Bitcoin Tembus $102.000, Duduki Urutan Ke-5 Aset Dunia - Koran Mandalika

Bitcoin Tembus $102.000, Duduki Urutan Ke-5 Aset Dunia

Jumat, 9 Mei 2025 - 17:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 9 Mei 2025 – Bitcoin sebagai aset digital terus menunjukkan kekuatannya, setelah berhasil menembus angka $102.000 USD, kini Bitcoin tercatat tempati posisi ke-5 daftar aset dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia.

Lonjakan harga Bitcoin ini, merupakan yang pertama kalinya sejak Februari 2025. Di mana reli ini dipicu oleh berbagai faktor ekonomi global, termasuk keputusan Federal Reserve Amerika Serikat (The Fed) yang mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 4,25%–4,5%.

Keputusan tersebut memberikan sentimen positif yang tersebar semakin luas, dan mendorong level psikologis para investor terhadap pasar aset kripto dan pasar saham AS lainnya. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

<img style="width: 100%;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/ffbd0b09-2ada-4051-c7fb-566a9ce58100/public" alt="Data by Companiesmarketcap.com” />

Tentu ini merupakan kabar baik, apalagi setelah berhasil menembus angka $102.000 USD, nilai aset Bitcoin juga berhasil melaju di posisi aset terbesar kelima di dunia mengatasi Amazon dan Google.

CEO Bittime, Ryan Lymn, membagikan bahwa lonjakan harga aset Bitcoin kali ini mencerminkan pemulihan kepercayaan investor terhadap potensi jangka panjang aset digital, khususnya di tengah ketidakpastian ekonomi global dan gejolak geopolitik yang masih berlangsung.

Baca Juga :  OCBC Syariah Hadirkan Program AMAL meNYALA NEGERIKU untuk Tingkatkan Literasi Siswa dan Kualitas Fasilitas Pendidikan di Cianjur

“Kenaikan harga Bitcoin ke atas $102.000 menjadi indikator kuat bahwa para investor melihat aset kripto bukan hanya sebagai alternatif, tapi juga sebagai pelindung nilai terhadap volatilitas pasar ekonomi global saat ini,” ujar Ryan. 

Posisi aset Bitcoin yang kini mengatasi aset-aset besar seperti Amazon dan Google dalam hal kapitalisasi pasar, memperkuat posisinya sebagai aset yang mulai diperhitungkan secara serius di kelas global.

Ini tentu, memberikan dampak positif terhadap potensi pertumbuhan dan adopsi aset kripto yang lebih luas di Indonesia.

Sejalan dengan hal tersebut, Bittime menilai bahwa regulasi yang semakin jelas dari pemerintah, serta literasi yang terus ditingkatkan dapat memberikan pemahaman risiko dan potensi aset kripto secara objektif kepada publik.

Ryan menekankan, literasi seputar industri aset kripto bagi para investor khususnya investor pemula merupakan hal yang sangat dibutuhkan saat ini. Ia memandang, meningkatkannya minat pasar terhadap aset kripto, wajib berbanding lurus dengan besarnya edukasi publik terkait fundamental investasi, dan keamanan aset. 

Baca Juga :  Telkom Indonesia Perkenalkan Dunia Industri Digital Melalui Kunjungan Mahasiswa ITBK di IndigoHub Makassar

Selaras dengan itu, sebagai platform pertukaran aset kripto yang terdaftar dan diawasi, Bittime berkomitmen untuk menyediakan akses yang aman dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia dalam berinvestasi di aset digital.

Dalam komitmennya mendorong edukasi pengguna, Bittime berfokus pada kampanye dan aktivitas digital. Ini ditujukan agar dapat lebih banyak menjangkau pengguna dengan pendekatan yang menyenangkan, dan mudah dipahami.

Sebagai aset digital terdesentralisasi dan tidak terikat, aset kripto menjadi instrumen investasi yang menawarkan keunggulan lebih dibanding aset tradisional lainnya. Karena itu, ketersediaan informasi dan platform jual-beli yang aman, akan sangat membantu investor mengelola aset di tengah gejolak ekonomi global.

Bittime terus berkomitmen menyediakan akses yang aman, transparan, dan edukatif bagi masyarakat Indonesia dalam menjelajahi ekosistem kripto.

Berita Terkait

Seluruh Penumpang dan Crew KA Ciremai Dipastikan Selamat Pasca Longsoran di Petak Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf ke Seluruh Pelanggan Terdampak
KA Ciremai Tertahan Longsor di Petak Jalan Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf dan Kerahkan Tim Tanggap Darurat
Satya Vijay Bergabung sebagai Online Marketing Manager SawitPRO
Holding Perkebunan Nusantara Siaga Hadapi Kemarau, PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla dan Strategi Agronomi
Investor Wajib Tahu: Proyek Energi Microsoft Ini Bisa Ubah Arah Pasar Global
Restrukturisasi Keuangan Perkuat Kinerja 2025: Krakatau Steel Catat Laba USD 339,6 Juta dan Penguatan Ekuitas
Bittime Hadirkan Kemudahan Investasi Emas Digital $XAUT dan Silver $SLVON dengan Imbal Hasil hingga 10% APY
Hisense Kenalkan TV Flagship 116inci RGB MiniLED UXQ dan Laser Cinema L9Q di ASEAN Partner Conference 2026

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 23:00

Seluruh Penumpang dan Crew KA Ciremai Dipastikan Selamat Pasca Longsoran di Petak Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf ke Seluruh Pelanggan Terdampak

Rabu, 1 April 2026 - 23:00

KA Ciremai Tertahan Longsor di Petak Jalan Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf dan Kerahkan Tim Tanggap Darurat

Rabu, 1 April 2026 - 22:00

Satya Vijay Bergabung sebagai Online Marketing Manager SawitPRO

Rabu, 1 April 2026 - 22:00

Holding Perkebunan Nusantara Siaga Hadapi Kemarau, PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla dan Strategi Agronomi

Rabu, 1 April 2026 - 20:00

Investor Wajib Tahu: Proyek Energi Microsoft Ini Bisa Ubah Arah Pasar Global

Rabu, 1 April 2026 - 19:00

Bittime Hadirkan Kemudahan Investasi Emas Digital $XAUT dan Silver $SLVON dengan Imbal Hasil hingga 10% APY

Rabu, 1 April 2026 - 19:00

Hisense Kenalkan TV Flagship 116inci RGB MiniLED UXQ dan Laser Cinema L9Q di ASEAN Partner Conference 2026

Rabu, 1 April 2026 - 18:00

Dewaweb Hadirkan SCALECON 2026 di Surabaya: Gerakan Nyata untuk Implementasi AI bagi Pebisnis

Berita Terbaru