Oleh karena itu, meskipun potensi pertumbuhan pasar di paruh kedua tahun ini cukup besar, investor tetap disarankan menerapkan strategi manajemen risiko yang defensif. Langkah ini penting guna mengantisipasi kemungkinan adanya volatilitas lanjutan atau kejutan eksternal yang bisa memengaruhi pergerakan harga dalam waktu cepat.

Pergerakan harga Aset kripto, Saham Amerika Serikat, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Berita Terkait

Cara Membuat Website Toko Online Sendiri Sebelum 11.11 dan Harbolnas
BINUS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor melalui NEST di QS Higher Ed Summit Asia Pacific 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini melalui Edukasi di Lingkungan Sekolah
Alternativa Film Festival 2027 Siapkan Hadiah US$120.000, Buka Peluang bagi Sineas Indonesia ke Panggung Internasional
Lewat Baseball5, Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Ajak Remaja Hidup Sehat dan Berani Hadapi Tekanan
39% Responden Perkotaan Indonesia Pakai AI untuk Belanja dan Rekomendasi, Peringkat Pencarian Saja Tak Lagi Cukup
Pemerintah Bahas Skema Pembiayaan Perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Tanggung
BP Tapera Perkuat Sinergi Penyaluran FLPP, Realisasi Tembus 197 Ribu Rumah

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:28

Bawa 4 PR Besar dari Desa Penujak, Lalu Akhyar Siap Dobrak Alokasi Anggaran OPD

Selasa, 3 November 2026 - 17:15

Pulang Kerja dari Mataram, Pria Asal Jago Jadi Korban Pengeroyokan di Puyung

Senin, 2 November 2026 - 18:05

Akses Jalan Dirusak Usai Pilkades, Warga Desa Pengadang Minta Bupati Turun Tangan

Senin, 2 November 2026 - 16:53

​Jembatani Kebutuhan Warga Beraim, Haji Supli PKS Cari Celah Perjuangkan Air Bersih dan Alsintan

Senin, 2 November 2026 - 16:43

Reses Di Tengah Kebijakan Buntu: Haji Supli Dituntut Perjuangkan Usulan Yang Terlarang Dianggarkan

Senin, 2 November 2026 - 07:33

Awas! Nyamuk dan Air Kencing Tikus Mengintai Lombok Tengah, Dinkes: Jangan Tunggu Sakit Baru Bergerak

Minggu, 1 November 2026 - 20:23

Bukan Janji Manis, Abdusahid Pilih Realistis Tanggapi Tuntutan Warga Kelebuh

Minggu, 1 November 2026 - 16:36

Jaga Wajah Wisata Indonesia: Gerindra & Duta Lingkungan Sulap Kuta Lombok Jadi Pelopor ASRI

Berita Terbaru