Bitcoin Kembali Menguat, Bittime Tekankan Edukasi Investor - Koran Mandalika

Bitcoin Kembali Menguat, Bittime Tekankan Edukasi Investor

Rabu, 30 April 2025 - 17:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 30 April 2025 – Setelah mengalami koreksi harga yang cukup panjang, kini Bitcoin kembali menembus angka $95.000. Pemulihan harga ini, membuktikan ketahanan Bitcoin sebagai salah satu alternatif diversifikasi aset investasi.

Bitcoin tercatat menempati posisi ke-7 sebagai aset paling berharga di dunia, berdasarkan data CompaniesMarketCap. Hal ini, mempertegas posisi aset kripto sebagai diversifikasi investasi aset di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi dunia saat ini.

Didorong berbagai faktor seperti pertimbangan ekonomi makro dan kondisi psikologis pasar, rebound harga Bitcoin baru-baru ini diikuti dengan penguatan nilai aset-aset kripto lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal tersebut, CEO Bittime, Ryan Lymn, menyampaikan bahwa hal ini merupakan suatu kebanggaan, sekaligus momentum untuk menunjukkan potensi industri aset kripto terhadap keberlanjutan ekonomi kreatif di Indonesia.

“Kembalinya Bitcoin ke angka $95.000 tentu menjadi pencapaian sekaligus kesempatan bagi pelaku industri aset kripto untuk mendorong literasi masyarakat, khususnya investor Indonesia atas potensi perkembangan aset kripto,” ungkap Ryan.

Baca Juga :  Energy Academy Gelar Training Authorized Gas Tester, Pastikan Ruang Terbatas Aman

Lebih lanjut, pergerakan pasar aset kripto yang kembali menguat menunjukkan peningkatan kepercayaan dan respon investor pada katalis makro. Di Indonesia sendiri, terdapat peningkatan jumlah investor sebesar 3,02% secara bulanan dari 12,92 juta investor, pada Januari 2025 menjadi 13,31 juta investor pada Februari 2025.

Ryan menekankan, literasi seputar industri aset kripto bagi para investor khususnya investor pemula merupakan hal yang sangat dibutuhkan saat ini. Ia memandang, meningkatkannya minat pasar terhadap aset kripto, wajib berbanding lurus dengan besarnya edukasi publik terkait fundamental investasi, dan keamanan aset. 

Selaras dengan itu, sebagai platform pertukaran aset kripto yang terdaftar dan diawasi, Bittime berkomitmen untuk menyediakan akses yang aman dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia dalam berinvestasi di aset digital.

Baca Juga :  KAI Daop 1 Jakarta Tambahkan Pemberhentian KA di Stasiun Jatinegara untuk Kemudahan Akses Pelanggan

Dalam komitmennya mendorong edukasi pengguna, BIttime berfokus pada kampanye dan aktivitas digital. Ini ditujukan agar dapat lebih banyak menjangkau pengguna dengan pendekatan yang menyenangkan, dan mudah dipahami.

Sebagai aset digital terdesentralisasi dan tidak terikat, aset kripto menjadi instrumen investasi yang menawarkan keunggulan lebih dibanding aset tradisional lainnya. Untuk itu, ketersediaan informasi dan platform jual-beli yang aman, akan sangat membantu investor mengelola aset di tengah gejolak ekonomi global.

Selain itu, sangat penting mengetahui tingkat toleransi risiko, serta strategi dan metode investasi yang sesuai bagi masing-masing investor. Sebab, aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

Berita Terkait

Faktor Ekonomi yang Mempengaruhi Pair USD/JPY di Pasar Forex
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Tata Kelola Berbasis Data, Akurasi Produksi Sawit PTPN IV Regional III Tembus 96,77 Persen
Sebanyak 2,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+5 Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Dirut Jasa Marga Imbau Pengguna Jalan Optimalkan Rest Area Alternatif dan Manfaatkan Aplikasi Travoy
Siaga Arus Balik Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Pelayanan dan Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif
FLOQ Gandeng Blibli Tiket Rewards, Hadirkan Program “First Trade, First Reward” bagi Pengguna
Bittime Hadirkan Flexible Staking $XAUT dan $SLVON dengan Imbal Hasil Hingga 10% APY di Tengah Koreksi Pasar
Pengguna KA dari Stasiun Garut Meningkat Saat Angkutan Lebaran 2026
Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:00

Faktor Ekonomi yang Mempengaruhi Pair USD/JPY di Pasar Forex

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:00

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Tata Kelola Berbasis Data, Akurasi Produksi Sawit PTPN IV Regional III Tembus 96,77 Persen

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:00

Sebanyak 2,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+5 Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Dirut Jasa Marga Imbau Pengguna Jalan Optimalkan Rest Area Alternatif dan Manfaatkan Aplikasi Travoy

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:00

Siaga Arus Balik Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Pelayanan dan Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:00

Bittime Hadirkan Flexible Staking $XAUT dan $SLVON dengan Imbal Hasil Hingga 10% APY di Tengah Koreksi Pasar

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:00

Pengguna KA dari Stasiun Garut Meningkat Saat Angkutan Lebaran 2026

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:00

Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:00

Peringati Hari Ginjal Dunia, Holding Perkebunan Nusantara Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Ginjal melalui RS Sri Pamela Tebing Tinggi

Berita Terbaru

NTB Terkini

Rakornas HIMBARSI 2026 Dipastikan Berlangsung di Lombok

Sabtu, 28 Mar 2026 - 05:53