Mahasiswa Program Japanese Popular Culture BINUS University Tunjukkan Inovasi Bisnis di YUME PRO x KAJI Pitching Event - Koran Mandalika

Mahasiswa Program Japanese Popular Culture BINUS University Tunjukkan Inovasi Bisnis di YUME PRO x KAJI Pitching Event

Rabu, 23 April 2025 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 21 April 2025 — Suasana kompetitif dan penuh inovasi terasa kuat dalam YUME PRO x KAJI Pitching Event yang digelar di BINUS @Kijang. Acara ini mempertemukan mahasiswa BINUS University dengan para profesional dan pelaku industri untuk mempresentasikan ide bisnis kreatif di hadapan dewan juri yang terdiri dari angel investor, pelaku korporasi, hingga pemimpin organisasi alumni Jepang.

Salah satu sorotan menarik datang dari partisipasi mahasiswa Program Japanese Popular Culture (JPC) BINUS University, yang membuktikan bahwa minat terhadap budaya Jepang seperti anime, fashion, teknologi, dan musik dapat dikembangkan menjadi model bisnis yang inovatif. 

Image

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih dari sekadar kompetisi, YUME PRO x KAJI Pitching Event menjadi ajang pembuktian bahwa mahasiswa dari latar belakang bahasa dan budaya juga memiliki potensi besar untuk terjun ke dunia startup. Tidak hanya bisa berkarier sebagai penerjemah atau pengajar, Kompetisi ini menegaskan bahwa kemampuan berbahasa dan memahami budaya lintas negara justru merupakan aset penting dalam membangun bisnis yang relevan dan inovatif di era global.

Baca Juga :  BRI KCP Kalisari dan Kecamatan Pasar Rebo Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pemanfaatan AI

Image

Fuad A. Kadir, selaku Chairman dari KAJI (Keluarga Alumni Jepang di Indonesia), President Director PT. Nao Ayana Indonesia, dan President Director PT. Yasa Kayana Indonesia, memberikan apresiasinya terhadap potensi mahasiswa BINUS University,

“Dunia startup terus berkembang dan menghadirkan tantangan yang menarik bagi generasi muda, termasuk mahasiswa BINUS University. Mahasiswa jurusan Japanese Popular Culture, sebenarnya memiliki pondasi yang sangat kuat untuk menjadi entrepreneur. Kemampuan berbahasa itu adalah kunci untuk membuka inovasi dan mewujudkan passion mereka dalam bentuk nyata. Tinggal bagaimana mereka mau terus mengembangkan diri.” — Fuad A. Kadir

Dengan menghadirkan para juri dari kalangan pelaku industri, investor, dan pemimpin komunitas alumni Jepang di Indonesia, kompetisi ini memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa untuk memahami pentingnya komunikasi bisnis, validasi pasar, serta kemampuan presentasi yang kuat dalam menjual ide. Kehadiran tokoh-tokoh inspiratif juga mendorong semangat mahasiswa untuk berpikir lebih luas, tidak hanya pada lingkup lokal tetapi juga menargetkan kolaborasi dan ekspansi global, termasuk ke Jepang melalui inisiatif seperti IVS Kyoto.

Baca Juga :  Talbinah El Medinah: Solusi Sehat dari Gandum Murni untuk Menjaga Lambung dan Pencernaan

Acara ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keterbukaan terhadap budaya serta keberanian untuk mencoba hal baru adalah kunci dalam membentuk entrepreneur masa depan. BINUS University melalui kolaborasi dengan KAJI dan YUME PRO menunjukkan komitmennya untuk terus menjadi  talenta yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif dan relevan dengan perkembangan industri global. Diharapkan, ajang seperti ini dapat terus digelar secara berkelanjutan untuk melahirkan lebih banyak generasi muda yang percaya diri membawa ide-ide lokal ke kancah internasional.

Berita Terkait

Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?
Holding Perkebunan Nusantara Terus Dorong Transisi Energi dan Efisiensi, Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau
Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026
KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto
Long Weekend Datang, Pengeluaran Tambah Bengkak? Ini Cara Biar Dompet Tetap Terjaga
60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026
Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Holding Perkebunan Nusantara Terus Dorong Transisi Energi dan Efisiensi, Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Senin, 18 Mei 2026 - 18:00

Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI

Berita Terbaru