Seluruh Penumpang dan Crew KA Ciremai Dipastikan Selamat Pasca Longsoran di Petak Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf ke Seluruh Pelanggan Terdampak - Koran Mandalika

Seluruh Penumpang dan Crew KA Ciremai Dipastikan Selamat Pasca Longsoran di Petak Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf ke Seluruh Pelanggan Terdampak

Rabu, 1 April 2026 - 23:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung (Jawa Barat), 1 April 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak akibat rintang jalan karena adanya longsoran tanah di petak jalan Maswati – Sasaksaat. Kejadian tersebut menyebabkan terganggunya operasional perjalanan kereta api di lintas tersebut.

KAI Daop 2 Bandung juga memastikan bahwa dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Seluruh penumpang dan awak kereta api KA Ciremai dinyatakan selamat.

Proses penanganan dilakukan dengan cepat dan terkoordinasi oleh petugas di lapangan dengan mengutamakan keselamatan seluruh pelanggan. Penumpang KA Ciremai selanjutnya diarahkan untuk mendapatkan penanganan lanjutan sesuai prosedur pelayanan serta dilakukan oper stapen dengan mengalihkan perjalanannya ke moda transportasi bus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa pihaknya memohon maaf kepada seluruh pelanggan dengan adanya gangguan perjalanan ini yang berdampak pada seluruh pelanggan. “Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat longsoran di petak Maswati – Sasaksaat,” ujarnya.

Baca Juga :  Apakah Boleh Berenang saat Haid? Ini Mitos dan Faktanya!

Kuswardojo menambahkan bahwa keselamatan pelanggan menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi. “Kami pastikan seluruh penumpang dan crew KA Ciremai dalam kondisi selamat. KAI selalu mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap pengambilan keputusan operasional,” lanjut Kuswardojo.

Sebagai dampak dari kejadian tersebut, sejumlah perjalanan kereta api di wilayah Daop 2 Bandung dilakukan pembatalan sebagian relasi yakni KA Ciremai (174B) ,KA Harina (102), KA Papandayan (129B), KA CL Garut (349 ), KA CL Garut (350), KA Serayu (288-289), KA Ciremai (173B). Serta pembatalan seluruh relasi yakni KA Parahyangan (134B) relasi Gambir – Bandung, KA Parahyangan (139B) relasi Bandung – Gambir, dan KA Parahyangan (140B) relasi Gambir – Bandung.

Selain itu juga dilakukan penerapan pola operasi oper stapen yakni dengan mengalihkan perjalanan ke moda transportasi bus, untuk memastikan pelanggan tetap dapat melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir.

Baca Juga :  KAI Logistik Lanjutkan Komitmen Keberlanjutan melalui Penanaman 270 Bibit Mangrove

KAI Daop 2 Bandung terus berupaya melakukan penanganan di lokasi kejadian guna mempercepat normalisasi jalur. Petugas sarana dan prasarana telah diterjunkan untuk membersihkan material longsoran serta segera melakukan perbaikan jalur agar dapat kembali dilalui dengan aman.

Kuswardojo juga mengimbau kepada seluruh pelanggan agar tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. “Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk tidak panik dan selalu mematuhi instruksi dari petugas demi kelancaran proses penanganan dan keselamatan bersama,” tegasnya.

KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta memastikan keselamatan dan kenyamanan pelanggan, termasuk dalam situasi darurat sekalipun. Informasi terbaru terkait perjalanan kereta api akan terus disampaikan melalui kanal resmi KAI kepada masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Indonesia dan India: Membangun Mesin Pertumbuhan Baru Asia
Para Insinyur Akan Membangun Babak Baru Kemitraan Indonesia–India: Dari Peradaban Bersama Menuju Inovasi Bersama
Membangun Babak Baru Hubungan Indonesia–India
Aplikasi Investasi untuk Pemula: Apa Saja yang Harus Dimiliki?
Indonesia–India: Membangun Kemitraan Ekonomi Hijau, Pariwisata, dan Kewirausahaan untuk Masa Depan Berkelanjutan
Saatnya Indonesia dan India Memperkuat Kemitraan yang Saling Menguntungkan
Jembatan Tak Kasatmata: Bagaimana Infrastruktur Digital Diam-Diam Mendefinisikan Ulang Hubungan Indonesia–India
Dua Demokrasi, Satu Ruang Digital Bersama: Makna Kunjungan Modi ke Jakarta bagi Pedagang Kecil dan Konsumen Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:02

Indonesia dan India: Membangun Mesin Pertumbuhan Baru Asia

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:02

Para Insinyur Akan Membangun Babak Baru Kemitraan Indonesia–India: Dari Peradaban Bersama Menuju Inovasi Bersama

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:02

Membangun Babak Baru Hubungan Indonesia–India

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:02

Aplikasi Investasi untuk Pemula: Apa Saja yang Harus Dimiliki?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:02

Indonesia–India: Membangun Kemitraan Ekonomi Hijau, Pariwisata, dan Kewirausahaan untuk Masa Depan Berkelanjutan

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:02

Jembatan Tak Kasatmata: Bagaimana Infrastruktur Digital Diam-Diam Mendefinisikan Ulang Hubungan Indonesia–India

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:02

Dua Demokrasi, Satu Ruang Digital Bersama: Makna Kunjungan Modi ke Jakarta bagi Pedagang Kecil dan Konsumen Indonesia

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:02

Belajar dari ONDC India: Membuka Model Bisnis Baru bagi Ekonomi Digital Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

Membangun Babak Baru Hubungan Indonesia–India

Sabtu, 18 Jul 2026 - 00:02