Prestige Indonesia bersama KOMETA Gelar “Gebyar Petani” di Tanggamus, Lampung: Edukasi Pertanian Organik dan Teknologi IoT - Koran Mandalika

Prestige Indonesia bersama KOMETA Gelar “Gebyar Petani” di Tanggamus, Lampung: Edukasi Pertanian Organik dan Teknologi IoT

Senin, 5 Mei 2025 - 10:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus, 2 Mei 2025 – PT Prestige Indonesia bersama Koperasi Multi Pihak Modern Teknologi Nusantara (KOMETA) sukses menggelar acara Gebyar Petani di Desa Sudimoro, Kelurahan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Acara ini menjadi bagian dari roadshow nasional KOMETA yang menyasar berbagai daerah agraris di Indonesia untuk mempercepat adopsi pertanian cerdas dan berkelanjutan.

Dihadiri oleh lebih dari 500 petani, kegiatan ini menghadirkan edukasi langsung tentang pemanfaatan pupuk organik berbasis teknologi serta penggunaan Internet of Things (IoT) untuk analisis tanah secara digital.

IoT Gratis untuk Petani KOMETA

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap transformasi pertanian, KOMETA memberikan fasilitas perangkat IoT untuk petani kometa wilayah tanggamus. Teknologi ini memungkinkan petani memantau pH, kelembaban, dan kandungan unsur hara tanah secara real-time—mendorong efisiensi pemupukan, irigasi, dan meningkatkan produktivitas.

Ketua KOMETA, Roy Faizal Prasetyanugraha, dalam arahannya menyampaikan pentingnya pertanian yang tidak hanya mengejar hasil, tetapi juga menjaga warisan tanah untuk generasi mendatang.

“Tanah adalah aset kehidupan. Kita harus merawatnya, bukan mengeksploitasinya. KOMETA hadir tidak hanya sebagai koperasi, tapi sebagai gerakan untuk memastikan petani punya akses teknologi, pengetahuan, dan pasar yang adil,” ujarnya.
Lonjakan Produksi Panen dan Perbaikan Tanah

Baca Juga :  Penawaran Khusus Bagi Nasabah dan Karyawan BRI Group, Cek KKB dari BRI Finance

Dalam sesi edukasi pertanian, Muhammad Nendi, Direktur Pengembangan Bisnis PT Prestige Indonesia, menjelaskan bahwa pupuk organik Prestige telah berhasil meningkatkan hasil panen dari rata-rata 5 ton menjadi 9 ton per hektare. Pupuk ini juga terbukti memperbaiki struktur dan kesehatan tanah, menjadikannya solusi jangka panjang bagi pertanian berkelanjutan.

“Kami merayakan keberhasilan teknologi pupuk ini yang sudah terbukti di berbagai daerah. Kini, saatnya lebih banyak petani merasakan dampaknya,” ungkap Nendi.

Solusi dari Hulu ke Hilir

KOMETA tidak hanya mendampingi petani dalam produksi, tetapi juga membuka akses pasar melalui kerja sama strategis dengan platform digital Ekosis.id. Dengan lebih dari 600.000 unduhan dan 300.000 pengguna aktif, Ekosis.id memungkinkan petani menjual hasil panennya secara langsung kepada pembeli di seluruh Indonesia.

“Kami ingin membangun ekosistem pertanian dari hulu ke hilir—mulai dari peningkatan produktivitas hingga distribusi. KOMETA dan Ekosis hadir sebagai solusi sistemik terhadap kemiskinan desa,” jelas Roy.

Pembentukan Kometa Wilayah Tanggamus

Dalam rangka memperkuat pendampingan petani, kegiatan ini juga menandai pembentukan resmi Kometa Wilayah Tanggamus. Tim ini akan menjadi ujung tombak dalam memberikan pelatihan, fasilitasi teknologi, serta membantu akses pasar dan pembiayaan petani secara berkelanjutan.
Kometa Wilayah Tanggamus: Penguatan dari Akar Rumput
Pembentukan Kometa Wilayah Tanggamus menjadi tonggak penting dalam kegiatan ini. Unit ini akan menjadi kepanjangan tangan KOMETA di daerah, menjalankan fungsi-fungsi pendampingan, penyuluhan, pelatihan, serta pengelolaan program distribusi dan penjualan produk pertanian.

Baca Juga :  Handara Golf & Resort Bali Kembali Meraih Gelar Best Luxury Golf Resort Indonesia pada Luxury Lifestyle Awards 2025

“Melalui pendekatan koperasi multi pihak, kami memastikan semua aktor dalam rantai pertanian—petani, produsen pupuk, distributor, konsumen, bahkan pemodal—terhubung dalam ekosistem kolaboratif. Ini bukan hanya soal teknologi, ini soal keadilan ekonomi,” tambah Roy.

Kegiatan ini akan dilanjutkan ke wilayah-wilayah lain seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Gorontalo, NTB, Maluku, Sulawesi Tengah, dan Sumatera, sebagai bagian dari roadshow nasional KOMETA dalam membangun ketahanan pangan berbasis rakyat.

Tentang KOMETA
KOMETA (Koperasi Multi Pihak Modern Teknologi Nusantara) adalah koperasi inovatif yang menghubungkan petani, produsen, pelaku teknologi, pasar, dan pemodal dalam satu ekosistem digital untuk pertanian masa depan yang adil dan berkelanjutan.

Tentang PT Prestige Indonesia
PT Prestige Indonesia mengembangkan produk pertanian organik dan berkomitmen pada keberlanjutan dan teknologi sebagai solusi peningkatan produktivitas dan pelestarian lingkungan.

Prestige Indonesia & Ekosis hadirkan edukasi pupuk organik, teknologi IoT, dan akses pasar digital melalui Ekosis

Berita Terkait

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%
Pemesanan Tiket Lebaran Terus Meningkat, 178.897 Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 1 Jakarta Telah Terjual
Krakatau Steel Raih Validasi Pasar Melalui Best Stock Awards 2026
KAI Services Hadirkan Pelayanan Terbaik di Stasiun Jatake
Dukung Gerakan Satu Juta Pohon, KAI Logistik Konsisten Tegaskan Komitmen Lingkungan
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:53

Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:43

KAI Daop 4 Semarang dan DJKA Kemenhub Perkuat Keselamatan melalui Inspeksi Bersama

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:08

Bitcoin Terkoreksi ke US$81.000, Volume Trading XAUT di Bittime Naik 8%

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:16

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:01

Tingkatkan Kualitas Layanan, Kunjungan Pasien di Klinik Mediska KAI Daop 9 Jember Tembus 21 Ribu Orang pada 2025

Rabu, 4 Februari 2026 - 00:24

Maksimalkan ROI Acara Korporat, Lokasoka Hadirkan Solusi Seminar Kit Terintegrasi untuk Tren MICE 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 23:18

Terus Bertumbuh! Kinerja Angkutan Barang KAI Daop 6 Naik 23% pada 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:36

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi CPCL 2026

Berita Terbaru